<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581</id><updated>2012-01-11T19:44:18.341-08:00</updated><category term='sejarah'/><category term='kuliner'/><category term='Floating Market'/><category term='air terjun'/><category term='sungai'/><category term='sunset'/><category term='pasar terapung'/><category term='orang utan'/><category term='pulau'/><category term='kaltim'/><category term='kalteng'/><category term='kota'/><category term='binatang'/><category term='kalsel'/><category term='danau'/><category term='derawan'/><category term='pegunungan'/><category term='desa'/><category term='museum'/><category term='loksado'/><category term='budaya'/><category term='pantai'/><category term='Dayak'/><title type='text'>kalimantan, a great choice of adventure...</title><subtitle type='html'>kenali budayanya, nikmati kulinernya, jelajahi keindahan alamnya....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>71</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4269642552662062775</id><published>2011-10-03T09:27:00.000-07:00</published><updated>2011-10-03T09:46:19.731-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='derawan'/><title type='text'>Indah nya Kepulauan Derawan : White Sandy Beach @ Sangalaki</title><content type='html'>Pulau Sangalaki adalah pulau lain yang tak kalah indah dibanding Pulau Derawan. Jarak tempuh nya hanya sekitar 40 menit dengan menyewa jasa speedboat dari Pulau Derawan. Saya tak sendiri ke Sangalaki. Ada puluhan teman seperjalanan yang juga menuju pulau berpasir putih itu. Lautan sangat tenang dan warna nya sangat biru sekali. Keindahan bahari terhampar luas di depan saya saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cqDSBCWXlMs/TonmFRAiV9I/AAAAAAAABYM/oqCRpCfzmHQ/s1600/IMG_4396.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cqDSBCWXlMs/TonmFRAiV9I/AAAAAAAABYM/oqCRpCfzmHQ/s320/IMG_4396.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659307384907126738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah dermaga kayu yang menjorok ke lautan menyambut kedatangan saya. Pulau Sangalaki akhir nya saya jumpai. Pulau kecil ini terlihat sangat tenang dan damai. Tak ada perkampungan disini. Dan tentu nya tak ada kesibukan turis di sekitar nya, tak seperti gili-gili di Lombok yang ramai oleh wisatawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ntVPf1pdwCI/TonjmIh2zGI/AAAAAAAABXE/ok5WCbSMzvY/s1600/IMG_4240.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ntVPf1pdwCI/TonjmIh2zGI/AAAAAAAABXE/ok5WCbSMzvY/s320/IMG_4240.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659304651031759970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Speedboat akhir nya menyandar di sekitar pantai. Saya langsung melompat. Tak sabar rasa nya menikmati tiap sudut Sangalaki. Pulau indah yang selama ini hanya saya kenal via internet dan majalah wisata saja. Saat ini akhir nya mimpi itu terwujud, saya benar-benar menapakkan kaki saya di pasir lembut nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-giAgzMlbDBU/TonjwWxOnfI/AAAAAAAABXM/gmZCfEJ0Spc/s1600/IMG_4358.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-giAgzMlbDBU/TonjwWxOnfI/AAAAAAAABXM/gmZCfEJ0Spc/s320/IMG_4358.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659304826653023730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera menuju sebuah bangunan kayu di tengah-tengah pulau. Saya harus menerobos pepohonan yang lumayan teduh. Ternyata di sana ada sebuah bangunan milik WWF, badan yang konsern terhadap pelestarian penyu hijau di sekitar Sangalaki. Di dalam bangunan berbentuk rumah panggung itu, saya bisa membaca semua informasi tentang Sangalaki serta potensi wisata nya melalui poster-poster yang di tempel di dinding kayu. Tak hanya itu, informasi mengenai kejahatan manusia terhadap penyu hijau juga saya temui disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-eu2eSFRDR2Y/TonkBBwvkmI/AAAAAAAABXU/1YX7A5G0Hy0/s1600/IMG_4275.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-eu2eSFRDR2Y/TonkBBwvkmI/AAAAAAAABXU/1YX7A5G0Hy0/s320/IMG_4275.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659305113071620706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa menit kemudian, oleh salah seorang petugas WWF, saya diajak untuk menuju sebuah kandang di tepi pantai. Ternyata di dalam nya adalah tempat penetasan telur penyu. Para petugas dengan gigih tiap malam nya mengambil telur penyu di dalam lubang-lubang di dalam pasir. Untuk kemudian diletakkan di dalam lubang buatan di dalam kandang kayu tersebut. Hal ini bertujuan untuk melindungi telur penyu dari kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-fZZBzOjY_w4/TonkQenu-YI/AAAAAAAABXc/9Omx97cVc4s/s1600/IMG_4280.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-fZZBzOjY_w4/TonkQenu-YI/AAAAAAAABXc/9Omx97cVc4s/s320/IMG_4280.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659305378516498818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah telur menetas, maka bayi penyu alias tukik pun dilepasliarkan ke lautan. Menurut informasi yang saya dengar, tukik penyu tersebut akan hidup sendirian di lautan. Tanpa ditemani oleh induk nya. Ancaman selain berasal dari manusia, tukik juga menjadi mangsa predator lain di dalam lautan. Diantara ratusan tukik yang dilahirkan oleh satu ekor penyu dewasa, hanya sekitar 1- 3 tukik penyu yang bisa bertahan hidup hingga dewasa. Bayangkan saja, betapa lambat nya perkembangan populasi penyu hijau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PDvTUTU-45g/Tonk5ZYShhI/AAAAAAAABXk/a2yGLGdbg8I/s1600/IMG_4304.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PDvTUTU-45g/Tonk5ZYShhI/AAAAAAAABXk/a2yGLGdbg8I/s320/IMG_4304.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659306081484178962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menyapa ratusan tukik penyu, saya kembali menikmati keindahan pantai di pesisir Pulau Sangalaki. Pasir nya luar biasa bersih nya. Laut yang terhampar di sekitar nya luar biasa jernih. Langit biru, jembatan membentang dan angin semilir membuat suasana menjadi tampak sempurna. Rasa nya waktu lambat berputar disini. Pulau kecil ini benar-benar indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-WVvUTn6Ag7o/Tonmxm2ypZI/AAAAAAAABYU/oEibZp5eqGg/s1600/IMG_4312.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WVvUTn6Ag7o/Tonmxm2ypZI/AAAAAAAABYU/oEibZp5eqGg/s320/IMG_4312.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659308146686076306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak bosan untuk membidikkan lensa kamera ke setiap sudut Sangalaki. Kesempatan langka seperti ini sangat sayang jika tak di dokumentasikan. Saya berharap Sangalaki tetap seperti ini, indah dan sederhana tanpa ada bangunan hotel mewah dengan deretan minuman alkohol sebagai pelengkap nya. Seperti yang terjadi di pulau lain di Indonesia yang lebih turistik. Biar lah Sangalaki menjadi sebidang lahan surga yang jauh dari hingar bingar ulah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-pza30_DY1rw/TonlYNFPA9I/AAAAAAAABX0/l1ndFhrEKKo/s1600/IMG_4388.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-pza30_DY1rw/TonlYNFPA9I/AAAAAAAABX0/l1ndFhrEKKo/s320/IMG_4388.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659306610758976466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba berenang di laut jernih nya. Tak peduli langit terik, saya segera membasahi badan saya. Luar biasa nikmat nya. Sejenak saya bisa melupakan kehidupan ala perkotaan. Di sini saya bisa membaur dengan alam Indonesia di sudut Kalimantan yang tak jauh dari Berau. Surga bahari yang sudah terkenal hingga mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Tl7xrenfeD8/Tonlk-sbd4I/AAAAAAAABX8/qULliiJgr6Q/s1600/IMG_4280.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Tl7xrenfeD8/Tonlk-sbd4I/AAAAAAAABX8/qULliiJgr6Q/s320/IMG_4280.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659306830235137922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sudah berjam-jam saya di pulau ini. Masih ada pulau menarik lain yang harus saya kunjungi hari ini. Saya pun menyudahi aktivitas di Sangalaki. Speedboat telah siap dengan joki nya. Enggan rasa nya meninggalkan pulau cantik ini. Namun keterbatasan waktu lah yang memaksa saya meninggalkan Sangalaki. Saya berharap suatu saat saya bisa kembali ke Sangalaki. Salah satu pulau dengan pantai yang indah yang pernah saya jumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 4 Oktober 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4269642552662062775?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4269642552662062775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4269642552662062775&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4269642552662062775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4269642552662062775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2011/10/indah-nya-kepulauan-derawan-white-sandy.html' title='Indah nya Kepulauan Derawan : White Sandy Beach @ Sangalaki'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cqDSBCWXlMs/TonmFRAiV9I/AAAAAAAABYM/oqCRpCfzmHQ/s72-c/IMG_4396.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-2308487619559466010</id><published>2011-06-27T07:55:00.000-07:00</published><updated>2011-07-02T03:23:01.282-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='binatang'/><title type='text'>Indah nya Kepulauan Derawan (Part 1)</title><content type='html'>Tiket bis berwarna kuning lusuh telah saya pegang. Di Terminal Pal 6 Banjarmasin inilah perjalanan panjang menuju Kepulauan Derawan di Kaltim dimulai. Sebuah kepulauan yang disinyalir sebagai tempat kedua terkaya di dunia dalam hal keberagaman biota laut setelah Raja Ampat. Daya tarik lain Derawan adalah Danau Kakaban, danau purba berumur jutaan tahun yang didalam nya terperangkap jutaan ekor ubur-ubur tak menyengat. Danau jenis ini hanya ada dua lokasi di seluruh dunia, yakni Derawan dan Republik Palau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-rVqhbCHzxmE/TgibK7mvYYI/AAAAAAAABUs/WwP_3DcOZYo/s1600/IMG_4067.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-rVqhbCHzxmE/TgibK7mvYYI/AAAAAAAABUs/WwP_3DcOZYo/s320/IMG_4067.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622914746873241986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis yang saya tumpangi lumayan panas. Karena bis yang saya pilih adalah bis non AC. Perjalanan darat selama sekitar 15 jam menuju Balikpapan di dominasi pada malam hari. Maka saya dapat membayangkan betapa dinginnya perjalanan itu jika bis bongsor yang saya tumpangi menggunakan AC. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-aRsAM5HPcoY/Tgibe0i5s6I/AAAAAAAABU0/iFqOL8CzWEg/s1600/IMG_4094.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aRsAM5HPcoY/Tgibe0i5s6I/AAAAAAAABU0/iFqOL8CzWEg/s320/IMG_4094.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622915088575476642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara perlahan bis berwarna coklat ini meninggalkan Banjarmasin. Langit di luar jendela bis terlihat sangat cerah. Riuh rendah suara kendaraan bermotor bercampur dengan suara obrolan penumpang lain di dalam bis adalah hal lumrah di dalam angkutan massal seperti ini. Tak ada yang bisa saya ajak bicara selama 1 jam pertama perjalanan ini, karena bangku di samping saya masih kosong. Novel Negeri 5 Menara yang selalu tertunda saya baca akhir nya menjadi pilihan terakhir untuk mengisi waktu. Saya segera terbawa ke dalam kisah novel yang isi nya sangat inspiratif. Yakni kisah perjalanan sekelompok anak pesantren yang juga bisa meraih mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-vbLUG3-_eEM/Tgibxgqg62I/AAAAAAAABU8/PEThytcjvkY/s1600/IMG_4118.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-vbLUG3-_eEM/Tgibxgqg62I/AAAAAAAABU8/PEThytcjvkY/s320/IMG_4118.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622915409656212322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis merapat ke tepi jalan persis di seberang Masjid Agung Al Karomah Martapura. Saya masih berada di Kalsel. Beberapa penumpang nampak tergesa-gesa menaiki bis. Salah satu nya adalah Aiman, seorang pria muda asal Martapura yang mau menuju Batu Kajang, salah satu kecamatan di sekitar perbatasan Kalsel dan Kaltim. Kami pun sesekali mengobrol. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-lh92e9pyuFE/TgicAuZkaDI/AAAAAAAABVE/893KAIgfcTU/s1600/IMG_4188.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-lh92e9pyuFE/TgicAuZkaDI/AAAAAAAABVE/893KAIgfcTU/s320/IMG_4188.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622915671041271858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bis terus melaju hingga akhir nya menjemput penumpang kembali di terminal kecil di Tanjung. Pada sekitar pukul 12 malam, bis kembali merapat. Kali ini adalah sebuah rumah makan yang di kiri kanan nya adalah hutan lebat. Saya tak berminat makan, karena masih kenyang. Dan saya yakin, menu makanan di warung ini adalah masakan yang tidak begitu enak tapi harga nya selangit. Sama seperti nasib warung makan persinggahan bis lainnya di provinsi manapun di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-mZ799sM0Z6Q/TgicQtk-6KI/AAAAAAAABVM/S_4QuN-S6y8/s1600/IMG_4193.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-mZ799sM0Z6Q/TgicQtk-6KI/AAAAAAAABVM/S_4QuN-S6y8/s320/IMG_4193.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622915945698617506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fajar menjelang ketika saya tiba di pelabuhan penyeberangan fery di Penajam, Kaltim. Ratusan kapal nelayan dan speedboat tampak berjejer di sekitar pelabuhan. Langit begitu cerah, sayang rasa nya jika saya hanya menghabiskan waktu di dalam kabin kapal. Muara Teluk Balikpapan ini terlihat sangat sibuk. Kapal kecil maupun besar lalu lalang di sekitar nya. Teluk Balikpapan yang disinyalir sebagai salah satu tempat di dunia yang kaya akan ekosistem saat ini menghadapi masalah yang cukup serius. Karena pemerintah setempat membangun Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara.  Banyak ancaman serius yang menghadang Teluk Balikpapan dan Hutan Lindung Sungai Wain di sekitar nya, yakni ancaman terhadap bekantan dan pesut teluk yang merupakan hewan endemik Kalimantan. Inilah Indonesia, demi alasan pertumbuhan laju ekonomi maka apapun akan dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5Pkr61L6ez0/TgicqLogNVI/AAAAAAAABVU/Koj5LSVYYt0/s1600/IMG_4591.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5Pkr61L6ez0/TgicqLogNVI/AAAAAAAABVU/Koj5LSVYYt0/s320/IMG_4591.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622916383263176018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akhir nya tiba di Balikpapan. Saya memiliki beberapa jam waktu luang untuk mengelilingi sebagian sudut-sudut Balikpapan sebelum akhir nya terbang ke Tarakan. Saya beruntung karena Andy kenalan saya yang juga anggota Couchsurfing berbaik hati menjemput dan mengajak jalan-jalan di sekitar Kota Minyak Balikpapan. Sarapan perdana di Balikpapan adalah nasi pecel, sedangkan Andy memilih menu nasi kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ijWggbRNmkY/Tgic89AOd5I/AAAAAAAABVc/xu5LfO3Rwxw/s1600/IMG_4582.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ijWggbRNmkY/Tgic89AOd5I/AAAAAAAABVc/xu5LfO3Rwxw/s320/IMG_4582.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622916705753659282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelar sarapan, saya langsung di giring ke sebuah pantai di sekitar Pertamina. Namanya Pantai Melawai, sebuah pantai kecil dan nyaris tak ada pasir nya. Dari sini saya bisa menyaksikan langit biru dan lalu lalang kapal besar. Andy kembali menggiring saya ke sudut lain Balikpapan, yakni Gunung Dubs. Sebuah dataran tinggi yang di atas nya saya bisa menyaksikan Balikpapan dari atas bukit. Saya bahkan diajak ke sebuah jembatan yang diyakini banyak warga Balikpapan sangat angker.&lt;br /&gt;Keterbataan waktu memaksa saya harus segera menuju Bandara Internasional Sepinggan. Disana saya menemui kawan lain bernama &lt;a href="http://jalanjalanterus.wordpress.com"&gt;Anno&lt;/a&gt; yang pernah jalan bareng ke Tana Toraja, Sulsel di tahun lalu. Aroma nasi goreng Solaria tercium samar-samar. Kami sempat mengobrol sejenak hingga kemudian saya harus memasuki ruang tunggu bandara. Di dalam ruang tunggu, saya menemui beberapa kenalan baru yang juga akan ke Pulau Derawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8aGa8JCZ2Is/TgidgWRq3wI/AAAAAAAABVk/n5Y28NusxA0/s1600/IMG_4587.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8aGa8JCZ2Is/TgidgWRq3wI/AAAAAAAABVk/n5Y28NusxA0/s320/IMG_4587.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622917313833131778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Tarakan di utara Kalimantan akhir nya terlihat. Pesawat mendarat mulus di Bandara Internasional Juwata. Bandara kecil yang ternyata memiliki rute luar negeri. Bandara milik Pemko Tarakan ini ternyata masih membangun gedung baru yang lebih besar di samping gedung lama. Di sekitar ruang pengambilan bagasi, saya ternyata kembali bertemu dengan teman sesama trip ke Tana Toraja. Pertemuan dengan Marlina ini benar-benar tidak sengaja. Dia juga mau ke Pulau Derawan bersama puluhan traveler lain dari Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-T6-sbXc3qQ8/Tgid0NXjC0I/AAAAAAAABVs/IQo_Kkk-vXs/s1600/IMG_4607.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-T6-sbXc3qQ8/Tgid0NXjC0I/AAAAAAAABVs/IQo_Kkk-vXs/s320/IMG_4607.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622917655039249218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Speedboat berukuran sedang telah menunggu saya dan rombongan di Pelabuhan Tengkayu Tarakan. Setelah semua penumpang lengkap, speedboat kami pun melaju meninggalkan Tarakan. Langit sangat cerah dan lautan agak sedikit bergelombang. Saya makin tidak sabar untuk segera tiba di Derawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-wyOK3tAgKuI/TgieKBKAMvI/AAAAAAAABV0/kDynokGinZU/s1600/IMG_4563.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-wyOK3tAgKuI/TgieKBKAMvI/AAAAAAAABV0/kDynokGinZU/s320/IMG_4563.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622918029718336242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan sekitar 2,5 jam di lautan lepas akhir nya berujung di sebuah dermaga kayu di Derawan. Perairan di sekitar Derawan sangat jernih. Membuat saya ingin segera bercebur. Namun  saya mengurungkannya, karena harus segera membereskan barang bawaan ke penginapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama di Derawan adalah menikmati suasana matahari tenggelam di barat pulau. Namun awan tebal ternyata menutup sunset sore ini. Saya pun segera menuju dermaga kayu yang menjorok ke lautan. Pemandangan nya sangat indah, saya bisa menyaksikan laut lepas dengan leluasa. Di dermaga itu saya kembali bertemu dengan Eva, traveler asal Surabaya yang pernah saya kenal ketika Eva jalan-jalan di Pasar Terapung Lok Baintan Banjarmasin tahun lalu. Kami memang telah merencanakan trip Derawan pada waktu yang sama. Hingga akhir nya trip ini benar-benar terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-MGh6-gQyH8k/Tgieq7A9RXI/AAAAAAAABV8/r1pqcmJxc2o/s1600/IMG_4625.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-MGh6-gQyH8k/Tgieq7A9RXI/AAAAAAAABV8/r1pqcmJxc2o/s320/IMG_4625.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622918595005465970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan malam pertama di Derawan adalah dengan menyantap ikan kakap merah bakar di RM. Avril. Selain ikan nya yang enak, warung sederhana ini juga menyediakan sambal tomat yang sangat nikmat. Menikmati indah nya ribuan bintang di ujung jembatan kayu adalah hal menarik yang saya lakukan setelah makan malam. Benar-benar indah. Hingga akhir nya rasa kantuk memaksa saya untuk segera kembali ke penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-DI8M79Gk0Qg/TgiiQg1H9pI/AAAAAAAABW8/MkkLZLbO9ws/s1600/IMG_4708.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-DI8M79Gk0Qg/TgiiQg1H9pI/AAAAAAAABW8/MkkLZLbO9ws/s320/IMG_4708.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622922539346425490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi menjelang. Saya tergesa-gesa menyaksikan matahari terbit di salah satu dermaga di sekitar Derawan Dive Resort. Puas menikmati sunrise, saya segera mengarahkan pandangan ke air laut di sekitar dermaga. Ternyata apa yang dikatakan banyak orang tentang mudah nya bertemu penyu hijau di Derawan terbukti juga. Saya dengan mudah menyaksikan 4 ekor penyu berukuran seperti tudung nasi yang berenang di air jernih khas Derawan. Penyu-penyu tersebut sedang mencari makan berupa dedaunan yang hanyut di air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hdcWKp8co3c/Tgie_JyUcbI/AAAAAAAABWE/Y7xXSEK4zdk/s1600/IMG_4649.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hdcWKp8co3c/Tgie_JyUcbI/AAAAAAAABWE/Y7xXSEK4zdk/s320/IMG_4649.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622918942567985586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kedua di Pulau Derawan adalah menikmati ikan baronang bakar di RM. Avril. Lagi-lagi sambal tomat nya sangat nikmat. Puas makan malam, saya langsung bergabung dengan teman-teman lainnya untuk menyaksikan penyu bertelur. Namun malam ini ternyata gagal, karena penyu yang nyaris sudah menemukan lubang telur merasa terusik oleh kedatangan kami. Penyu raksasa itupun pergi ke lautan.  Saat penyu mencari lubang dan bahkan sedang menggali lubang, penyu sangat sensitif dengan suara berisik dan cahaya lampu termasuk senter. Namun jika penyu tersebut sedang mengeluarkan telur nya, maka memegang badan penyu pun bukan jadi soal. Sebagai pengobat rasa kecewa, saya pun mengganti nya dengan menyaksikan hamparan bintang di dermaga kayu. Meski agak diganggu oleh serombongan turis lokal yang berkaraoke ria dengan norak nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qx4VHdC0-PQ/Tgifg9vu3pI/AAAAAAAABWM/qJzDGD_2tzU/s1600/IMG_4681.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qx4VHdC0-PQ/Tgifg9vu3pI/AAAAAAAABWM/qJzDGD_2tzU/s320/IMG_4681.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622919523451461266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi menjelang, saya mencoba mencicipi kuliner khas Derawan, yakni nasi atau ketan yang dimasak dengan batok bulu babi. Beras atau ketan mentah di masukan ke dalam batok bulu babi, lalu dimasak hingga matang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NiIuRIl7zng/TgigPVWy9tI/AAAAAAAABWU/rBC7YugXnGw/s1600/IMG_4707.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NiIuRIl7zng/TgigPVWy9tI/AAAAAAAABWU/rBC7YugXnGw/s320/IMG_4707.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622920320063305426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas memberi makan penyu dengan daun pisang adalah hal paling langka yang saya alami. Saya hanya bermodalkan daun pisang segar untuk mengundang kehadiran penyu. Daun pisang tersebut cukup dikaitkan dengan seutas tali, lalu mengikatnya di dermaga. Jika beruntung, beberapa ekor penyu sekaligus akan memakan daun pisang tersebut. Seperti yang saya alami bersama beberapa teman saat ini. Hanya berselang beberapa menit saja, penyu-penyu berhasil kami datangkan. Bahkan ada yang nekad bercebur untuk memegang badan penyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-1pAa2yjmGGI/Tgig3-xYYkI/AAAAAAAABWc/ud1AI9XXNHQ/s1600/IMG_4770.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-1pAa2yjmGGI/Tgig3-xYYkI/AAAAAAAABWc/ud1AI9XXNHQ/s320/IMG_4770.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622921018375430722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang harinya, snorkeling di Coral Garden Pulau Derawan adalah aktivitas utama di hari ketiga saya di Derawan. Saya agak meragukan, apakah keberagaman terumbu karang nya bisa sehebat nama nya. Ternyata penamaan tersebut tidaklah mengada-ada. Coral berbagai bentuk dan warna telihat sangat rapat di dalam lautan. Ikan warna-warni termasuk ikan badut di dalam film animasi Finding Nemo dengan mudah saya temui.  &lt;br /&gt;Spot selanjutnya adalah gusung pasir. Sebuah hamparan sangat bersih di tengah lautan. Gusung pasir ini terbentuk jika air laut sedang surut. Banyak gusung pasir di sekitar Derawan. Kami memilih gusung pasir yang ada di sebelah barat Derawan. Sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NLt8joD0QTQ/TgihO__4rKI/AAAAAAAABWk/JF_Y8_i9-Dg/s1600/IMG_4794.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NLt8joD0QTQ/TgihO__4rKI/AAAAAAAABWk/JF_Y8_i9-Dg/s320/IMG_4794.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622921413841693858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam terakhir di Derawan, saya dan kawan-kawan akhir nya menyaksikan juga penyu bertelur di sekitar lapangan voli pantai. Salah seorang petugas WWF dengan senang hati mengajak saya dan rombongan untuk menyaksikan penyu mengeluarkan telur nya. Hingga larut malam, kami tetap berada di sekitar penyu. Saya pikir kapan lagi saya bisa menemui pengalaman seperti ini. Saya tak peduli dengan rasa kantuk yang menyerang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9OtjVeZksUo/TgihlNhQIdI/AAAAAAAABWs/GmHCQoTCOKs/s1600/IMG_4829.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9OtjVeZksUo/TgihlNhQIdI/AAAAAAAABWs/GmHCQoTCOKs/s320/IMG_4829.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622921795428426194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir, saya isi kembali dengan snorkeling di sekitar dermaga di Derawan. Cukup menceburkan diri dengan peralatan snorkel lengkap tanpa diantar dengan speedboat, saya bisa menyaksikan hamparan terumbu karang. Meski tidak sepadat Coral Garden dan Pulau Kakaban. Di ujung dermaga Derawan Dive Resort, saya dan kawan-kawan bahkan bisa memberi makan ribuan ekor ikan yang saya tidak tahu apa nama nya. Cukup melempar segenggam nasi putih, koloni ikan segera menyambar nasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-8i3712ya2ZI/Tgih2ruw_vI/AAAAAAAABW0/uR0ojAGfHNk/s1600/IMG_4879.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8i3712ya2ZI/Tgih2ruw_vI/AAAAAAAABW0/uR0ojAGfHNk/s320/IMG_4879.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622922095595945714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman indah menjelajah pulau-pulau di sekitar Derawan, semakin menggelitik pikiran saya terhadap salah satu dialog di serial Korea yang isi nya tentang Bali yang menurut serial tersebut adalah surga terakhir di dunia. Saya benar-benar tidak sependapat…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 30 Juni 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-2308487619559466010?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/2308487619559466010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=2308487619559466010&amp;isPopup=true' title='25 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2308487619559466010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2308487619559466010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2011/06/indah-nya-kepulauan-derawan-part-1.html' title='Indah nya Kepulauan Derawan (Part 1)'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-rVqhbCHzxmE/TgibK7mvYYI/AAAAAAAABUs/WwP_3DcOZYo/s72-c/IMG_4067.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>25</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1780249000688669668</id><published>2011-06-20T08:16:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T08:29:07.262-07:00</updated><title type='text'>Kaos khas Banjarmasin</title><content type='html'>Berkunjung ke Banjarmasin tak lengkap rasa nya bila tak membeli souvenir khas Banjar nya. Salah satu nya adalah kaos bernuansa Banjarmasin. Salah satu penyedia kaos bertema Banjar adalah kaos Taste of Kalimantan. Kaos ini memiliki motif yang unik dan sangat khas. Sangat cocok dijadikan sebagai kaos khas Banjarmasin. &lt;br /&gt;Kaos berbahan katun asli ini bisa saya jumpai di beberapa toko oleh-oleh di sekitar Banjarmasin. Bahkan di kota Martapura saja ada beberapa toko oleh-oleh yang menjual produk asli Banjarmasin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zNEF9_Au1H0/Tf9k6lu2HcI/AAAAAAAABUU/ofvVFCHbzrw/s1600/208574_1773650819549_1187661901_31586363_4170172_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zNEF9_Au1H0/Tf9k6lu2HcI/AAAAAAAABUU/ofvVFCHbzrw/s320/208574_1773650819549_1187661901_31586363_4170172_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620321817705455042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga perkaos untuk semua ukuran adalah Rp 65 ribu saja.  Ukuran terdiri dari M, L dan XL. Kaos berbahan katun itu umum nya berwarna dasar hitam, abu-abu dan putih. Jenis warna yang banyak disukai pembeli termasuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-k5qISGZjEpA/Tf9lU9ZSaFI/AAAAAAAABUc/s7ViHIkRDTs/s1600/208574_1773650899551_1187661901_31586365_1449750_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-k5qISGZjEpA/Tf9lU9ZSaFI/AAAAAAAABUc/s7ViHIkRDTs/s320/208574_1773650899551_1187661901_31586365_1449750_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620322270734084178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada salah nya untuk menjadikan kaos Taste of Kalimantan ini sebagai kaos oleh-oleh khas Banjarmasin. Desain kaos nya umum nya bergambar pasar terapung, bekantan, jukung (sampan), nama-nama sungai, pendulangan intan dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-G3zorrS9f3I/Tf9l9ETCLyI/AAAAAAAABUk/wxGGyI28SO0/s1600/208574_1773650939552_1187661901_31586366_3259038_n.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-G3zorrS9f3I/Tf9l9ETCLyI/AAAAAAAABUk/wxGGyI28SO0/s320/208574_1773650939552_1187661901_31586366_3259038_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620322959781670690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain yang tidak pasaran. Tidak seperti kaos murah meriah yang banyak dijual di Martapura, yang desain nya hanya seputaran Dayak dan Borneo saja. Sedangkan kaos merek Taste of Kalimantan ini memiliki ciri khas Banjarmasin dan Kalsel pada umum nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Toko-toko penyedia kaos Taste of Kalimantan diantaranya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Toko Nusantara Craft di Jalan Angkasa sekitar Bandara Syamsudin Noor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Toko Aneka Karya di Pertokoan di depan Mitra Plasa Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Toko Wulan Jaya di Pertokoan di depan Mitra Plasa Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Toko Martapura di Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat Blok C Kota Martapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Toko Batu Tipang Baru di Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat Kota Martapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa membeli secara online melalui &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FB Nasrudin Ansori&lt;/span&gt; atau sms 085252732601.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cara order :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. via sms ke 085252732601 atau inbox FB atau email ke dedeelsye83@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ketik "kode kaos" spasi "ukuran" spasi "warna" spasi "jumlah order" spasi "nama lengkap" spasi "alamat lengkap" spasi"nomor hp"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh, B2 M putih 1 Ahmad Maulana Jl A Yani Komp. Citra Megah No 24 RT 2 Medan 08575246XXX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- transfer biaya pembelian ke rek Mandiri 031-000-710-1929 atas nama Nasrudin Ansori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- kirim pemberitahuan (konfirmasi) via sms sesaat setelah mentransfer uang ke 085252732601 dengan mengetik nama pengirim dan jumlah uang transfer (harga kaos plus ongkos kirim Tiki)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- setelah uang diterima, maka kaos akan dikirim sesuai alamat pemesan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 19 Juni 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1780249000688669668?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1780249000688669668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1780249000688669668&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1780249000688669668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1780249000688669668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2011/06/kaos-khas-banjarmasin.html' title='Kaos khas Banjarmasin'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zNEF9_Au1H0/Tf9k6lu2HcI/AAAAAAAABUU/ofvVFCHbzrw/s72-c/208574_1773650819549_1187661901_31586363_4170172_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-8024577003609853902</id><published>2011-02-07T21:43:00.000-08:00</published><updated>2011-02-08T21:28:47.031-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Pesona Budaya Dayak Kenyah di Pampang</title><content type='html'>Banyak hal-hal unik yang terdapat di Pulau Kalimantan, salah satu nya adalah budaya suku Dayak yang mendiami pulau terbesar di Indonesia ini. Diantara sekian banyak budaya yang melekat di kehidupan suku Dayak adalah wanita bertelinga panjang. Bukan tanpa alasan mereka memanjangkan telinga tersebut. Sejarah membuktikan pria maupun wanita suku Dayak jaman dulu beralasan, jika memiliki telinga panjang akan dapat menunjukan status bangsawan yang ia sandang. Tak hanya itu, wanita yang memiliki telinga panjang akan merasa lebih cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYcugmaGI/AAAAAAAABSY/7q16qlEvpRc/s1600/kaltim%2B381.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYcugmaGI/AAAAAAAABSY/7q16qlEvpRc/s320/kaltim%2B381.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571190727090006114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, telinga yang berukuran panjang juga bisa menunjukan umur seseorang. Mudah saja, jika jumlah anting yang menggantung di telinganya berjumlah 60 buah, maka dapat dipastikan umur orang tersebut adalah 60 tahun. Karena memasang anting hanya dilakukan setahun sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama saya memiliki niat untuk bertemu langsung dengan suku Dayak bertelinga panjang di kampung asli nya. Dari berbagai informasi yang saya dapat, Kaltim memiliki beberapa tempat yang bisa ditemui orang bertelinga panjang. Diantaranya desa Sungai Bawang dan Pampang di Karang Mumus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYlq_-EMI/AAAAAAAABSg/Wg3Nv_GriDM/s1600/kaltim15.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYlq_-EMI/AAAAAAAABSg/Wg3Nv_GriDM/s320/kaltim15.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571190880766660802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Matahari pagi bersinar hangat saat saya melaju di jalanan beraspal di sekitar pusat kota Samarinda. Sungai Mahakam tampak sibuk dengan segala aktivitas sungai nya. Kapal-kapal pengangkut batubara berseliweran di atas sungai, tak kalah sibuk dengan laju kapal kecil atau ketinting sebutan akrab warga Samarinda. Kota tepian ini tak hanya menawarkan pesona Mahakam, tenun Samarinda, Islamic Center serta Citra Niaga saja, tapi ada banyak hal yang bisa temui di ibukota Kaltim ini. Salah satu tempat menarik yang ingin saya kunjungi adalah Desa Pampang. Sebuah perkampungan tradisional suku Dayak Kenyah yang masih kuat mempertahankan tradisi di tengah-tengah modernitas yang seakan-akan tak mengenal batasan wilayah dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYuPgq1HI/AAAAAAAABSo/tZXuh6seAek/s1600/kaltim16.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYuPgq1HI/AAAAAAAABSo/tZXuh6seAek/s320/kaltim16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571191028006442098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak sendiri. Ditemani salah satu sahabat di Samarinda, saya menumpang sepeda motor saja menuju Pampang. Jarak yang lumayan jauh dari gemerlap perkotaan mungkin menjadi salah satu penyebab kenapa pesona kehidupan di Pampang masih tradisional. Jika Jakarta punya Situ Babakan yang menjadi objek wisata budaya, Kaltim memiliki Pampang. Sejak beberapa tahun lalu, Pampang ditetapkan sebagai desa wisata budaya. Tak heran jika desa yang berada di Kecamatan Karang Mumus ini cukup terkenal dikalangan wisatawan baik domestik maupun asing, khususnya bagi mereka yang pernah ke Kaltim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDY5tZ40HI/AAAAAAAABSw/rRMnEfysH_k/s1600/kaltim%2B398.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDY5tZ40HI/AAAAAAAABSw/rRMnEfysH_k/s320/kaltim%2B398.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571191225009623154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus membayar uang sebesar Rp 15 ribu untuk memasuki kawasan desa budaya Pampang. Sebuah karcis masuk pun akhir nya saya dapatkan. Saya segera melaju ke bangunan utama berupa Lamin adat yang ada disana. Sebuah tangga kecil menyambut saya. Kiri kanannya terdapat ukiran khas Dayak Kenyah yang sangat khas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenal Pampang sudah sejak lama. Termasuk sejarah terbentuknya Pampang yang sangat mengharukan itu. Sekitar tahun 1960 silam, sejumlah warga suku Dayak Kenyah dan Apokayan yang saat itu bermukim di Kutai Barat dan Malinau, menolak untuk berimigrasi ke Malaysia. Mereka tetap memilih hidup di Indonesia meski sebagian dari teman dan keluarga mereka merantau ke Negeri Jiran. Tuntutan ekonomi menjadi salah satu kenapa Malaysia mereka pilih untuk hidup. Namun rupanya, sebagian lagi tetap memilih Kalimantan Timur sebagai tempat tinggal. Rasa nasionalisme terhadap NKRI menjadi pemicu nya. Melalui sebuah perjalanan darat yang panjang dan berpindah-pindah, akhir nya mereka memilih Pampang sebagai wilayah yang akan dijadikan tempat menetap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDa131xQII/AAAAAAAABTI/4Ciyt8eb3RY/s1600/kaltim17.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDa131xQII/AAAAAAAABTI/4Ciyt8eb3RY/s320/kaltim17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571193358114701442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pampang, warga Dayak tersebut bertanam, memburu ikan dan binatang hutan serta tentu saja membentuk sebuah perkampungan yang semakin bertambah generasi penerus nya. Hingga jaman modern ini, Pampang masih menunjukan eksistensi nya sebagai salah satu kampung yang kuat akar budaya nya. Pampang telah lama menjadi desa budaya, yakni sejak tahun 1991 silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya berada di Lamin adat, saya terkagum-kagum menyaksikan ornament khas Dayak Kenyah di dinding bangunan utama. Ukiran yang sangat unik dan kuat. Warna kuning dan putih adalah warna yang mendominasi ukiran di dinding kayu tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 14.00 Wita, sejumlah tarian pun diperagakan untuk menghibur wisatawan. Pada hari minggu, Pampang rutin mengadakan pertunjukan tari-tarian khas Dayak mulai dari pukul 14.00 hingga 15.00 Wita. Berbagai jenis tarian adat yang dipertunjukkan diantaranya adalah tari Kancet Lasan, tari Kancet Punan Lettu, Hudoq, Manyam dan lain sebagainya. Gadis-gadis cantik dan pemuda-pemuda gagah, dengan semangat menari-nari sambil mengenakan pakaian khas adat Dayak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Busana yang mereka gunakan pun sangat khas. Motif yang menempel pada busana yang mereka kenakan sangat mencirikan keunikan budaya suku Dayak di Kalimantan. Musik khas Dayak seperti sampek terus membahana di sekitar Lamin adat. Saya terkagum-kagum menyaksikan pertunjukan budaya ini. Tak terkecuali beberapa orang turis asing yang ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDZA_9ef5I/AAAAAAAABS4/8a1QrH3yXbA/s1600/kaltim3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDZA_9ef5I/AAAAAAAABS4/8a1QrH3yXbA/s320/kaltim3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571191350249815954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, saya pun berjumpa dengan sahabat-sahabat baru di Kaltim. Saya mengenal mereka melalui forum internet beralamat skyscrapercity. Selama ini kami hanya bersahabat melalui dunia maya, di Pampang lah kami bertemu secara langsung. Kami bersama-sama menikmati sisa pertunjukan tari dan musik oleh warga Pampang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara adat pun kelar. Saya dan kawan baru segera berfoto bersama. Sebuah spanduk kecil bertuliskan nama forum yang kami geluti selama ini, juga tak lupa kami pajang selama berfoto. Anak-anak suku Dayak disana juga kami ajak berfoto bersama. Saya juga berhasil membidikan kamera ke salah seorang suku Dayak yang bertelinga panjang. Anting sebanyak sekitar 40 buah tergantung di kedua buah telinganya. Sungguh pengalaman yang berkesan. Dibalik arus modernitas Samarinda yang semakin gencar, Pampang masih menawarkan pesona budayanya yang bersahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 8 Februari 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-8024577003609853902?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/8024577003609853902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=8024577003609853902&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8024577003609853902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8024577003609853902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2011/02/pesona-budaya-dayak-kenyah-di-pampang.html' title='Pesona Budaya Dayak Kenyah di Pampang'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TVDYcugmaGI/AAAAAAAABSY/7q16qlEvpRc/s72-c/kaltim%2B381.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1103949060592634818</id><published>2010-11-27T08:42:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:16:00.624-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='danau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air terjun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Lembah Kahung, Pesona Lain Kalsel</title><content type='html'>Lembah Kahung sudah tidak asing lagi bagi saya. Sejak lama pula saya sangat berkeinginan mengunjunginya. Namun ketidaktahuan medan dan informasi seputar Lembah Kahung yang sangat kurang, saya berkali-kali membatalkan perjalanan ke kawasan alam di Kabupaten Banjar itu. Pertengahan bulan Oktober lalu, seorang kawan mengajak saya ke Lembah Kahung. Tawaran itu pun tanpa pikir panjang segera saya iyakan. Bagi saya ini adalah peluang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1V5cQFtI/AAAAAAAABQo/RB0hLJfyRUA/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1V5cQFtI/AAAAAAAABQo/RB0hLJfyRUA/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544271266582632146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu setelah melakukan perjalanan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, saya kembali meninggalkan Banjarmasin. Jarak tempuh menuju Lembah Kahung sekitar 7 jam. Perjalanan itu sudah termasuk 2 jam berkendara di jalur darat, 2 jam menyusuri Waduk Riam Kanan dan 3 jam berjalan kaki menuju titik terakhir. Cukup jauh memang, namun pesona alami yang ditawarkan Lembah Kahung rasanya sulit untuk ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1ixu61vI/AAAAAAAABQw/j1tb63vLlmk/s1600/kerbau%2Brawa%2B004.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1ixu61vI/AAAAAAAABQw/j1tb63vLlmk/s320/kerbau%2Brawa%2B004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544271487851747058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak sendiri, ada belasan teman seperjalanan menuju Lembah Kahung. Pagi minggu menyambut kami dengan matahari yang cukup cerah. Saya pun segera membelah Jalan Akhmad Yani yang menghubungkan Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Di persimpangan besar di sekitar Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, kami terus mengarah ke Desa Aranio. Disana saya dan kawan-kawan akan mencari kapal yang bisa membawa kami ke Desa Belangian, desa terujung di sekitar Waduk Riam Kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1rgAs-UI/AAAAAAAABQ4/2YjJzvcEn40/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1rgAs-UI/AAAAAAAABQ4/2YjJzvcEn40/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544271637713320258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal berukuran cukup besar akhirnya di dapat. Harga sewa sebesar Rp. 300 ribu saja. Langit masih sangat cerah ketika kapal kami membelah Riam Kanan yang tampak cantik. Kiri kanan nya terhampar luas Pegunungan Meratus. Puluhan keramba ikan air tawar tampak berjejer di atas permukaan air Riam Kanan yang berwarna agak kehijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2Doc8kLI/AAAAAAAABRA/MEqUsV5B1vM/s1600/kerbau%2Brawa%2B020.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2Doc8kLI/AAAAAAAABRA/MEqUsV5B1vM/s320/kerbau%2Brawa%2B020.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544272052296126642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Belangian menyambut kami. Total perjalanan di atas kapal sekitar 2 jam. Sebuah dermaga kecil terlihat menjorok ke tengah danau. Kami segera melompat. Tak menyia-nyiakan waktu, saya bersama rombongan segera trekking menuju Lembah Kahung. Desa Belangian berukuran sangat kecil. Tak ada kendaraan bermotor disini. Suasananya sangat tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2PMqovTI/AAAAAAAABRI/RhItDC_r1zQ/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2PMqovTI/AAAAAAAABRI/RhItDC_r1zQ/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544272250995785010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa puluh menit kemudian, jalur trek yang kami lalui adalah berupa hamparan rumput, sisa perkebunan hingga lahan yang bekas terbakar. Hingga akhirnya kami menemui sungai pertama. Di sekitarnya terdapat shelter pertama. Saya agak terkejut, karena tak ada jembatan di sungai ini. Untung saja sungai nya tidak deras, sehingga kami bisa menyeberanginya. Kedalaman air sungai sekitar 30 centimeter saja. Saya pun berpas-pasan dengan salah seorang penduduk setempat yang tengah asyik menggiring kerbaunya. Kerbau tersebut dijadikan sebagai alat pengangkut kayu. Di dasar sungai, saya kerap kali menginjak batu alam di bawahnya. Jika tidak hati-hati, bukan tidak mungkin saya dan kawan-kawan terjungkal ke air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2izu7QqI/AAAAAAAABRQ/V_9jeU5s540/s1600/kerbau%2Brawa%2B025.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2izu7QqI/AAAAAAAABRQ/V_9jeU5s540/s320/kerbau%2Brawa%2B025.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544272587900273314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daratan kembali kami tapaki. Kali ini kami menemui lahan kosong yang disana kami bisa menyaksikan hamparan perbukitan hijau yang sangat indah. Bahkan sebuah hamparan rumput hijau kami temui di sebelah kanan jalan. Rumput hijau tersebut tumbuh subur di atas sebuah bukit. Mengingatkan saya pada foto yang sering muncul di Microsoft pada komputer. Saya pun dengan semangat bertahan di sekitarnya. Sayang rasanya jika tempat sebagus itu jika tidak dinikmati. Lensa kamera saya pun berkali-kali saya bidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2tv1eDkI/AAAAAAAABRY/yArVcelZvMg/s1600/kerbau%2Brawa%2B035.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2tv1eDkI/AAAAAAAABRY/yArVcelZvMg/s320/kerbau%2Brawa%2B035.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544272775832538690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali berjalan di jalur setapak. Kiri kanan jalan, saya banyak menemui pohon-pohon cabe bertebaran. Tampaknya penduduk setempat mengalami surplus cabe. Karena buahnya sangat banyak. &lt;br /&gt;Dua jam perjalanan membawa kami pada shelter kedua. Di sebelah kanan jalur, saya menemukan dua buah bangunan mirip gazebo. Di sekitarnya terdapat hamparan sungai berbatu-batu. Kami terus melaju. Karena tujuan kami adalah air terjun di Lembah Kahung. Menurut informasi di internet, air terjun tersebut memiliki tingkatan sekitar 8 tingkat. Saya membayangkan, pemandangannya pasti sangat indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2-i56sII/AAAAAAAABRg/nGoJ4EbE4XA/s1600/kerbau%2Brawa%2B039.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE2-i56sII/AAAAAAAABRg/nGoJ4EbE4XA/s320/kerbau%2Brawa%2B039.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544273064419307650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setibanya di Hutan Kahung, saya dihadang segerombolan lintah liar yang cukup menjijikan. Lintah berwarna coklat itu sangat agresif. Setiap ada suhu panas yang berasal dari tubuh manusia, lintah-lintah tersebut akan mencari sumber panas itu. Tak tanggung-tanggung, lintah tak hanya menempel di tubuh saja. Tujuan utamanya adalah menghisap darah manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gigitannya menancap kuat di kulit saya. Melihatnya, saya sangat jijik. Belasan teman lainnya juga panik diserang binatang yang hanya bisa hidup di lahan basah itu. Ditengah kepanikan, saya dan kawan-kawan mencoba untuk membunuh lintah yang menempel di kaki dengan cara menaburi garam. Jika tidak mempan, kami terpaksa membunuhnya dengan cara memukulnya. Darah segar pun akan keluar dari tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE3Sk905BI/AAAAAAAABRo/YPSrzp5n7wk/s1600/kerbau%2Brawa%2B043.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE3Sk905BI/AAAAAAAABRo/YPSrzp5n7wk/s320/kerbau%2Brawa%2B043.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544273408569959442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya segera berlari keluar Hutan Kahung. Jalan licin tak lagi kami hiraukan. Karena semakin banyak lintah bermunculan. Niat mengunjungi air terjun kami urungkan. Kami tidak mau mengambil resiko terlalu banyak diserang lintah. Pesona hutan khas Kalimantan hanya sesaat kami nikmati. Jejeran pohon berukuran raksasa tak sempat saya foto. Ancaman lintah memaksa saya untuk tidak beraktivitas lebih banyak di hutan basah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya saya dan rombongan beristirahat di shelter kedua di tepi sungai berair jernih. Ternyata beberapa lintah masih menempel di kaki saya. Tubuhnya tambun karena terlalu banyak menghisap darah saya. Trip kali ini benar-benar berbeda. Saya baru kali ini menemui alam yang banyak lintah di dalamnya. Bosan rasanya kalo hanya mengurus soal lintah, saya pun segera mengganjal perut dengan roti dan minuman beraroma jeruk. Salah satu teman seperjalanan, menjadikan roti tawar dan pisang sebagai menu andalan di Lembah Kahung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE3g9HPGuI/AAAAAAAABRw/vUX4Qv5OL9E/s1600/kerbau%2Brawa%2B051.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE3g9HPGuI/AAAAAAAABRw/vUX4Qv5OL9E/s320/kerbau%2Brawa%2B051.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544273655570045666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai alami di samping shelter menggoda saya untuk segera bercebur. Air nya sangat dingin dan jernih. Mirip Sungai Amandit di Loksado. Arus deras sungai yang bertemu ratusan batu di sekitarnya menciptakan pecahan air sungai yang sangat indah. Jeram-jeramnya terlihat cukup berbahaya. Saya merasa puas dengan apa yang saya dapat di Lembah Kahung. Meski batal ke air terjun nya. Saya masih berniat, untuk kembali kesini. Bahkan telah menyusun rencana untuk bermalam disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info Akomodasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Banjarmasin tujuan Martapura dilayani angkutan L300. Dari Martapura ke Waduk Riam Kanan, dilayani juga angkutan sejenis pick up. Dari dermaga Riam Kanan menuju Desa Belangian menggunakan kapal sewaan seharga Rp 300 ribu. Dari Desa Belangian ke Lembah Kahung hanya bisa dengan berjalan kaki/trekking sekitar 3 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 27 November 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1103949060592634818?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1103949060592634818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1103949060592634818&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1103949060592634818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1103949060592634818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/11/lembah-kahung-pesona-lain-kalsel.html' title='Lembah Kahung, Pesona Lain Kalsel'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TPE1V5cQFtI/AAAAAAAABQo/RB0hLJfyRUA/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-6876028938346457345</id><published>2010-09-20T05:02:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:16:42.443-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Bontang, Tak Sekedar Pabrik Raksasa</title><content type='html'>Mendengar nama Bontang, sebagian besar dari kita akan langsung mengingat dua buah pabrik besar yang beroperasi disana. Yakni Pupuk Kaltim dan Badak LNG, dua buah pabrik raksasa yang sedikit banyak telah menjadikan Bontang seperti saat ini. Pengaruh paling nyata adalah banyaknya pendatang dari luar Kalimantan yang menjadikan Bontang sebagai tempat mencari nafkah. Tidak hanya bekerja di dua pabrik tersebut, tapi banyak sektor lain yang menjanjikan yang bisa diraih di Kota Taman itu. Padahal masih ada alasan lain untuk mengunjungi Bontang, selain sebagai tempat untuk mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdN_SfrD_I/AAAAAAAABPU/0lFtp3IFHeY/s1600/kaltim+314.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdN_SfrD_I/AAAAAAAABPU/0lFtp3IFHeY/s320/kaltim+314.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518965618057613298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mantabkan niat mengunjungi kota yang berjarak sekitar 3 jam dari Samarinda itu dengan menaiki bis umum. Bis berangkat dari Terminal Lempake dengan biaya sekitar Rp 20 ribu saja. Bis merayap membelah sebagian sudut-sudut Samarinda yang tampak sangat sibuk. Kiri kanan jalan terlihat begitu banyak pembangunan gedung baru, baik hotel, pertokoan hingga ruko-ruko berbagai bentuk. Kontur geografis Samarinda yang berbukit-bukit mengingatkan saya pada kota Semarang. Tapi bedanya adalah Samarinda dibelah oleh Sungai Mahakam yang sangat tersohor itu. Sehingga tak heran jika di sekitar pusat kota berseliweran kapal-kapal besar merayap di atas sungai yang terkenal akan ikan pesut nya itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdOvCNVH3I/AAAAAAAABPc/fBxaYQtrZf8/s1600/kaltim12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdOvCNVH3I/AAAAAAAABPc/fBxaYQtrZf8/s320/kaltim12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518966438319431538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tepian kota, jalan masih-masih meliuk-liuk terkadang konturnya turun naik. Jalan beraspal terlihat mulus, lalu lintas tak lagi ramai. Kiri kanan jalan saya menyaksikan hamparan perbukitan gundul yang merupakan sisa-sisa penebangan hutan. Saya jadi teringat ucapan seorang kawan di Banjarmasin, yang menyatakan bahwa era penebangan hutan mungkin telah berlalu, saatnya bumi dikoyak untuk mendapatkan batubara. Miris memang bila menyadari hal itu. Pulau Kalimantan memang sangat kaya soal sumber daya alam. Tak hanya hutan dan batubara, pendulangan intan bernilai tinggi juga ada di pulau nya suku Dayak ini. Biji besi dan gas metana katanya mulai akan digarap di Kalsel. Tak salah memang jika semua itu di eksplorasi, namun alangkah baiknya tetap peduli pada kelestarian alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPLCCTSOI/AAAAAAAABPk/aBBEasCPBAo/s1600/kaltim+123.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPLCCTSOI/AAAAAAAABPk/aBBEasCPBAo/s320/kaltim+123.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518966919309510882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa bis non AC yang saya tumpangi telah memasuki kota Bontang. Sebuah gerbang besar menyambut kedatangan saya. Kesan pertama saya sesaat setelah memasuki Bontang adalah kota kecil yang sangat bersih dan asri. Tak ada kata semrawut untuk menggambarkan kota tepian laut ini. Rumah-rumah penduduk, perkantoran  dan pertokoan berpadu apik dengan ramai nya pepohonan hijau. Sementara di sudut-sudut lain, saya banyak menemui taman kecil. Mungkin inilah alasan kenapa Bontang berjuluk sebagai Kota Taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPjIoGApI/AAAAAAAABPs/6EfGaNDRuGc/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPjIoGApI/AAAAAAAABPs/6EfGaNDRuGc/s320/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518967333395497618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa objek wisata yang akan saya kunjungi selama berada di Bontang. Diantaranya adalah Pulau Beras Basah, Bontang Kuala, wisata kuliner dan lain sebagainya. Kunjungan pertama saya adalah Bontang Kuala. Sebuah perkampungan diatas air yang menjadi salah stau ikon pariwisata Bontang. Layaknya sebuah kota, perkampungan yang berada di tepi laut lepas ini juga memiliki banyak fasilitas. Tak heran jika saya menemui masjid, toko, café lengkap dengan karaoke bahkan panggung hiburan pun ada disana. Rumah-rumah yang terbuat dari kayu tampak rapi berjejer di air laut. Jalan penghubung antar rumah adalah berupa jembatan yang juga terbuat dari kayu. Saya kadang berpapasan dengan warga yang tengah asik bersepeda motor disini.&lt;br /&gt;Saya langkahkan kaki menuju tepi perkampungan yang langsung bersebelahan dengan laut lepas. Disana ada semacam alun-alun berukuran seperti lapangan futsal. Kiri kanannya banyak sekali pedagang minuman dan makanan bergedung sederhana. Umumnya minuman yang dijual adalah aneka jus buah dan makanan semacam nasi goreng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPycOGjAI/AAAAAAAABP0/eAP_4F3SCvg/s1600/kaltim+128.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdPycOGjAI/AAAAAAAABP0/eAP_4F3SCvg/s320/kaltim+128.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518967596353227778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh-jauh berkunjung ke Bontang rasanya tidak masuk akal jika saya hanya menyantap jus dan nasi goreng. Maka pilihan saya jatuh pada Sokko, makanan yang kata penduduk Bontang Kuala berasal dari sini. Sokko berpenampilan sederhana namun tampak menggoda selera saya. Bahan utamanya adalah ketan yang dimasak tanpa menggunakan santan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdP-gl7QDI/AAAAAAAABP8/fREFVOZX1u0/s1600/kaltim+135.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdP-gl7QDI/AAAAAAAABP8/fREFVOZX1u0/s320/kaltim+135.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518967803685322802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketan tesebut dicetak di dalam sebuah mangkok kira-kira berdiameter 10 centimeter. Diatas cetakan ketan yang sudah berbentuk ditaburi parutan kelapa muda. Tak hanya itu, Sokko juga dilengkapi dengan lauk berupa ikan laut yang telah digoreng lalu disuwir-suwir kecil. Potongan ikan itu lalu ditumis dengan potongan bawang merah, yang dicampur dengan cabe kering, garam, gula pasir dan bawang merah yang telah dihaluskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQUPSqBFI/AAAAAAAABQE/NkK7FOkF2wA/s1600/kaltim+141.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQUPSqBFI/AAAAAAAABQE/NkK7FOkF2wA/s320/kaltim+141.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518968176998220882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya menyantapnya, ternyata jauh lebih nikmat dari apa yang bisa saya bayangkan. Rasa pedas tampak mendominasi indra perasa saya. Menambah nikmat kuliner khas Bontang Kuala itu. Saya hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 2 ribu saja untuk membayar kuliner unik dan khas itu. Harga yang tampak sangat masuk akal dan bersahabat untuk satu porsi Sokko. Saat ini tak banyak pedagang di Bontang Kuala yang menjajakan Sokko. Maka sangat dibutuhkan kejelian kita untuk menemukan pedagang Sokko di sekitar Bontang Kuala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQoMGmurI/AAAAAAAABQM/9ddnzRxErw0/s1600/kaltim+318.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQoMGmurI/AAAAAAAABQM/9ddnzRxErw0/s320/kaltim+318.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518968519739751090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya ramai dikunjungi wisatawan, Bontang Kuala juga menjadi tempat favorit warga Bontang untuk bersantai. Waktu paling ramai adalah saat menjelang senja dan pada malam hari, terutama sabtu malam. Biasanya ada pertunjukan musik dan hiburan lainnya. Cukup menghibur memang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQ1RUWFdI/AAAAAAAABQU/5IT7qe8XG0c/s1600/kaltim+330.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQ1RUWFdI/AAAAAAAABQU/5IT7qe8XG0c/s320/kaltim+330.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518968744477857234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menyambut saat saya berniat berkeliling kota. Suasana kota Bontang terasa lebih semarak pada malam hari. Banyak pertokoan dengan lampu-lampunya masih beraktivitas. Sejumlah pemilik rumah makan pun masih semangat menjajakan dagangannya. Termasuk RM Sari Laut Surabaya yang saat ini saya singgahi. Menu andalan di rumah makan sederhana ini adalah kepiting goreng mentega kriuk. Sulit digambarkan betapa nikmat nya kepiting goreng di tempat ini. Sejumlah kepiting berpadu dengan lezatnya aneka bumbu yang melekat di setiap cangkang dan daging nya. Sementara, cocolan sambal pedas dan lalapan sayur mentah semakin menambah nikmat menu yang disajikan. Satu porsi terdiri dari 2 ekor kepiting ukuran besar dengan harga Rp 35 ribu saja. Sehingga saya benar-benar merasa kenyang setelah melahap semua kepiting yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQ9zEh7VI/AAAAAAAABQc/7FlLIGOisx8/s1600/kaltim+334.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdQ9zEh7VI/AAAAAAAABQc/7FlLIGOisx8/s320/kaltim+334.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518968890977283410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya jauh-jauh ke Bontang akan terasa rugi jika tak menyaksikan suasana pabrik Pupuk Kaltim pada malam hari. Saya cukup berkunjung ke area samping Hotel Bintang Sintuk untuk menyaksikan pabrik milik BUMN tersebut. Meski saya belum pernah ke Hongkong, namun mata saya mampu sedikit menyetarakan ribuan lampu di sekitar pabrik dengan lampu-lampu perkotaan di Hongkong sana. Sungguh pemandangan yang spektakuler, sebuah pabrik raksasa yang mirip kota besar di malam hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa perjalanan saya di Bontang harus segera saya sudahi. Di pagi minggu yang cerah, saya disuguhi semangkok mie godok Jawa bikinan salah satu teman yang rumah nya saya jadikan tempat menginap selama di Bontang. Dengan berat hati saya meninggalkan kota Bontang dengan segala pesona nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akomodasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maskapai penerbangan cukup banyak melayani rute Jakarta menuju Balikpapan. Dengan harga mulai dari Rp 500 ribuan. Dari Balikpapan anda bisa menuju Bontang dengan menumpang bis seharga Rp 85 ribu. Lama perjalanan sekitar 5 jam. Atau jika anda dari Samarinda, maka biaya bis hanya Rp 20 ribu saja. Bontang termasuk kota yang tidak banyak memiliki hotel berbintang. Mungkin Hotel Bintang Sintuk bisa anda jadikan sebagai tempat menginap yang berkelas selama di Bontang. Lokasinya yang berada di sekitar Komplek perumahan Pupuk Kaltim, menjadikannya cukup tenang dan asri. Dari area hotel anda bisa menyaksikan pabrik PKT yang semarak di malam hari. Bontang Kuala adalah lokasi tepat untuk mencicipi Sokko. Makanan yang terbuat dari ketan, parutan kelapa dengan tambahan ikan berbumbu pedas. Satu porsi hanya sebesar Rp 2 ribu saja. Selain itu, kepiting goreng mentega kriuk di RM Sari Laut Surabaya sangat direkomendasikan jika anda berkunjung ke Bontang. Alamatnya di Jalan Bayangkara samping pom bensin telpon (0548) 24909. Lagi-lagi Bontang Kuala menjadi tempat yang pas untuk berbelanja oleh-oleh selain untuk mencicipi Sokko. Disini terdapat beberapa rumah penduduk yang menjajakan aneka souvenir khas Bontang. Seperti rumah suku Dayak yang berbentuk panggung dan aneka cinderamata yang terbuat dari karang laut. Selain itu, di Bontang Kuala juga banyak dijual terasi khas Bontang Kuala. Harganya mulai dari Rp 5 hingga 10 ribu saja. Jangan khawatir jika aroma terasi nya kemana-mana, karena terasi khas Bontang Kuala sudah dibungkus sedemikian rupa. Sehingga “aman” jika dijadikan oleh-oleh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-6876028938346457345?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/6876028938346457345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=6876028938346457345&amp;isPopup=true' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6876028938346457345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6876028938346457345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/09/bontang-tak-sekedar-pabrik-raksasa.html' title='Bontang, Tak Sekedar Pabrik Raksasa'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TJdN_SfrD_I/AAAAAAAABPU/0lFtp3IFHeY/s72-c/kaltim+314.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4983753876266422992</id><published>2010-07-27T07:17:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:17:23.486-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang utan'/><title type='text'>Tanjung Puting, Negeri Damai bagi Orang Utan</title><content type='html'>Sebuah hamparan hutan hujan tropis di salah satu sudut Kalimantan, yang katanya disana ada ribuan orang utan hidup liar membuat saya tertantang untuk membuktikannya secara langsung. Tanjung Puting namanya. Sebuah taman nasional yang berhasil menarik perhatian dunia, terutama kalangan peneliti, mahasiswa, petualang, fotograper hingga selebritis sekaliber Julia Robert. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7sUYuWbbI/AAAAAAAABM8/EO-VSC0pros/s1600/tj+puting+204.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7sUYuWbbI/AAAAAAAABM8/EO-VSC0pros/s320/tj+puting+204.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498592030044351922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seseorang yang pernah lahir dan besar di Kalteng, saya merasa malu jika saya tak menginjakan kaki di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Berbekal informasi dan sedikit keberanian, saya mantabkan membuat trip bersama puluhan kawan sesama penyuka petualangan ke TNTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7uSg_nQeI/AAAAAAAABNE/mwjVP-0l0KE/s1600/tj+puting+182.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7uSg_nQeI/AAAAAAAABNE/mwjVP-0l0KE/s320/tj+puting+182.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498594196927758818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kamis malam (22/7), bis sederhana membawa kami membelah salah satu jalur Trans Kalimantan menuju Kecamatan Kumai, Pangkalan Bun yang berjarak sekitar 12 jam dari ibukota Kalteng, Palangka Raya. Malam makin meninggi saat bis kami merayap diatas jalanan beraspal. Suasana kota Palangka Raya telah lengang. Kota yang berjuluk Kota Cantik ini tidak terlalu besar, sehingga hanya dalam waktu beberapa menit saja, bis ekonomi yang membawa kami sudah berada di luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7ukvp7m_I/AAAAAAAABNM/eBI0ntg1E2o/s1600/tj+puting+261.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 201px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7ukvp7m_I/AAAAAAAABNM/eBI0ntg1E2o/s320/tj+puting+261.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498594510100995058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun diluar sana sepi, tapi apa yang terjadi di dalam bis sangatlah berbeda. Suasana keakraban bukanlah hal baru jika saya dan teman-teman tersebut berkumpul pada saat melakukan perjalanan. Banyak diantara kami yang hanya bisa bertemu saat ada trip saja, maka tak heran banyak cerita yang terjadi saat kami kembali bertemu. &lt;br /&gt;Sampit yang pernah menghebohkan warga dunia karena bencana etnis beberapa tahun lalu, kami jumpai pada sekitar pukul 5 pagi. Di salah satu pom bensin, kami sejenak beristirahat dan melakukan ibadah sholat shubuh. Meski lelah dan masih dalam perjalanan, kami tetap berusaha untuk sujud pada Tuhan. Dalam doa, saya berharap Tuhan memberi keselamatan pada trip yang sedang kami laksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7vARwGTDI/AAAAAAAABNU/gWeOAiayw8g/s1600/tj+puting+133.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7vARwGTDI/AAAAAAAABNU/gWeOAiayw8g/s320/tj+puting+133.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498594983110134834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan masih panjang. Bis kembali merayap menuju Pangkalan Bun. Udara pagi terasa dingin. Suara mesin bis yang agak berisik terus berbunyi memecah keheningan pagi di jalur Trans Kalimantan yang kami lalui. Sisa-sisa penebangan liar banyak kami temui di kiri kanan jalan. Batang pohon tanpa daun sangat mudah kami temui. Hutan Kalimantan yang masih berstatus sebagai paru-paru dunia, ternyata telah banyak menyisakan kesedihan. Karena ulah cukong-cukong tak bertanggung jawab yang hanya berotak uang. Tapi apa yang akan kami temui nanti di TNTP, merupakan salah satu aksi penyelamatan oleh negara terhadap hutan tropis khas Kalimantan. Karena dengan ditetapkannya sebagai taman nasional, segala jenis tumbuhan dan hewan di dalamnya akan dilindungi secara ketat oleh negara. Termasuk ribuan orang utan yang hidup bebas di dalam area taman nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7wkLOqEYI/AAAAAAAABNc/EM1tTBSno2Y/s1600/tj+puting+325.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7wkLOqEYI/AAAAAAAABNc/EM1tTBSno2Y/s320/tj+puting+325.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498596699346178434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumai kami jumpai sekitar pukul 12 siang. Agak terlambat  dari jadwal yang kami target kan sebelumnya. Kota kecil yang memiliki pelabuhan nasional ini, menjadi pintu terakhir menuju area TNTP. Kapal besar bermuatan 20 orang telah menanti kami di sebuah dermaga kecil di tepi Sungai Kumai yang besar. Sebelum benar-benar memasuki TNTP, saya dan Pak Ipul segera bergegas ke pasar terdekat untuk membeli logistik berupa beras, sayur, ikan, minyak goreng dan kebutuhan lainnya. Selain itu, saya dan Pak Ipul juga melaju menuju sebuah rumah sederhana milik pegawai dinas pariwisata untuk mengurus perijinan memasuki kawasan TNTP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7wx_tXAnI/AAAAAAAABNk/MpOPn_zKkBU/s1600/tj+puting+065.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7wx_tXAnI/AAAAAAAABNk/MpOPn_zKkBU/s320/tj+puting+065.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498596936771895922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ipul merupakan orang yang selama ini sangat berjasa mewujudkan trip ke TNTP. Berkat jasa nya lah saya bisa mendapatkan kapal sewaan berkapasitas banyak. Bahkan banyak informasi penting yang saya dapat dari beliau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai berbelanja logistik dan mengurus perijinan, saya dan kawan-kawan akhirnya melaju di atas Sungai Kumai menuju Sungai Sekonyer di seberang Kumai. Hamparan sungai besar, daratan hijau di kiri kanan sungai, kapal-kapal wisata pengangkut turis serta langit biru, begitu cantik di mata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7xDNK5K2I/AAAAAAAABNs/uZbb9cxUE8Y/s1600/tj+puting+069.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7xDNK5K2I/AAAAAAAABNs/uZbb9cxUE8Y/s320/tj+puting+069.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498597232443206498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di muara Sungai Sekonyer, kami mendapati tumbuhan berjenis nipah yang tumbuh subur di sepanjang tepi sungai. Sesekali saya menemui kapal lain yang di dalam nya terdapat turis asing. Keberadaan TNTP lebih banyak dikenal oleh warga luar terutama dari Eropa dan Australia dibanding oleh warga Indonesia sendiri. Dari sekitar 3000 turis yang memasuki TNTP setiap tahunnya, lebih dari 80 % nya adalah turis asing. Tak heran ketika saya berada disana, saya banyak menemui turis asing dari berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7ywrlRVQI/AAAAAAAABN8/2ItPM3VEdvg/s1600/tj+puting+160.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7ywrlRVQI/AAAAAAAABN8/2ItPM3VEdvg/s320/tj+puting+160.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498599113212646658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Tanjung Harapan merupakan titik pertama saya menginjakan kaki di TNTP. Sebuah kawasan yang menjadi tempat melapor pertama kali selama di taman nasional. Tanjung Harapan juga menjadi salah satu lokasi feeding time bagi orang utan. Feeding time merupakan kegiatan memberi makan orang utan oleh petugas TNTP yang disebut ranger. Feeding time di Tanjung Harapan dilakukan setiap hari pada jam 3 sore. Saya dan kawan-kawan harus melakukan trekking singkat menuju feeding station (tempat pemberian makan) orang utan. Jalur trek tidak terlalu jauh, hanya sekitar 10 menit saja dengan berjalan kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE71dCQaZXI/AAAAAAAABOU/tSFrtjvPc6c/s1600/tj+puting+117.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE71dCQaZXI/AAAAAAAABOU/tSFrtjvPc6c/s320/tj+puting+117.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498602074236675442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana kami hanya menjumpai Roger, salah satu orang utan yang ada di taman nasional. Meski hanya 1 orang utan saja, saya merasa tidak kecewa. Bagi saya, bertemu 1 orang utan di habitat aslinya lebih berharga bila dibanding bertemu puluhan orang utan di kebun binatang. Roger tampak rakus memakan sebagian besar buah pisang yang ditempatkan diatas sebuah papan di feeding station. Sesekali orang utan bertubuh besar tersebut memandang puluhan wisatawan termasuk kami, sambil mengambil beberapa buah pisang sekaligus. Bagi Roger, tatapan takjub wisatawan sudah menjadi hal biasa baginya. Ada ribuan warga dunia yang telah menemui dirinya selama beberapa tahun ini.&lt;br /&gt;Tak hanya sekedar makan, aktivitas sehari-hari orang utan termasuk Roger adalah membuat sarang baru pada sore hari. Orang utan tidak mau tidur di sarang yang pernah digunakan sebelumnya. Ranting dan daun pepohonan segar akan mereka kumpulkan untuk membentuk rumah sederhana yang nyaman di atas pohon, yang bisa menghangatkan mereka dari serangan dingin malam. Ternyata, ranting-ranting pohon yang mereka patahkan dari pohon-pohon tersebut dapat membantu terciptanya pembukaan kanopi sehingga sinar matahari dapat masuk ke lantai hutan, yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya pohon muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang saya dapat selama di TNTP. Penjelasan singkat dari guide, ranger, information center hingga majalah yang diterbitkan Orangutan Foundation International  (OFI) dan Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) Kalimantan. Termasuk dedikasi Prof. Dr. Birute Galdikas yang telah menghabiskan masa hidupnya demi penelitian, penyelamatan hingga perlindungan ribuan orang utan di TNTP. Wanita cerdas kelahiran Kanada tersebut merupakan tokoh primatolog papan atas dunia. Bahkan wajah cantik nya pernah menjadi cover utama majalah National Geographic beserta ulasan mendalam tentang aktivitas nya selama di TNTP. Saat ini wanita yang sudah menjadi WNI tersebut menetap di desa Pasir Panjang, Kumai. Sejak berpisah dengan suami pertamanya, Birute saat ini menikah dengan pria Dayak yang berprofesi sebagai petani di Pasir Panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE73QMxdBOI/AAAAAAAABOc/aSdRWie9xeQ/s1600/tj+puting+382.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE73QMxdBOI/AAAAAAAABOc/aSdRWie9xeQ/s320/tj+puting+382.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498604052744570082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pondok Tanggui merupakan feeding station kedua yang kami kunjungi. Jembatan panjang dari kayu menyambut saya. Kiri kanannya terhampar air bening berwarna seperti teh. Proses alam lah yang membuat air di TNTP terlihat seperti itu. Salah satu penyebabnya adalah endapan akar-akar tumbuhan rawa di sekitar TNTP. Meski tampak tenang, sungai di TNTP sangat berbahaya. Karena ada banyak buaya di dalamnya. Dari penuturan Bapak Hata, pemandu kami disana, ada satu orang turis asal Eropa meninggal dunia gara-gara diserang buaya. Turis tersebut ternyata nekad mandi dengan menceburkan diri di sungai. Masih menurut Bapak Hata, seorang polisi lokal juga pernah diserang buaya ganas. Polisi tersebut terkecoh oleh tubuh buaya yang mirip batang pohon. Dengan lugunya, polisi itu duduk diatas punggung buaya karena mengira batang pohon. Alhasil bahaya ganas mengancamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus melewati jalur trek menuju feeding station yang terendam air. Tingginya sampai paha saya. Beberapa turis asing ada yang memanfaatkan sampan untuk melalui genangan air rawa tersebut. Meski agak was-was terhadap ancaman buaya, saya tetap memberanikan diri menuju feeding station. &lt;br /&gt;Di lokasi tujuan, saya mendapati beberapa orang utan sekaligus. Tumpukan pisang terlihat ramai berserakan di atas sebuah bangunan dari kayu mirip gazebo tanpa atap. Disanalah pusat feeding time di laksanakan setiap harinya. Teriakan kencang para ranger memanggil orang utan liar terus terdengar. Memecah keheningan hutan yang kami kunjungi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE75ZIdrMNI/AAAAAAAABOs/KqYf8XcBhzw/s1600/tj+puting+047.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE75ZIdrMNI/AAAAAAAABOs/KqYf8XcBhzw/s320/tj+puting+047.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498606405229949138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camp Leakey merupakan tujuan akhir kami di TNTP. Disinilah pusat kegiatan penelitian, penyelamatan dan kegiatan lainnya dilakukan. Saya menjumpai begitu banyak kapal wisatawan di dermaga utama. Turis mancanegara tampak mendominasi pengunjung yang saya temui. TNTP telah lama menjadi magnet utama warga dunia jika berkunjung ke Kalimantan. Pamor nya telah mendunia. Namun ironis, pesona TNTP tak sama dimata warga Indonesia. Banyak yang tidak tahu keberadaannya. Umumnya selera wisata orang Indonesia hanya terfokus pada pantai dan pegunungan.&lt;br /&gt;Di Camp Leakey saya berhasil bertemu Tom dan Siswi. Mereka merupakan pasangan yang sangat populer di seantero TNTP. Tom merupakan pejantan yang saat ini berkuasa di Camp Leakey. Bahkan Tom berhasil merebut Siswi dari tangan Kosasih, pejantan lain yang pernah bertahta. Siswi adalah salah satu orang utan betina yang menjadi rebutan di Camp Leakey. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Tom yang memiliki bantalan pipi (cheekpet) di kiri kanan nya, tampak mengerikan. Saya sesekali merasa takut jika mata Tom ke arah saya. Tubuh besarnya makin memperkuat keperkasaan orang utan yang berumur 26 tahun ini. &lt;br /&gt;Saya kembali menuju hutan untuk menyaksikan feeding time. Lokasinya cukup jauh. Kiri kanan jalan banyak pohon besar saya lewati. Jalanan agak sedikit becek. Di feeding station saya menemui sekitar 7 orang utan. Mulai dari orang utan yang masih kecil hingga dewasa. Dari pengamatan singkat saya, jika ada orang utan besar sedang makan di atas papan tempat menumpuknya pisang, banyak orang utan yang lebih muda tampak takut mendekati pisang-pisang tersebut. Jika ada orang utan muda yang nekad mengambil salah satu pisang, hanya salah satu jangkauan tangan panjang mereka saja yang memungut pisang. Sementara tangan lainnya, mencengkeram kuat di batang pohon untuk menopang tubuh kecil mereka. Agaknya cara ini sebagai antisipasi untuk menghindari kontak langsung dengan orang utan yang lebih dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore menjelang, saya terpaksa meninggalkan feeding station. Berat rasanya menyudahi tontonan berharga ini. Tontonan yang menyadarkan saya betapa pentingnya menjaga keharmonisan antar manusia, hutan dengan segala isinya termasuk Roger, Tom, Siswi, Kosasih dan ribuan orang utan lainnya. Jika mereka bisa berbicara, kalimat pertama yang akan mereka ucapkan adalah “Selamatkan hutan kami, lindungi habitat kami,”.&lt;br /&gt;Saat kapal kami melaju menuju Kumai, saya terkadang menemui orang utan sedang asyik bergelantungan di atas pohon di tepi sungai. Mereka terlihat asyik menikmati apa-apa yang bisa mereka makan. Bisa dibayangkan, jika pohon-pohon itu dibabat maka bukan tidak mungkin nyawa orang utan akan terancam. Saya sadar betapa pentingnya mereka. Ekosistem di hutan akan seimbang jika ribuan orang utan disana tetap lestari, termasuk penyeberan bibit-bibit baru pepohonan yang tumbuh karena biji-biji tumbuhan yang keluar bersamaan dengan kotoran yang dibuang orang utan di hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekantan adalah penghuni surga hutan lain yang saya temui di TNTP. Saat senja hari mereka bermunculan untuk mencari makan. Hal ini mengingatkan saya pada masa kecil saya di Sungai Katingan, Kalteng. Jika saya menyusuri Sungai Katingan pada pagi atau sore hari, saya sering menemui bekantan di tepi sungai. TNTP menjadi tempat saya untuk mengingat kembali kehidupan kecil saya puluhan tahun silam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE76TC0OOQI/AAAAAAAABO0/klWeSKnDonU/s1600/tj+puting+139.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE76TC0OOQI/AAAAAAAABO0/klWeSKnDonU/s320/tj+puting+139.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498607400146319618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam khas Kalimantan terhampar luas disini. Seakan-akan menjadi cerminan kecil betapa kayanya alam Indonesia khususnya hutan tropis Kalimantan. Hutan yang hingga saat ini menjadi paru-paru dunia. Saya bangga telah menyatu dengan alam TNTP. Meski singkat namun saya bisa merasakan betapa damainya kehidupan di taman nasional andalan Indonesia ini. TNTP masih memberikan hadiah cantik bagi warga dunia, berupa makhluk berharga bernama orang utan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat akan lirik lagu Iwan Fals, yang isinya “ Menjaga hutan memang sulit sekali. Orang, pemerintah saja tak bisa. Apalagi saya yang baru bisa baca tulis dan hitung,”. Sebuah lirik yang menggambarkan betapa sulitnya kehidupan anak rimba yang melarat gara-gara penjarahan hutan oleh bajingan-bajingan tak bertanggung jawab. Bisa dibayangkan, anak rimba yang sudah belajar tulis dan baca saja tak begitu mengerti bagaimana menyelamatkan hutan dari pembalakan liar, apalagi orang utan. Yang tak bisa mengerti tentang apa aksi penyelamatan, perlindungan hingga regenerasi orang utan. Hanya manusia berakal yang bisa melakukannya. Tak hanya Prof. Birute sang ahli primatolog asal Kanada, siapapun bisa menyelamatkan hutan dan orang utan di dalam nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ini benar-benar berkesan bagi saya. Jika ada kesempatan, saya pasti akan kembali ke TNTP. Bertemu Tom, Siswi, Roger dan kawan-kawan disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbangan dari Jakarta menuju Palangka Raya dilayani maskapai Garuda, Batavia &amp; Sriwijaya. Dari Palangka Raya menuju Kumai bisa dengan menggunakan bis umum dan angkutan travel sejenis Kijang. Dari Kumai menuju TNTP hanya dapat dilayani kapal dan speed boat sewaan. Kapal bisa dimanfaatkan sebagai tempat menginap dan memasak. Kapal juga dilengkapi tempat mandi. Sewa kapal antara Rp 500 hingga 700 ribu perhari yg bisa menampung hingga 20 orang, sedangkan speed boat dipatok seharga Rp. 600 ribu yang bisa memuat 5 orang penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih tak terhingga :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Allah SWT atas segala kesempatannya&lt;br /&gt;- Nabi Muhammad SAW atas semua contoh baiknya&lt;br /&gt;- Teman-teman seperjalanan (Mifta, Mami Daisy, Mba Sita, Mba Yanti SN, Bang Ago, Mba Indri, Mba Dwi Yanti, Mba Onny, Adji, Septri, Doli, Niken, Vina, Irwan HI, Ifrah, Tini, She Pin, Ina &amp; Lilia)&lt;br /&gt;- Bapak Ipul, Bapak Hata, Bapak Yahya bimbingannya selama di TNTP&lt;br /&gt;- Bapak Yadi atas buku Lonely Planet nya&lt;br /&gt;- Tentu saja Ibu Prof. Birute dan para ranger atas dedikasi total nya selama ini di TNTP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 27 Juli 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4983753876266422992?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4983753876266422992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4983753876266422992&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4983753876266422992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4983753876266422992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/07/tanjung-puting-negeri-damai-bagi-orang.html' title='Tanjung Puting, Negeri Damai bagi Orang Utan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TE7sUYuWbbI/AAAAAAAABM8/EO-VSC0pros/s72-c/tj+puting+204.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3944282445461321176</id><published>2010-06-23T04:28:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:17:44.312-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Jembatan Antar Pohon di Bukit Bangkirai</title><content type='html'>Banyak yang bilang jika ke Balikpapan tidak lengkap bila tidak berkunjung ke Bukit Bangkirai. Tak sekedar area berisi perbukitan hijau nan rimbun, Bukit Bangkirai memiliki beberapa keunggulan lain. Sebut saja sarana outbond, koleksi pohon-pohon langka, beberapa buah villa, jalur trekking  dan yang paling unik adalah jembatan antar pohon atau canopy bridge warga dunia menyebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan antar pohon yang ada di Bukit Bangkirai merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia dan yang ke delapan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berangkat dari Balikpapan bersama beberapa teman sekaligus.  Dengan menggunakan mobil, kami memulai perjalanan sekitar jam 1 siang. Perjalanan ditempuh sekitar 1,5 jam dengan kecepatan sedang. Bukit Bangkirai terletak di pertengahan antara Balikpapan dan Samarinda, ibukota Kalimantan Timur. Tepatnya di Kecamatan Samboja. Sebenarnya, secara administratif Bukit Bangkirai sudah termasuk di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang beribukota Tenggarong. Namun keberadaannya lebih banyak dikenal milik Kota Minyak Balikpapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan cukup padat. Jalur yang menghubungkan antar kota di Kaltim tersebut terlihat sangat mulus. Kiri kanan jalan tampak beberapa perkampungan kecil dan bukit-bukit hijau. Hilir mudik bis besar dari dan ke Samarinda sering saya dapati. Tak terasa mobil kami telah memasuki Samboja. Di sekitarnya terdapat banyak warung makan dan 1 buah pos polisi. Di sebuah perempatan besar, mobil kami membelok ke arah kiri. Dari sana, perjalanan masih cukup panjang. Sekitar 20 kilometer lagi yang harus kami lalui dengan membelah jalanan sepi yang kiri kanannya perbukitan curam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwTAofGUI/AAAAAAAABMQ/waQUyznT54Q/s1600/kaltim+067.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwTAofGUI/AAAAAAAABMQ/waQUyznT54Q/s320/kaltim+067.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485930030491965762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan kadang menanjak dan menurun. Tapi saya sangat menikmati apa yang saya lihat di sepanjang perjalanan. Dari kejauhan kadang saya menyaksikan bukit gundul karena sisa-sisa perambahan hutan. Saya miris melihatnya.  Tapi itulah faktanya.&lt;br /&gt;Kami lalu menemui jalur tanah tak beraspal. Disana ternyata terdapat sebuah area pertambangan batubara. Saat kami masuk ke jalur terakhir menuju Bukit Bangkirai, kami mendapati sekelompok pekerja tambang batubara. Mereka berjaga-jaga di sekitarnya. Semoga dengan adanya tambang batubara tersebut, tidak merusak alam yang ada di area Bukit Bangkirai. Karena jarak antar keduanya cukup jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki Bukit Bangkirai, saya disambut oleh sebuah pintu gerbang. Yang menandakan bahwa kami benar-benar telah tiba di tujuan. Area rumput hijau dan beberapa bangunan bergaya tradisional saya temui disana. Pos retribusi mengharuskan kami untuk membayar sejumlah pungutan resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwgkWgCmI/AAAAAAAABMY/JxTe5wSFfCA/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwgkWgCmI/AAAAAAAABMY/JxTe5wSFfCA/s320/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485930263418505826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari makin rendah, menunjukan jika sore telah tiba. Untuk itu, saya dan kawan-kawan segera trekking menuju jembatan antar pohon. Waktu tempuh dengan berjalan kaki tersebut sekitar 20 menit. Kiri kanan jalur trek berupa pohon-pohon khas daerah tropis. Beberapa diantaranya di beri keterangan nama pohon pada sebuah kertas berlaminating. Salah satu nya adalah pohon berjenis meranti dan tentu saja bangkirai. Bahkan ada beberapa diantaranya telah mencapai ketinggian 50 meter. Selain aneka jenis tumbuhan khas hutan Kalimantan, Bukit Bangkirai juga mengoleksi beraneka fauna seperti owa-owa, beruk, lutung merah hingga bajing terbang. Namun sayang di jalur trek, saya tidak menemui satu jenis pun binatang tersebut. Saya yakin keberadaannya ada di sudut lain kawasan Bukit Bangkirai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwuK7XB-I/AAAAAAAABMg/IBqGBmiYB6g/s1600/kaltim+086.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwuK7XB-I/AAAAAAAABMg/IBqGBmiYB6g/s320/kaltim+086.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485930497111951330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga menemui sebuah pohon tumbang di jalur trek. Yang mengharuskan saya untuk menaiki pohon tumbang tersebut. Meski suasana jalur yang kami lalui sangat teduh, tapi tetap saja badan saya berkeringat. Karena jalur yang dilalui lumayan menguras tenaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akhirnya tiba di sebuah area yang di sekitarnya banyak terdapat papan nama dan gazebo. Ternyata itulah area dimana saya bisa menyaksikan jembatan kayu bergelantungan di atas sana. Pohon-pohon raksasa dijadikan sebagai penyangga jembatan-jembatan tersebut. Kami segera membayar kepada petugas Bukit Bangkirai, agar kami bisa menaiki wahana yang hanya terdapat beberapa buah saja di dunia itu. Beruntung Indonesia, khususnya Kaltim memilikinya. Bagi turis domestik retribusi yang harus dibayar adalah sebesar Rp 15 ribu, sedangkan untuk turis asing sebesar Rp 20 ribu. Cukup murah bila dibandingkan dengan apa yang akan saya alami diatas sana nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHw7hPMBuI/AAAAAAAABMo/t64yDTzq8K4/s1600/kaltim+103.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHw7hPMBuI/AAAAAAAABMo/t64yDTzq8K4/s320/kaltim+103.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485930726438995682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan kawan-kawan lalu menaiki anak tangga yang jumlahnya sangat banyak, yang melingkar di sekiling pohon raksasa. Anak tangga terbuat dari kayu dengan sistem keamanan yang sudah dirancang oleh ahlinya. Rasa capek kembali saya alami, karena sebelumnya saya telah menempuh jalur trek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa yang saya saksikan di atas jembatan antar pohon, sungguh mengagumkan. Saya bisa memandang cerminan hutan khas Kalimantan di sekitarnya. Hijau dan sangat rimbun. Saya seolah-olah berada di puncak pohon raksasa yang jangkung. Tak menyia-nyiakan waktu, saya lalu merayap pelan menyeberangi jembatan yang hanya digantung dengan beberapa tali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan segera saja bergoyang-goyang saat saya melewatinya. Saya semakin sadar jika saya benar-benar berada di ketinggian, diatas sebuah jembatan gantung. Rasa penasaran lah yang membuat saya bersemangat dan berusaha menghilangkan rasa takut untuk menapaki jembatan yang lebarnya hanya sekitar 1 meter itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan gantung tersebut jumlahnya tidak hanya 1 buah, namun ada beberapa buah bergelantungan di atas batang pohon meranti raksasa. Ada lima buah pohon Bangkirai yang terhubung jembatan. Masing-masing jembatan bergelantungan setinggi 30 meter dari permukaan tanah. Di setiap ujung jembatan, terdapat sebuah tempat istirahat semacam gazebo. Disana saya bisa beristirahat sejenak, untuk selanjutnya menaiki jembatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHxIyiHz1I/AAAAAAAABMw/fUSJ-GEzKwo/s1600/dddddd.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHxIyiHz1I/AAAAAAAABMw/fUSJ-GEzKwo/s320/dddddd.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485930954420113234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah semakin sore. Kami terpaksa menyudahi petualangan antar pohon tersebut. Sisa tenaga yang kami miliki, harus kami manfaatkan untuk kembali menuruni anak tangga dan kembali trekking menuju mobil. Benar-benar sebuah pengalaman yang tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info akomodasi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur yang menghubungkan Balikpapan menuju Samboja bisa dilayani oleh bis besar tujuan Samarinda. Tarif sekitar Rp 20 ribu saja. Dari Samboja, anda bisa naik jasa ojek. Harga tergantung kepandaian anda menawar. Di Bukit Bangkirai juga tersedia penginapan atau cottage, tarif permalam sekitar Rp 450 ribu. Disana juga tersedia toko souvenir seperti gantungan kunci, pin dan kaos bergambar Bukit Bangkirai dengan jembatan gantung/canopy bridge nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 22 Juni 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3944282445461321176?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3944282445461321176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3944282445461321176&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3944282445461321176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3944282445461321176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/06/jembatan-antar-pohon-di-bukit-bangkirai.html' title='Jembatan Antar Pohon di Bukit Bangkirai'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/TCHwTAofGUI/AAAAAAAABMQ/waQUyznT54Q/s72-c/kaltim+067.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-371841298208062483</id><published>2010-05-25T07:53:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:18:06.232-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><title type='text'>Pesona Tenggarong di Malam Hari</title><content type='html'>Selepas melaksanakan ibadah sholat Maghrib di Islamic Center Samarinda yang sangat megah, saya bersama tiga orang teman segera beranjak ke Tenggarong. Sebuah ibukota kabupaten terkaya di negeri ini. Konon PAD yang berhasil dikeruk Kutai Kartanegara mencapai trilyunan rupiah. Sebuah kekayaan yang sangat kontras dengan PAD beberapa kabupaten di Pulau Jawa yang hanya puluhan milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya menaiki sepeda motor ke Tenggarong. Jalan utama yang menghubungkan Samarinda menuju Tenggarong berupa jalan yang meliuk-liuk membelah beberapa perbukitan. Jalan agak gelap dan sedikit menantang. Entah kenapa ratusan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kami lalui tak ada yang menyala. Sedikit ironis mengingat lampu-lampu jalan itu berdiri tegak di kabupaten kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga menemui sebuah lokasi tambang batubaru di sebelah kiri jalan arah Tenggarong. Meski samar-samar, namun saya yakin jika lokasi tersebut merupakan lahan tambang yang masih di eksploitasi. Saya agak sedih mengetahui hal ini, karena lokasi tambang berada tidak jauh dari dua buah kota, yakni Samarinda dan Tenggarong. Bahkan parahnya, tambang emas hitam itu juga pasti mengancam lingkungan sekitar yang merupakan sisa-sisa perambahan hutan masa lalu. Semakin parah saja kondisi alam di sekitar nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S_vkvXHuxAI/AAAAAAAABMA/ROF3V5O5lAc/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S_vkvXHuxAI/AAAAAAAABMA/ROF3V5O5lAc/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475221274310394882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atraksi paling popular di Tenggarong adalah memandangi megah nya Jembatan Kartanegara yang membentang di atas Sungai Mahakam di malam hari. Tak seperti kebanyakan jembatan megah di berbagai kota lain di Indonesia, jembataan kebanggaan warga Tenggarong ini dihiasi begitu banyak lampu. Tak heran jika seluruh bentuk jembatan, sangat terlihat jelas di malam hari. Karena ribuan lampu dengan sorot terang terpasang kokoh di setiap lekuk jembatan. Sehingga bangunan jembatan benar-benar sangat cantik dan semarak di malam hari. Bias lampu nya pun memantul indah di atas permukaan air Sungai Mahakam di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S_vlB6iyDzI/AAAAAAAABMI/xaM2N7EBft8/s1600/dd.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S_vlB6iyDzI/AAAAAAAABMI/xaM2N7EBft8/s320/dd.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475221593056743218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain jembatan sekilas mirip Jembatan Barito di Banjarmasin. Bahkan banyak yang bilang mirip Jembatan Golden Gate di Amrik. Tiang pancang nya sangat kokoh, dengan warna kuning membungkus baja-baja kuat tersebut. Menancap kokoh hingga dasar Sungai Mahakam, salah satu sungai raksasa di Asia Tenggara. Sungai yang menjadi kebanggaan para backpacker asing maupun lokal untuk menjelajah menggunakan kapal sungai hingga ke hulu nya. Karena katanya banyak objek unik yang ada di hulu Sungai Mahakam, seperti perkampungan Dayak Kenyah, Danau Jempang, Danau Semayang, hingga jeram-jeram menantang. Bahkan jika beruntung, sekumpulan ikan pesut bisa ditemui di beberapa titik di sekitar sungai. Ikan yang sangat langka, yang menjadi ciri khas Sungai Mahakam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mengunjungi Museum Mulawarman, makam-makam raja Kutai, kedaton hingga sebuah masjid tua. Lokasi nya berdekatan. Selain tempat-tempat bersejarah tersebut, saya juga mengunjungi tepian Sungai Mahakam di sekitar Jembatan Kartanegara untuk sekedar makan malam. Menu yang saya pilih adalah lalapan nila goreng. Sambil menyantap lalapan, saya juga bisa menyaksikan kemegahan jembataan kebanggaan warga Kutai tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute :&lt;br /&gt;Kota utama untuk memasuki Kaltim adalah Balikpapan. Bandara Internasional Sepinggan banyak melayani rute pesawat dari berbagai kota termasuk Jakarta. Dari Balikpapan anda bisa menggunakan bis umum menuju Samarinda sekitar 2,5 jam dengan tarif Rp 20 ribu saja. Dari Samarinda menuju Tenggarong hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Sewa ojek ataupun menumpang angkutan umum adalah pilihan yang tepat. Banyak pilihan objek wisata lain di Tenggarong, diantaranya adalah Pulau Kumala, planetarium, dan lain sebagainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-371841298208062483?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/371841298208062483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=371841298208062483&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/371841298208062483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/371841298208062483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/05/pesona-tenggarong-di-malam-hari.html' title='Pesona Tenggarong di Malam Hari'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S_vkvXHuxAI/AAAAAAAABMA/ROF3V5O5lAc/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4629482601506119197</id><published>2010-04-16T06:38:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:18:28.338-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaltim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><title type='text'>Pesona Pulau Beras Basah, Bontang Kaltim</title><content type='html'>Impian berpetualang di Bumi Etam, Kalimantan Timur akhirnya terwujud juga. Sejak lama saya berkhayal bisa berkeliling ke kota-kota di Kaltim, termasuk ke beberapa objek wisata alam, budaya hingga kuliner nya. Pulau Beras Basah di Kota Bontang menjadi salah satu objek wisata yang berhasil saya kunjungi selama di Kaltim awal april lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Beras Basah terletak sekitar 40 menit perjalanan laut. Dengan menyewa kapal nelayan, saya mantabkan niat untuk menikmati pesona bahari yang ditawarkan pulau yang memiliki pantai pasir putih itu. Kapal bertolak dari sebuah dermaga kayu di kawasan Bontang Kuala, Bontang. Sekitar pukul 10 pagi saya awali perjalanan dengan beberapa orang teman sekaligus. Ada Gunadi, Mas Rully, Amsi, Deny, serta beberapa fotograper Bontang yang baru saya kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kapal agak sesak oleh penumpang, tapi kami tetap bernyali untuk menyeberangi lautan. Langit sangat cerah. Awan putih berarak di sekitarnya. Menambah semangat saya untuk segera tiba di Pulau Beras Basah. Terakhir ke pantai sekitar bulan maret lalu, tepat nya di Pulau Samalona Makassar, Sulsel. Sedikit rasa rindu untuk mencicipi kembali pesona pantai, membawa saya ke Pulau Beras Basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hqI_IQa9I/AAAAAAAABLY/NTXXGgDQ6Xo/s1600/kaltim+229.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hqI_IQa9I/AAAAAAAABLY/NTXXGgDQ6Xo/s320/kaltim+229.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460731250804288466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perjalanan, saya menemui air laut yang sangat jernih. Cukup dari atas kapal, saya bisa melihat hijau nya tumbuhan laut di dasar nya. Bahkan sesekali ikan kecil terlihat samar-samar di bawah sana. Sementara, pulau-pulau tak berpenghuni juga ramai terlihat. Pulau-pulau kecil itu hanya dipenuhi pohon bakau yang rimbun. Tak hanya itu, saya juga menemui perkampungan di atas air laut. Sekumpulan rumah itu sama sekali tak terhubung dengan daratan. Satu-satunya cara agar warga nya terhubung dengan daratan adalah dengan menggunakan kapal. Benar-benar kampung yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sebuah mercusuar menjulang tinggi menyambut kedatangan saya. Pantai berpasir putih  pun terlihat jelas. Tak sabar rasanya untuk segera menginjakan kaki di atas nya.  Kapal terus merapat ke sebuah dermaga kayu di sekitar pulau. Disana sudah ada beberapa kapal tambat. Tampaknya pulau kecil ini sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hogQUhf3I/AAAAAAAABLA/Tz1ISAUVVWE/s1600/kaltim+243.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hogQUhf3I/AAAAAAAABLA/Tz1ISAUVVWE/s320/kaltim+243.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460729451532877682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan rombongan segera menaiki dermaga. Dengan membawa perbekalan berupa tas, makanan dan sebagainya, kami segera menuju sebuah pondokan sederhana di tengah-tengah pulau. Bangunan dari kayu tersebut, cukup luas untuk sekedar menaruh barang bawaan dan sebagai tempat untuk istirahat. Pohon-pohon rimbun di sekitarnya terlihat kokoh meski lokasi nya berada di atas pulau berpasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hpAptrffI/AAAAAAAABLI/lFH3yxG78es/s1600/kaltim+169.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hpAptrffI/AAAAAAAABLI/lFH3yxG78es/s320/kaltim+169.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460730008105090546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera melaju ke tepian pulau. Mencari objek yang cocok untuk menyalurkan hobi fotograpi. Tak hanya itu, saya juga menyukai suasana pantai dan laut lepas. Maka tak salah jika Pulau Beras Basah menjadi magnet utama saya ke kota Bontang. Saya juga sempat mendekati ke satu-satu nya bangunan menjulang di pulau ini. Mercusuar kokoh yang tegak berdiri di atas pulau. Sekilas mirip Pulau Lengkuas Belitung. Tapi bedanya, pulau ini tak memiliki batu-batu besar seperti yang ada di Pulau Lengkuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hrTzAmqiI/AAAAAAAABLo/SikpgECTWkY/s1600/kaltim+222.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hrTzAmqiI/AAAAAAAABLo/SikpgECTWkY/s320/kaltim+222.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460732536041155106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak menyia-nyiakan kesempatan, saya segera menceburkan kaki di tepian laut nya yang sangat jernih. Meski tidak mandi di air nya, namun saya tetap menikmati sejuknya air laut di sekitar pulau. Tumbuhan laut sesekali tak sengaja saya injak. Bintang laut berukuran seperti telapak tangan juga berhasil saya temui. Warnanya sangat indah, campuran antara coklat dan merah muda. Mengingatkan saya pada salah satu tokok kartun di serial Sponge Bob. Di sudut lain saya menemui beberapa anak kecil. Mereka sepertinya sangat menikmati pesona pulau ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hpdawtqrI/AAAAAAAABLQ/eqjdAoRU8dM/s1600/kaltim+174.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hpdawtqrI/AAAAAAAABLQ/eqjdAoRU8dM/s320/kaltim+174.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460730502307490482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin siang semakin berkurang jumlah wisatawan. Sehingga menambah damai pulau ini. Matahari semakin condong ke barat. Rasanya sudah saat nya untuk meninggalkan pulau kecil berpasir putih dan berair jernih ini. Karena katanya, semakin sore ombak di lautan yang akan kami lewati semakin ganas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hsGDaRxQI/AAAAAAAABLw/hwN7JE2h04g/s1600/kaltim+252.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hsGDaRxQI/AAAAAAAABLw/hwN7JE2h04g/s320/kaltim+252.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460733399437264130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berat hati saya langkahkan kaki menuju kapal. Sebelum benar-benar berangkat saya menemui dua buah kapal layar kecil di sekitar pulau. Kapalnya cantik dan mewah. Sementara di sudut lain ada sebuah kapal kecil milik nelayan. Perbedaan yang mencolok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hqy9tU-YI/AAAAAAAABLg/q22XVAHLjrE/s1600/kaltim+282.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hqy9tU-YI/AAAAAAAABLg/q22XVAHLjrE/s320/kaltim+282.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460731971977410946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute :&lt;br /&gt;Pesawat dari berbagai kota dengan tujuan Balikpapan sangat ramai. Dari Balikpapan menuju Bontang bisa memilih jalur bis dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. Tarif bis AC, hanya Rp 85 ribu. Salah satu nya adalah PO Samarinda Lestari. Jika dari Samarinda, perjalanan hanya sekitar 2 jam saja. Dengan biaya bis hanya sebesar Rp 20 ribu. Tiba di Bontang, anda bisa menyewa kapal di sekitar Bontang Kuala dan Tanjung Laut. Tarif sewa kapal bervariasi, antara Rp 300 hingga 400 ribu. Bisa menampung 10 penumpang sekaligus. Di Pulau Beras Basah tak ditemui penginapan dan warung makan, maka sebaiknya anda tidak menginap dan membawa perbekalan berupa makanan. Solusi nya anda bisa menginap di kota Bontang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 17 April 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4629482601506119197?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4629482601506119197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4629482601506119197&amp;isPopup=true' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4629482601506119197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4629482601506119197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/04/pesona-pulau-beras-basah-bontang-kaltim.html' title='Pesona Pulau Beras Basah, Bontang Kaltim'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S8hqI_IQa9I/AAAAAAAABLY/NTXXGgDQ6Xo/s72-c/kaltim+229.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1078483818508130994</id><published>2010-03-01T03:47:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:18:58.456-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Pesta Durian di Kampung Dayak Meratus</title><content type='html'>Salah satu kenikmatan dunia yang tidak saya suka adalah buah durian.Banyak orang yang sangat menggilai buah yang berduri kasar ini.Bagi saya, durian hanyalah buah yang berbau menyengat dan bikin kepala pusing jika kebanyakan menyantap isi nya.Selain itu, durian tergolong buah yang mahal secara ekonomi.Tak seperti buah rambutan yang lebih bersahabat di kantong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi entah kenapa, di tanggal 17 Januari 2010 lalu saya seakan-akan melupakan kebiasaan saya selama ini yang sangat memusuhi buah durian.Seumur hidup baru kali itu saya menyantap durian di kebunnya langsung dengan porsi yang banyak.Tepatnya di salah satu kebun durian milik teman di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel.Sebuah kecamatan yang didominasi oleh penduduk suku Dayak Meratus.Zainal nama pemilik kebun durian itu.Ajakannya untuk berburu durian di Loksado, memaksa saya kembali berkunjung ke Loksado.Padahal 2 minggu sebelumnya saya juga liburan ke kawasan wisata alam yang berada di sekitar Pegunungan Meratus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat jam 4 sore, kami memulai perjalanan dengan sepeda motor dari Banjarmasin.Karena masih di bulan Januari yang sering turun hujan, maka selama perjalanan sangat terganggu oleh guyuran air dari langit.Memaksa kami bolak-balik berteduh menghindari air hujan.Alhasil perjalanan terasa sangat panjang.Dan puncaknya, kami mengalami perjalanan yang sangat menantang di sekitar Pegunungan Meratus.Jalan aspal yang menanjak dan menurun, gelap gulita, tak ada penduduk yang dibarengi hujan lebat harus kami lalui.Benar-benar sebuah perjalanan yang sulit dilupakan, demi beberapa buah durian..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 12 malam kami tiba di Loksado.Rumah Zainal menyambut kedatangan kami dengan aroma durian yang sangat menyengat.Lampu temaram rumah, masih bisa menunjukkan tumpukan durian di salah satu sudut rumah.Tak berlama-lama, Zainal si empu nya rumah sekaligus pemilik durian langsung mengajak kami mencicipi buah berwarna hijau kekuningan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqT11EIxI/AAAAAAAABKE/CZnBRjPl534/s1600-h/loksado+panen+durian+005.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqT11EIxI/AAAAAAAABKE/CZnBRjPl534/s320/loksado+panen+durian+005.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443631832451261202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu juga, si Zainal dan salah seorang kawan nya menuju kebun durian yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumah.Saya dan beberapa kawan tidak berniat ikut.Karena badan rasanya lelah sekali.Tak mungkin melakukan trekking ke kebun durian di tengah malam dingin yang gelap.Bantal dan karpet sederhana rasanya sangat cocok untuk menemani sisa malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqoJXSyiI/AAAAAAAABKM/4NZ_f5g-OmM/s1600-h/loksado+panen+durian+030.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqoJXSyiI/AAAAAAAABKM/4NZ_f5g-OmM/s320/loksado+panen+durian+030.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443632181292485154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 5 shubuh kami terbangun.Ternyata hasil perburuan Zainal di kebun durian membawa hasil.Tumpukan durian makin bertambah di dalam rumah, aroma nya semakin menyengat.Namun anehnya, saya dan kawan lainnya tetap saja tergoda menyantap durian.Tak peduli malam masih gelap gulita, kami tetap semangat mengadakan pesta durian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqycjEM5I/AAAAAAAABKU/60gnG_Q2XpY/s1600-h/loksado+panen+durian+042.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqycjEM5I/AAAAAAAABKU/60gnG_Q2XpY/s320/loksado+panen+durian+042.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443632358240826258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum puas menyantap durian di rumah, Zainal kembali ingin berburu durian di kebun miliknya.Kali ini saya dan teman-teman lainnya memutuskan untuk ikut ke kebun.Berbekal penerangan seadanya, kami nekad menerobos jalur trekking yang gelap dan menanjak.Tanah licin dan becek, terasa akrab di kaki.Bahkan, kami juga menemui anak sungai yang harus kami lalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urFW5MteI/AAAAAAAABKc/ybT-eHI2rfI/s1600-h/loksado+panen+durian+045.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urFW5MteI/AAAAAAAABKc/ybT-eHI2rfI/s320/loksado+panen+durian+045.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443632683140560354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Taufik yang berasal dari Jakarta, yang terbiasa hidup di kota besar, berkali-kali terpeleset selama trekking.Mungkin, ini pengalaman pertama nya menyusuri hutan dengan kondisi jalan yang ekstrem.Bagi Zainal dan kawan-kawannya sesama pecinta alam, mungkin tak asing lagi dengan kondisi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian kami tiba di kebun durian.Bunyi debam durian yang jatuh ke tanah seakan-akan membalas perjuangan berat kami menyusuri jalur trek sebelumnya.Tiap beberapa menit, ada saja buah durian yang jatuh dari pohonnya.Dengan tangkas, kami memunguti durian jatuh tersebut.Lalu mengumpulkannya di atas lantai sederhana di dalam pondok kecil milik Zainal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urqbJKgNI/AAAAAAAABK0/MlCH2URMLyk/s1600-h/loksado+panen+durian+269.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urqbJKgNI/AAAAAAAABK0/MlCH2URMLyk/s320/loksado+panen+durian+269.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443633319936426194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa anak suku Dayak Meratus kami jumpai disana.Ternyata mereka juga sedang berburu durian.Merupakan pendapatan tambahan bagi mereka jika sedang memasuki musim durian.Biasanya buah durian  dijual kepada wisatawan yang berkunjung ke Loksado.Meski harganya agak miring, tapi tetap saja hasil dagangannya dapat memberi penghasilan tambahan bagi keluarga suku Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urPRh8bOI/AAAAAAAABKk/eAEq3mn77d4/s1600-h/loksado+panen+durian+108.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urPRh8bOI/AAAAAAAABKk/eAEq3mn77d4/s320/loksado+panen+durian+108.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443632853499538658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga jam 7 pagi, kami masih berkutat di kebun durian.Sesekali kami menyantap buah durian hasil buruan.Meski belum sarapan, kami tetap nekad menyantap durian di pagi buta yang hawa nya sangat dingin.Kami pun memutuskan untuk pulang ke rumah.Dengan bawaan yang sangat banyak, apalagi kalo bukan memboyong puluhan biji durian.Tas punggung, sarung serta butah (tas tradisional khas Dayak Meratus) menjadi alat yang cocok untuk mengangkut hasil panen durian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urernNLfI/AAAAAAAABKs/EW-Jq4u82mo/s1600-h/loksado+panen+durian+203.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4urernNLfI/AAAAAAAABKs/EW-Jq4u82mo/s320/loksado+panen+durian+203.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5443633118198967794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kami akhiri dengan berkunjung ke air terjun Haratai yang air nya sangat deras dan jernih.Perjalanan balik ke Banjarmasin terasa berbeda, karena kami membawa begitu banyak buah durian.Menjadikan kami seperti juragan durian yang akan berjualan di kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 1 Maret 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1078483818508130994?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1078483818508130994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1078483818508130994&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1078483818508130994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1078483818508130994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/03/pesta-durian-di-kampung-dayak-meratus.html' title='Pesta Durian di Kampung Dayak Meratus'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S4uqT11EIxI/AAAAAAAABKE/CZnBRjPl534/s72-c/loksado+panen+durian+005.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5976824488737645017</id><published>2010-01-26T04:31:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:19:54.440-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='museum'/><title type='text'>Kunjungan ke Museum Bersama Blogger Kalsel</title><content type='html'>Ulang tahun sebuah komunitas tak melulu dirayakan di sebuah restoran mewah atau tempat rekreasi semacam waterboom.Museum pun ternyata bisa menjadi lokasi yang menarik untuk merayakan hari jadi tersebut.Pada hari minggu tanggal 24 Januari 2010, komunitas blogger terbesar di Kalsel mengadakan kunjungan bersama ke museum provinsi di Banjarbaru.Sekitar jam 10 pagi, acara di awali dengan pemaparan singkat tentang museum yang bernama Museum Lambung Mangkurat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17jrtjqtoI/AAAAAAAABJ0/SOKvm1vO3qA/s1600-h/museum+384.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17jrtjqtoI/AAAAAAAABJ0/SOKvm1vO3qA/s320/museum+384.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431028540758472322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipandu Aris, acara pembukaan berlangsung lancar.Banyak ilmu yang didapat, karena pengelola museum Bapak Drs. Ikhlas Rudi Prayogo M .Hum  begitu lancar dalam memberikan penjelasan tentang sejarah dan perkembangan museum terlengkap di Kalsel itu.Bahkan segala kendala yang dihadapi museum juga dibeberkan kepada puluhan blogger, termasuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17hglLDZlI/AAAAAAAABJM/_IIl-T-AG5A/s1600-h/museum+316.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17hglLDZlI/AAAAAAAABJM/_IIl-T-AG5A/s320/museum+316.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431026150505932370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bahkan diberi kesempatan berbicara di depan seluruh peserta yang ada di aula milik museum.Secara singkat saya memberi masukan kepada pengelola museum, diantaranya tentang kegiatan yang melibatkan anak-anak sekolah untuk mau berkunjung ke museum.Harapan saya agar museum tak hanya menjadi bangunan megah yang berisi bukti-bukti sejarah dan budaya Kalsel, tapi menjadi lokasi pembelajaran bagi warga Kalsel maupun wisatawan yang berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17hGpVfI1I/AAAAAAAABJE/wWJDhdjALXU/s1600-h/museum+313.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17hGpVfI1I/AAAAAAAABJE/wWJDhdjALXU/s320/museum+313.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431025704946836306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan selanjutnya adalah mengunjungi setiap koleksi yang dimiliki museum.Seperti pintu masuk berupa ukiran khas Banjar yang disekitarnya terdapat kaligrafi Arab.Menurut Bapak Ikhlas, maksud dari ukiran kaligrafi Arab tersebut adalah agar orang yang memasuki sebuah ruangan di dalamnya mendapat pertolongan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17iGAnCXKI/AAAAAAAABJU/Jim6oUVk0SE/s1600-h/museum+328.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17iGAnCXKI/AAAAAAAABJU/Jim6oUVk0SE/s320/museum+328.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431026793526221986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berhenti sampai disitu, kami juga di berikan pengetahuan tentang karakter wajah asli penduduk Kalsel.Diantaranya Banjar Pehuluan, Banjar Kuala, Dayak Meratus dan lain sebagainya.Dari sana saya menjadi tahu jika Kalsel yang dijuluki Bumi Lambung Mangkurat ini memiliki banyak keunikan, termasuk karakter fisik warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17iSIci_MI/AAAAAAAABJc/BbWYnJOBuTQ/s1600-h/museum+334.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17iSIci_MI/AAAAAAAABJc/BbWYnJOBuTQ/s320/museum+334.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431027001788136642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi berikutnya adalah sebuah miniatur rumah adat Banjar, yakni jenis  bubungan tinggi.Dari sana saya dan puluhan blogger lain mengetahui bahwa rumah Banjar jaman dulu mempunyai ruangan khusus untuk “memingit” calon pengantin wanita sebelum pelaksanaan resepsi pernikahan.Ternyata rumah Banjar tak hanya bergaya bubungan tinggi, tapi ada juga rumah Banjar gajah baliku, gajah manyusu, anjung surung, balai laki, balai bini, tadah alas, palimbangan dan palimasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini rumah Banjar banyak ditemui di seantero Kalsel, termasuk diantaranya di desa Telok Selong Kabupaten Banjar.Oleh pemerintah setempat, rumah Banjar bubungan tinggi yang berusia sekitar 2 abad tersebut telah dijadikan sebagai cagar budaya Kalsel.Selain rumah peninggalan sejarah masa lalu, banyak bangunan milik pemerintah yang bergaya rumah Banjar diantaranya rumah jabatan gubernur dan gedung DPRD Kalsel di Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17ixZKjqJI/AAAAAAAABJk/TofbO84yuhc/s1600-h/museum+335.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17ixZKjqJI/AAAAAAAABJk/TofbO84yuhc/s320/museum+335.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431027538852030610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di dalam museum, saya kembali menemui koleksi museum yang di dalamnya terdapat berbagai peninggalan ulama tersohor Kalsel, Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari.Ulama yang dijuluki sebagai Datu Kelampayan tersebut telah berhasil mengarang kitab terkenal bernama Sabilal Muhtadin.Secara tersirat, arti dari judul kitab itu artinya adalah jalan menuju kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kunjungan singkat itu, saya dan puluhan blogger lain yang tergabung dalam Kayuh Baimbai berharap agar museum kebanggaan urang Banua tetap menjadi destinasi rekreasi untuk mengenal bukti sejarah dan budaya Kalsel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17jcBYxiFI/AAAAAAAABJs/67iYhczkLQ8/s1600-h/museum+399.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17jcBYxiFI/AAAAAAAABJs/67iYhczkLQ8/s320/museum+399.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431028271203584082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan yang sama juga di paparkan oleh Abah Arsyad.Bahkan beliau berharap agar sebagai blogger mampu mempromosikan budaya dan sejarah Kalsel termasuk dengan menyebarkan informasi tentang Museum Lambung Mangkurat.Karena menurutnya, produk internet termasuk blog sangat efektif dalam menyebarkan secara luas tentang potensi yang ada di Kalsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17kKoQ2bgI/AAAAAAAABJ8/tbr2LstpGzc/s1600-h/b1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17kKoQ2bgI/AAAAAAAABJ8/tbr2LstpGzc/s320/b1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5431029071913315842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman sesama blogger, mari promosikan potensi wisata dan budaya Kalsel, termasuk keberadaan Museum Lambung Mangkurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 26 Januari 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5976824488737645017?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5976824488737645017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5976824488737645017&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5976824488737645017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5976824488737645017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/01/kunjungan-ke-museum-bersama-blogger.html' title='Kunjungan ke Museum Bersama Blogger Kalsel'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S17jrtjqtoI/AAAAAAAABJ0/SOKvm1vO3qA/s72-c/museum+384.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-933561300844940617</id><published>2010-01-04T17:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:20:17.403-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Indahnya Pesona Sungai Amandit di atas Ban Mobil</title><content type='html'>Libur awal tahun tepatnya di tanggal 1 Januari, saya manfaatkan menikmati kembali pesona Pegunungan Meratus di Loksado, sebuah kecamatan yang beberapa tahun ini makin popular di kalangan wisatawan domestik maupun asing.Selain air terjun Haratai &amp; sumber air panas Tanuhi, banyak objek wisata menarik yang ada di kawasan Loksado.Seperti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; sepanjang Sungai Amandit dengan menggunakan rakit bambu, kampung Dayak Meratus, balai adat, kampung Buah (kebun adat milik warga Loksado), air terjun Riam Hanai, air terjun Kilat Api, air terjun Pemandian Anggang, acara adat Aruh Ganal dan masih banyak lagi objek lain yang bisa ditemukan di Loksado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pada kunjungan sebelumnya saya bersama puluhan teman dari berbagai kota menikmati seru nya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt;, maka kunjungan kali ini saya manfaatkan dengan menjajal petualangan di atas sebuah ban dalam mobil.Hanya perlu Rp. 3 ribu saja, ban berdiameter sekitar 1,5 meter itu bisa saya pakai sepuasnya.Diatas ban mobil itulah saya bersama beberapa teman mengarungi derasnya Sungai Amandit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KRuJT-TLI/AAAAAAAABH0/qyJTrMCHW1A/s1600-h/tamban+%26+loksado+265.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KRuJT-TLI/AAAAAAAABH0/qyJTrMCHW1A/s320/tamban+%26+loksado+265.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423057123267202226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute yang kami pilih tidak terlalu jauh, mengingat kami tidak menggunakan jasa pemandu selama susur sungai.Maka hanya rute yang kami kenal lah yang dipilih untuk menjajal pesona Sungai Amandit yang air nya sangat jernih itu.Rute pertama yang kami pilih adalah dermaga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; di sekitar Wisma Loksado menuju jembatan gantung yang ada di sekitar SMP negeri Loksado.Waktu tempuh sekitar 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KR25zm_YI/AAAAAAAABH8/D-iUlghpRRA/s1600-h/tamban+%26+loksado+266.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KR25zm_YI/AAAAAAAABH8/D-iUlghpRRA/s320/tamban+%26+loksado+266.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423057273723747714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah sampai di titik finish, maka ban mobil segera kami giring ke tepian sungai.Karena arusnya yang sangat deras, maka dengan susah payah kami merapatkan ban mobil tersebut.Dari sana kami kembali ke rute awal di dermaga bamboo rafting, dengan berjalan kaki sambil menggiring ban mobil diatas jalan beraspal.Untuk menghemat waktu, kadang kami berlari-lari kecil sambil memutar ban mobil agar bisa cepat menggelindingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KSGUAYyoI/AAAAAAAABIE/hZwRBMK8gdg/s1600-h/tamban+%26+loksado+269.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KSGUAYyoI/AAAAAAAABIE/hZwRBMK8gdg/s320/tamban+%26+loksado+269.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423057538454702722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, saya bersama teman lainnya tiba kembali di sekitar dermaga.Tapi kali ini, teman saya mengajak rute yang agak jauh sekitar 100 meter dari dermaga.Maka dengan penuh semangat kami lajukan kaki sambil menggiring ban mobil ke arah perkampungan Suku Dayak Meratus yang dihubungkan oleh sebuah jembatan gantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KSYonV2dI/AAAAAAAABIM/B71azXGyfvQ/s1600-h/tamban+%26+loksado+314.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KSYonV2dI/AAAAAAAABIM/B71azXGyfvQ/s320/tamban+%26+loksado+314.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423057853224442322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di titik yang strategis, kami menemui beberapa anak-anak Loksado yang sedang asyik mandi di Sungai Amandit.Tampaknya mereka sangat menikmati kehidupan sederhana yang mereka miliki.Hidup berdampingan dengan alam yang indah dan asri.Benar-benar kehidupan yang banyak dimimpikan oleh warga perkotaan seperti warga Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KTbe8psUI/AAAAAAAABIU/RrELDDaeNt0/s1600-h/tamban+%26+loksado+323.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KTbe8psUI/AAAAAAAABIU/RrELDDaeNt0/s320/tamban+%26+loksado+323.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423059001680703810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata anak-anak Dayak Meratus yang kami temui juga bermain diatas ban mobil sambil menceburkan di atas Sungai Amandit.Maka tak ragu, kami ajak mereka untuk mengadakan balap singkat diatas ban mobil.Keceriaan mewarnai perjalanan sepanjang sungai, meski kami belum saling mengenal satu sama lain.Ternyata, kami dikalahkan oleh anak-anak kecil tersebut, dan kami pun terpaksa mengakui kekalahan telak itu.Ban mobil kami kalah cepat dengan ban yang mereka naiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KTlFdfeKI/AAAAAAAABIc/zA45ZDc1yTE/s1600-h/tamban+%26+loksado+324.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KTlFdfeKI/AAAAAAAABIc/zA45ZDc1yTE/s320/tamban+%26+loksado+324.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423059166637815970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menikmati pesona Sungai Amandit, anda cukup mengunjungi Loksado yang hanya berjarak 4-5 jam perjalanan darat dari Banjarmasin.Jika tak membawa kendaraan pribadi, maka bisa dipilih angkutan umum yang melayani rute Banjarmasin ke Kandangan.Angkutan umum bisa ditemui di Terminal Pal 6 Banjarmasin.Biaya sekitar Rp 30 ribu saja.Setibanya di terminal Kandangan, anda bisa memilih angkutan umum menuju Loksado dengan tarif sekitar Rp 12 ribu.Tapi kata banyak orang, angkutan ke Loksado agak terbatas.Diatas jam 12 siang, sudah tidak ada lagi angkutan umum yang melayani rute Kandangan ke Loksado. Maka anda bisa memilih jasa ojek sepeda motor jika kehabisan angkutan mobil.Jasa ojek dikenakan Rp 50 ribu sekali jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KjKUDYLvI/AAAAAAAABI0/A5t4EG7Vn9s/s1600-h/tamban+%26+loksado+326.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KjKUDYLvI/AAAAAAAABI0/A5t4EG7Vn9s/s320/tamban+%26+loksado+326.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423076298884394738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Loksado anda bisa menginap di Wisma Loksado dengan tarif Rp 180 ribu untuk 2 orang, Cottage Tanuhi dengan tarif Rp 250 ribu untuk 4-6 orang, atau di Wisma Amandit di Muara Hatip dengan tarif sekitar Rp 200 ribu untuk 2-4 orang.Masing-masing penginapan memiliki pemandangan yang berbeda-beda.Di Wisma Loksado anda akan disuguhi pemandangan Sungai Amandit yang bergemuruh sepanjang waktu, di Cottage Tanuhi terdapat pemandangan kolam renang dan sumber air panas serta perbukitan hijau sedangkan di Wisma Amandit, kamar tidur anda langsung menghadap Gunung Kentawan yang menjulang tinggi serta perbukitan kecil di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KT_7tONFI/AAAAAAAABIs/PEdIwN51aEQ/s1600-h/tamban+%26+loksado+325.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KT_7tONFI/AAAAAAAABIs/PEdIwN51aEQ/s320/tamban+%26+loksado+325.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423059627875906642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar Loksado ada beberapa warung makan sederhana, yang umumnya menyediakan masakan khas Banjar.Rata-rata 1 porsi makanan dikenakan sekitar Rp 10 ribu.Di sekitar Wisma Loksado lah yang paling banyak terdapat warung makan.Selain itu, Wisma Loksado sangat dekat dengan dermaga bamboo rafting, terminal penumpang, pasar Loksado, kios, serta ada lahan parker yang luas dan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang mau menyewa ban mobil, maka carilah tempat penyewaannya di sekitar Wisma Loksado.Mengingat letaknya yang sangat strategis, maka tak salah jika saya merekomendasikan anda untuk memilih hotel ini sebagai lokasi menginap selama di Loksado. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 5 Januari 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-933561300844940617?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/933561300844940617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=933561300844940617&amp;isPopup=true' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/933561300844940617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/933561300844940617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2010/01/indahnya-pesona-sungai-amandit-di-atas.html' title='Indahnya Pesona Sungai Amandit di atas Ban Mobil'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/S0KRuJT-TLI/AAAAAAAABH0/qyJTrMCHW1A/s72-c/tamban+%26+loksado+265.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4127548106360029922</id><published>2009-12-14T02:05:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:20:35.451-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Bamboo Rafting di Loksado</title><content type='html'>Bersama 22 orang teman dari berbagai kota (Jakarta,Bali, Balikpapan, Makassar, Jogjakarta, Banjarmasin), saya mengadakan petualangan di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.Teman-teman tersebut merupakan anggota milis Indobackpacker, sebuah komunitas online yang anggotanya menyukai dunia petualangan.Beda dengan gaya wisata nya turis atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;traveler&lt;/span&gt;, para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;backpacker&lt;/span&gt; adalah gaya wisata murah meriah.Mengutamakan kualitas petualangan dengan biaya semurah-murahnya.Belakangan semakin banyak orang-orang yang tertarik berwisata ala &lt;span style="font-style:italic;"&gt;backpacker&lt;/span&gt; tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami mengawali perjalanan pada tanggal 27 November sekitar jam 6 pagi.Setelah resmi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;check out&lt;/span&gt; dari hotel di kawasan Lambung Mangkurat Banjarmasin, saya dan teman-teman segera meluncur ke Martapura dengan menggunakan dua buah mini bus.Di kota intan tersebut, sebagian dari kami yang beragama Islam akan melaksanakan sholat ied Idul Adha di Masjid Agung Al Karomah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelar menyelesaikan sholat ied, mini bus yang membawa kami segera merayap di atas jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalsel menuju Kaltim.Tiga jam kemudian kami tiba di kota kecil Kandangan untuk mencicipi kuliner khas nya, Ketupat Kandangan.Banyak penjual ketupat yang tutup, berhubung masih dalam suasana hari raya kurban.Beruntung tak jauh dari bundaran pertama memasuki kota Kandangan, kami menemui sebuah warung ketupat sederhana yang sudah buka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menikmati  kuliner berkuah santan itu, mobil yang kami tumpangi kembali melaju di atas jalan beraspal.Jalanan sedikit agak meliuk-liuk, karena memasuki kawasan Loksado musti melewati Pegunungan Meratus.Hijau pemandangan dan kesederhanaan beberapa kampung di kiri kanan jalan, membuat perjalanan tak terasa membosankan.&lt;br /&gt;Tiba di Loksado, kami langsung disambut suara gemuruh Sungai Amandit.Ya, di sungai yang memiliki air jernih itulah kami akan ber &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt;.Sebuah wahana wisata yang sangat khas yang ada di Loksado bahkan di Indonesia.Biasanya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rafting&lt;/span&gt; menggunakan perahu karet, tapi di Loksado cukup dengan menggunakan rakit bambu yang di rancang oleh suku Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYXpa0d2JI/AAAAAAAABG8/3mjQOvYwVH4/s1600-h/dddd.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYXpa0d2JI/AAAAAAAABG8/3mjQOvYwVH4/s320/dddd.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415041602301057170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan buah rakit bambu telah siap di sekitar dermaga, masing-masing dari kami segera menuju tepian Sungai Amandit.Setiap rakit akan diisi tiga penumpang dan satu orang joki rakit bambu.Dengan cekatan, joki rakit menggiring kami mengarungi aliran Sungai Amandit yang cukup deras.Bebatuan besar maupun kecil setiap saat menghadang rakit kami.Tapi berkat kelihaian joki rakit, pengarungan sungai tetap aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYXy2DGCRI/AAAAAAAABHE/oXDIPh3kkLs/s1600-h/dd.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYXy2DGCRI/AAAAAAAABHE/oXDIPh3kkLs/s320/dd.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415041764228991250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2,5 jam mengarungi sungai, pemandangan yang kami temui sangat luar biasa.Mulai dari perbukitan hijau, rumah-rumah panggung suku Dayak Meratus, jembatan gantung, ladang hingga aktivitas suku Dayak Meratus seperti mandi, bercocok tanam dan mencari ikan di sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYY8IJNKNI/AAAAAAAABHs/xVc2b8IFL54/s1600-h/trip+loksado+094.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYY8IJNKNI/AAAAAAAABHs/xVc2b8IFL54/s320/trip+loksado+094.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415043023216912594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gemuruh Sungai Amandit terus terdengar, menambah alami suasana.Sesuatu yang langka kita temui di kota besar.Sesekali cipratan air nya menghantam badan saya.Pakaian pun sebagian telah basah terkena air sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYX-Ub35rI/AAAAAAAABHM/FqSCeU8csAw/s1600-h/d1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYX-Ub35rI/AAAAAAAABHM/FqSCeU8csAw/s320/d1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415041961364547250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penggemar fotograpi, Loksado khususnya sepanjang Sungai Amandit adalah lokasi yang cocok untuk sekedar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hunting&lt;/span&gt; foto.Mulai dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;landscape&lt;/span&gt; hingga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;human interest&lt;/span&gt;.Salah satu teman saya, Tommy dari Jakarta sengaja membawa peralatan kamera ke Loksado untuk mencari objek foto.Begitu pun teman-teman lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYQ_5JkZI/AAAAAAAABHU/eG_-AeBcMVM/s1600-h/ddddddd.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYQ_5JkZI/AAAAAAAABHU/eG_-AeBcMVM/s320/ddddddd.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415042282267709842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahana &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; di kenakan biaya sebesar Rp 200 ribu untuk sekali jalan.Rute nya adalah dermaga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; di sekitar Wisma Loksado hingga desa Tanuhi.Satu buah rakit bambu bisa digunakan untuk tiga penumpang sekaligus.Jika debit air sungai normal, maka bisa menampung empat penumpang sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYctFoqII/AAAAAAAABHc/N_Nl_szuKQ0/s1600-h/trip+loksado+083.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYctFoqII/AAAAAAAABHc/N_Nl_szuKQ0/s320/trip+loksado+083.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415042483378235522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ideal merasakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; adalah sekitar bulan Desember hingga Juni.Karena jika memasuki musim kemarau, air Sungai Amandit akan menyusut.Sehingga mengurangi jeram-jeram di sepanjang sungai.Karena semakin banyak jeram, semakin dahsyat pengalaman &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYsHIJ1MI/AAAAAAAABHk/av8rl5MWw0E/s1600-h/k1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYYsHIJ1MI/AAAAAAAABHk/av8rl5MWw0E/s320/k1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415042748066157762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat lebih banyak foto-foto &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting&lt;/span&gt; di Loksado, silakan klik tautan ini : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=2041021&amp;id=1025023095&amp;l=cebe5b626d"&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Klik disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto dalam tautan tersebut adalah hasil jepretan salah seorang sahabat dari Bali bernama &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tommy&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 14 Desember 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4127548106360029922?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4127548106360029922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4127548106360029922&amp;isPopup=true' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4127548106360029922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4127548106360029922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/12/bamboo-rafting-di-loksado.html' title='Bamboo Rafting di Loksado'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SyYXpa0d2JI/AAAAAAAABG8/3mjQOvYwVH4/s72-c/dddd.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-78980029626635919</id><published>2009-11-22T16:50:00.001-08:00</published><updated>2009-11-23T23:23:43.581-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Floating Market'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><title type='text'>Blog Sederhana Untuk Wisata Banua</title><content type='html'>Pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata.Baik pariwisata alam, budaya, kuliner, kesenian, sejarah maupun kerajinan tangan.Tapi sayang, banyak calon wisatawan yang sering terkendala minimnya informasi tentang sebuah objek wisata yang ada di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Banua&lt;/span&gt;.Bahkan di jaman teknologi informasi seperti internet di jaman sekarang ini, informasi akurat tentang objek wisata Kalsel masih sangat minim bila dibandingkan dengan yang dimiliki daerah-daerah di Pulau Jawa dan daerah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbekal kegemaran berpetualang yang saya miliki, beberapa objek wisata andalan maupun yang bukan andalan di Kalsel, berhasil saya kunjungi.Dalam petualangan itu, tidak hanya menyalurkan hobi yang saya miliki.Namun ada misi lain, yakni mempromosikan tempat wisata yang saya kunjungi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SwnjRAVAfuI/AAAAAAAABGk/7zJT8tC9R1A/s1600/IMG_2952.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 215px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SwnjRAVAfuI/AAAAAAAABGk/7zJT8tC9R1A/s320/IMG_2952.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407102708920385250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ket Foto : Selama 40 tahun, Ibu Ibay menjajakan dagangan di Pasar Terapung Kuin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, selama berwisata saya selalu membawa kamera dan buku catatan kecil untuk mendokumentasikan hasil perjalanan wisata tersebut.Nantinya hasil perjalanan itu, saya bagikan ke semua orang di seluruh penjuru negeri bahkan luar negeri melalui &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt; sederhana yang saya miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt;, banyak pengalaman berharga yang saya miliki.Seperti kedatangan seorang kenalan dari Swedia dan Polandia.Yang terpikat mengunjungi Kalsel karena mereka telah membuka segala tulisan dan foto di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt; pribadi saya.Tak hanya dari luar negeri, banyak wisatawan domestik yang mantap mengunjungi Kalsel setelah membaca isi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt; saya itu.Sebagian besar dari mereka saya ajak bertemu dan berwisata bersama selama di Kalsel, khususnya di sekitar Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam waktu dekat ini, saya bersama 24 orang teman dari komunitas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bacpacker&lt;/span&gt; (petualang) dari Jakarta, Makasar, Surabaya, Balikpapan dan Banjarmasin akan mengadakan trip bareng ke Loksado, Martapura, Pasar Terapung Lok Baintan serta objek lainnya di Kalsel.Saya berharap melalui acara trip bareng seperti ini, semakin banyak wisatawan dari luar daerah berkunjung ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Banua&lt;/span&gt; tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya masih banyak cara lain untuk memajukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Banua&lt;/span&gt; khususnya dunia pariwisata yang bisa dilakukan oleh kita khususnya para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blogger&lt;/span&gt;.Banyak produk internet yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan dunia kepariwisataan yang kita miliki.Salah satu nya adalah dengan cara mengelola sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt;.Karena daya jangkaunya yang tak mengenal batas dan waktu, segala informasi tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Banua&lt;/span&gt; akan diketahui oleh banyak orang di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SwnkOKtOC5I/AAAAAAAABGs/KeKiSsbW-s0/s1600/ff.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SwnkOKtOC5I/AAAAAAAABGs/KeKiSsbW-s0/s320/ff.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407103759678311314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ket Foto : Suasana senja di tepian Sungai Barito&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi sumbangsih bagi kemajuan Kalsel, tak hanya menjadi atlet berprestasi atau pejabat di pemerintahan.Sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blogger&lt;/span&gt; pun kita bisa menyumbang karya kecil untuk kemajuan Kalsel.Memberikan segala informasi tentang potensi yang ada di Bumi Lambung Mangkurat ini.Bahkan seorang Ibu Ibay pun sangat besar jasa nya kepada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Banua&lt;/span&gt;, beliau dan pedagang di Pasar Terapung Kuin lainnya telah memikat banyak wisatawan untuk mengunjungi Kalsel tak terkecuali Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia khususnya Kalsel, masih begitu memikat banyak orang untuk menikmati segala keindahan yang ada.Sebagai warga sekaligus &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blogger&lt;/span&gt;, kita harus bangga telah menjadi bagian dari Kalsel.Kebanggaan itu bisa diwujudkan melalui &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blog&lt;/span&gt; yang berisi tentang segala keindahan dan keunikan yang ada.Karena tak ada kata terlambat untuk memajukan daerah tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 24 November 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-78980029626635919?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/78980029626635919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=78980029626635919&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/78980029626635919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/78980029626635919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/11/blog-sederhana-untuk-wisata-banua.html' title='Blog Sederhana Untuk Wisata Banua'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SwnjRAVAfuI/AAAAAAAABGk/7zJT8tC9R1A/s72-c/IMG_2952.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5251670025105343623</id><published>2009-11-12T01:27:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:21:01.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Sekapung : Desa Kecil di Pesisir Kalimantan</title><content type='html'>Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjelajah di sebuah desa kecil yang lokasinya sangat jauh dari kota Banjarmasin.Desa itu bernama Sekapung, yang dihuni oleh ratusan kepala keluarga saja.Hebatnya, desa yang masuk di Kecamatan Pulau Sebuku Kab.Kotabaru ini memiliki pemandangan yang sangat indah.Karena lokasi nya langsung menghadap lautan lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvWOBFpMhI/AAAAAAAABF0/0fYNxKOG02I/s1600-h/IMAG0104.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvWOBFpMhI/AAAAAAAABF0/0fYNxKOG02I/s320/IMAG0104.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403147714259661330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak heran jika Sekapung memiliki sebuah pantai yang langsung menempel dengan perkampungan penduduk.Menuju pantai hanya melangkahkan kaki beberapa saat, kita sudah disuguhi sebuah pemandangan laut lepas dan hamparan pasir pantai berkarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvW0fiNtxI/AAAAAAAABF8/svtJxLLpPCM/s1600-h/IMAG0075.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvW0fiNtxI/AAAAAAAABF8/svtJxLLpPCM/s320/IMAG0075.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403148375267587858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekitar pantai ada 1 buah dermaga panjang yang terbuat dari kayu ulin.Dermaga bantuan sebuah perusahaan tambang batubara.Tak heran di sekitar Sekapung sering berseliweran &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; mengangkut penumpang dari Kotabaru, ibukota kabupaten.Tarif angkutan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; antara Kotabaru menuju Sekapung hanya sebesar Rp. 60.000, dengan lama perjalanan sekitar 1,5 jam.Selama perjalanan, banyak pemandangan indah yang bisa dinikmati.Seperti hutan bakau, pantai, pulau kecil serta pegunungan Bamega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvX6xC3yoI/AAAAAAAABGE/xz5wWo5BCGY/s1600-h/IMAG0098.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvX6xC3yoI/AAAAAAAABGE/xz5wWo5BCGY/s320/IMAG0098.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403149582558808706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berada di Sekapung, saya bersama dua orang teman seperjalanan ( Gunadi &amp; Fadil ), seringkali berkunjung dan membaur bersama warga setempat.Banyak obrolan menarik yang kami bahas selama bergaul dengan warga Sekapung.Seperti keluhan mereka yang khawatir alam Pulau Sebuku akan hancur jika pertambangan batubara tidak dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvY3D7wbHI/AAAAAAAABGM/OEUqUdoXP8o/s1600-h/DSCN0714.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvY3D7wbHI/AAAAAAAABGM/OEUqUdoXP8o/s320/DSCN0714.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403150618421390450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengajak warga mengobrol, kami juga mengamati kegiatan yang ada di sana.Salah satu nya adalah salah seorang bapak paruh baya yang berprofesi sebagai pembuat tabung sumur galian.Satu buah tabung sumur dihargai Rp. 80.000.Saya pun ikut belajar singkat pembuatan tabung sumur tersebut.Ternyata susah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvZ9CS_-UI/AAAAAAAABGU/zeDIALKsxjs/s1600-h/IMAG0107.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvZ9CS_-UI/AAAAAAAABGU/zeDIALKsxjs/s320/IMAG0107.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403151820572850498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas membaur dan mencoba salah satu aktivitas warga, kami bertiga lalu kembali menyusuri pantai yang ada di sekitar nya.Rasanya damai sekali jika kami tinggal di Sekapung.Jauh dari sibuk nya kehidupan perkotaan.Dan tentunya selalu disuguhi oleh alam yang masih bersahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Svva0iL3HgI/AAAAAAAABGc/SNm7BwvcKa4/s1600-h/IMAG0102.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Svva0iL3HgI/AAAAAAAABGc/SNm7BwvcKa4/s320/IMAG0102.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403152774025649666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu jualah yang mengharuskan kami untuk kembali ke Banjarmasin, Samarinda &amp; Jakarta.Kami rasanya masih ingin kembali ke Sekapung.Bertemu kembali dengan penduduk dan alam nya yang bersahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 12 November 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5251670025105343623?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5251670025105343623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5251670025105343623&amp;isPopup=true' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5251670025105343623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5251670025105343623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/11/sekapung-desa-kecil-di-pesisir.html' title='Sekapung : Desa Kecil di Pesisir Kalimantan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SvvWOBFpMhI/AAAAAAAABF0/0fYNxKOG02I/s72-c/IMAG0104.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-8409885980036276415</id><published>2009-10-19T20:08:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:21:20.612-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sunset'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Mencicipi Keindahan Pulau Haur</title><content type='html'>Bersama dua orang teman, saya kembali melakukan perjalanan ke sebuah pulau kecil yang indah.Letaknya tidak jauh dari Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru Kalsel.Nama pulau itu adalah Pulau Haur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0siJM_47I/AAAAAAAABE8/9qqYF6f_Pk0/s1600-h/IMAG0121.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0siJM_47I/AAAAAAAABE8/9qqYF6f_Pk0/s320/IMAG0121.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394516893757334450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Banjar (Kalsel) Haur berarti sibuk/repot.Tapi yang saya temui di Pulau Haur tidak ada kesibukan disana.Pulau Haur hanyalah sebuah pulau kecil ditengah lautan lepas yang tidak berpenghuni.Praktis, disana tidak ditemukan satu buah pun bangunan rumah.Benar-benar belum terjamah oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St8NHdoLgSI/AAAAAAAABFs/Qll7ln_zD1g/s1600-h/IMAG0140.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St8NHdoLgSI/AAAAAAAABFs/Qll7ln_zD1g/s320/IMAG0140.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395045300476543266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yang memang sangat menyukai petualangan di pantai ataupun pulau, benar-benar menikmati suasana yang disajikan oleh Pulau Haur.Mulai dari pantai berpasir putih, debur ombak yang gak pernah berhenti, air laut yang cukup bening serta pemandangan bukit karang di sekitar nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0sXc92gXI/AAAAAAAABE0/Xqko5B2vc78/s1600-h/d.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0sXc92gXI/AAAAAAAABE0/Xqko5B2vc78/s320/d.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394516710083953010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju Pulau Haur, kami menyewa sebuah perahu nelayan milik warga di desa Sekapung, Pulau Sebuku.Dari desa Sekapung menuju Pulau Haur hanya diperlukan sekitar 30 menit perjalanan laut.Biaya yang kami keluarkan untuk menyewa kapal nelayan hanya sebesar Rp 50 ribu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0tyIQL72I/AAAAAAAABFc/fKNrDHSRrDY/s1600-h/IMAG0140.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0tyIQL72I/AAAAAAAABF/fKNrDHSRrDY/s320/IMAG0140.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394518267891806050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana kami tidak hanya menikmati segar nya air laut saja, tapi kami juga menikmati indah nya pemandangan matahari terbenam alias &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sunset&lt;/span&gt;.Lokasi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sunset&lt;/span&gt; nya tepat berada di depan Pulau Haur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0tPL7J2_I/AAAAAAAABFM/cucyTvzoEa8/s1600-h/IMAG0127.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0tPL7J2_I/AAAAAAAABFM/cucyTvzoEa8/s320/IMAG0127.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394517667581910002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pulau yang juga memiliki gua ini, tidak ada penginapan.Bagi yang mau berkunjung cukup pulang pergi dalam sehari saja.Akses terdekat untuk menuju pulau ini adalah desa Sekapung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St756jYua1I/AAAAAAAABFk/pXv0SQcPM70/s1600-h/DSCN0685.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St756jYua1I/AAAAAAAABFk/pXv0SQcPM70/s320/DSCN0685.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395024187963108178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Sekapung dapat anda temui melalu dua cara, yakni dengan menaiki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; langsung menuju Sekapung dari pelabuhan Kotabaru atau menumpang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; jurusan desa Sungai Bali, ibukota kecamatan Pulau Sebuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0ti4RbSZI/AAAAAAAABFU/w1qjPPy0t1U/s1600-h/IMAG0133.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0ti4RbSZI/AAAAAAAABFU/w1qjPPy0t1U/s320/IMAG0133.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394518005904001426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satu nya cara untuk mengatasi soal tempat menginap adalah dengan cara menumpang di rumah penduduk.Seperti yang kami lakukan ketika berkunjung ke Pulau Sebuku ataupun Pulau Haur nya.Kami waktu itu menginap di rumah Kepala Desa Sekapung, Bapak Hafid.Keakraban yang kami bina seakan-akan telah saling kenal sejak lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0s-RrxZtI/AAAAAAAABFE/7gs2Q0F5QGQ/s1600-h/IMAG0128.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0s-RrxZtI/AAAAAAAABFE/7gs2Q0F5QGQ/s320/IMAG0128.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394517377070229202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Bapak Hafid persis menghadap Pantai Desa Sekapung.Sepanjang hari kami disuguhkan pemandangan yang sangat indah.Gemuruh angin laut pun seakan-akan membius pendengaran kami yang sangat bosan dengan bising nya mesin kendaraan bermotor di perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi wajah Indonesia, khususnya Kalimantan menunjukkan keindahannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujet yang kami keluarkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mobil tujuan Kotabaru : gratis karena ikut mobil kantor.&lt;br /&gt;- Speed boat Kotabaru - Pulau Sebuku : Rp. 50 ribu&lt;br /&gt;- Pulau Sebuku ke desa Sekapung : gratis karena dijemput mobil PT. BCS.&lt;br /&gt;- Penginapan : Gratis, karena menginap di rumah Kades. Sekapung Bpk Hafid&lt;br /&gt;- Sewa kapal ke Pulau Haur : Rp. 50 ribu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bapak Camat Pulau Sebuku : Bpk. Maulidiansyah&lt;br /&gt;- Mbak Melita (PT. BCS)&lt;br /&gt;- Kades Sekapung Bpk Hafid&lt;br /&gt;- Teman jalan Gunadi &amp; Fadil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 21 Oktober 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-8409885980036276415?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/8409885980036276415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=8409885980036276415&amp;isPopup=true' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8409885980036276415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8409885980036276415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/10/haur.html' title='Mencicipi Keindahan Pulau Haur'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/St0siJM_47I/AAAAAAAABE8/9qqYF6f_Pk0/s72-c/IMAG0121.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7109215328566120450</id><published>2009-09-29T00:23:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:21:40.644-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Berkunjung ke Pulau Sebuku</title><content type='html'>Kalimantan kembali menunjukan keindahannya.Kali ini saya mengunjungi sebuah pulau yang ada di pesisir Kalimantan, tepatnya di Pulau Sebuku, Kab Kotabaru,Kalsel.Sekitar 12 jam perjalanan darat dari Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melewati jalur darat antara Banjarmasin - Batulicin.Kemudian dilanjutkan dengan menumpang kapal fery menuju pelabuhan Tanjung Serdang, Kotabaru.Setelah itu, mobil yang saya tumpangi kembali menyusuri jalur darat menuju Kotabaru.Disana saya, harus kembali mencari tumpangan berupa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; menuju Sungai Bali, ibukota kecamatan Pulau Sebuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG61MSulmI/AAAAAAAABDw/OL4bjMM4tSU/s1600-h/d1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG61MSulmI/AAAAAAAABDw/OL4bjMM4tSU/s320/d1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386792052307433058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan menuju Pulau Sebuku, saya seringkali menemui bagang-bagang milik nelayan setempat.Bagang-bagang itu dibangun diatas lautan, yang berfungsi untuk menangkap ikan.Laut lepas berwarna kebiru-biruan serta hamparan pegunungan di sekitar Kotabaru adalah pemandangan lain yang saya temui selama berada diatas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; yang melaju kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG6dmRmuYI/AAAAAAAABDo/ptMOM5m_Wt8/s1600-h/IMAG0039.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG6dmRmuYI/AAAAAAAABDo/ptMOM5m_Wt8/s320/IMAG0039.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386791646965184898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, dalam perjalanan menuju Pulau Sebuku ini, saya tidak sendiri.Lagi-lagi saya mengajak rekan dari luar Banjarmasin.Rekan bernama Gunadi yang berasal dari Samarinda adalah seorang sahabat yang juga tergabung di komunitas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;backpacker&lt;/span&gt; Indobackpacker dan Fadil yang berasal dari Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di pelabuhan Sungai Bali, kami langsung menemui salah seorang karyawan perusahaan pertambangan batubara di Pulau Sebuku.Kami diberi fasilitas penjemputan dengan menggunakan mobil perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan kami selanjutnya adalah desa Sekapung yang berada di sisi selatan Pulau Sebuku.Perjalanan kembali kami tempuh dengan membelah Pulau Sebuku.Tercatat ada sekitar 7 desa yang kami lewati selama perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami tiba di sebuah lokasi dimana mata saya sangat dimanjakan oleh hamparan laut biru dengan latar perbukitan hijau di sisi lainnya.Sebuah pemandangan yang sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG8o6tGTHI/AAAAAAAABD4/7tL61Xf4ON0/s1600-h/IMAG0057.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG8o6tGTHI/AAAAAAAABD4/7tL61Xf4ON0/s320/IMAG0057.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386794040451026034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, kami kembali melanjutkan perjalanan untuk menemui Bapak Hafid.Beliau adalah kepala desa Sekapung, yang rumahnya akan kami tumpangi selama berada di Pulau Sebuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aslinya, Bapak Hafid sangat ramah.Kami langsung dijamu beberapa penganan dan minuman segar.Padahal ini merupakan pertemuan perdana kami.Tapi rasanya seperti telah saling kenal sejak lama.Setelah asyik berbincang-bincang, saya pun mengajak teman seperjalanan untuk segera menjelajahi sudut-sudut menarik di sekitar desa Sekapung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG_LhVROgI/AAAAAAAABEA/ai8RCS7B2Gw/s1600-h/IMAG0060.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG_LhVROgI/AAAAAAAABEA/ai8RCS7B2Gw/s320/IMAG0060.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386796833958869506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai yang terdapat di desa Sekapung memiliki karakter yang unik.Seperti adanya bebatuan dan pasir yang berwarna agak kekuningan.Dengan latar langit berwarna biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHAAEwiEmI/AAAAAAAABEI/NHOm5aWGAuw/s1600-h/IMAG0065.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHAAEwiEmI/AAAAAAAABEI/NHOm5aWGAuw/s320/IMAG0065.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386797736821658210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, air laut sangat surut.Sehingga kami menemui sebuah jembatan yang dibawahnya tidak ada air sama sekali.Bahkan beberapa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; dan kapal nelayan milik warga juga teronggok kaku diatas pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHA_GSiOvI/AAAAAAAABEQ/daXtdI241tA/s1600-h/IMAG0084.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHA_GSiOvI/AAAAAAAABEQ/daXtdI241tA/s320/IMAG0084.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386798819564468978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga sempat berfoto dengan Kades Sekapung, Bapak Hafid.Melalui blog ini saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bpk Hafid dan sekeluarga atas tumpangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHCJiM2MBI/AAAAAAAABEY/kLNYaRFRmAc/s1600-h/IMAG0087.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHCJiM2MBI/AAAAAAAABEY/kLNYaRFRmAc/s320/IMAG0087.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386800098367123474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamparan pasir putih kembali menggoda saya dan teman-teman untuk segera menjelajah pantai.Betapa kaya nya Indonesia, segala jenis keindahan ada di negeri khatulistiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHDsBMvwII/AAAAAAAABEg/VNlkj5MS660/s1600-h/IMAG0131.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHDsBMvwII/AAAAAAAABEg/VNlkj5MS660/s320/IMAG0131.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386801790315380866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengalaman berharga yang saya temui selama berlibur di Pulau Sebuku, khususnya desa Sekapung.Mulai dari keindahan alamnya, keramahan warga hingga kesederhaan yang mereka miliki.Keakraban yang kami bangun antara saya, Gunadi &amp; Fadil juga menjadi kenangan tersendiri bagi saya secara pribadi.Rasanya, belum puas melakukan petualangan bersama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHGaGdz5BI/AAAAAAAABEo/3G5Ng_D_qdc/s1600-h/d2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsHGaGdz5BI/AAAAAAAABEo/3G5Ng_D_qdc/s320/d2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386804781026370578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berat hati, kami pun meninggalkan negeri kecil nan indah bernama Pulau Sebuku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 29 September 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7109215328566120450?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7109215328566120450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7109215328566120450&amp;isPopup=true' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7109215328566120450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7109215328566120450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/09/berkunjung-ke-pulau-sebuku.html' title='Berkunjung ke Pulau Sebuku'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SsG61MSulmI/AAAAAAAABDw/OL4bjMM4tSU/s72-c/d1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1933748662618569100</id><published>2009-09-04T21:13:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:21:57.489-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air terjun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Haratai, Pesona Kampung Dayak &amp; Air Terjun</title><content type='html'>Keindahan yang tersembunyi.Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan pesona desa Haratai di Kecamatan Loksado, Kab. Hulu Sungai Selatan ini.Di desa yang didiami oleh suku Dayak Meratus ini terdapat berbagai objek menarik yang cocok untuk dijelajahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama 3 orang teman, saya lajukan kendaraan menuju desa yang berada disela-sela megahnya Pegunungan Meratus yang membentang di sebagian besar wilayah Kalsel.Kota terakhir yang kami jumpai adalah Kandangan, sebuah kota kecil yang merupakan ibukota Kab. Hulu Sungai Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kandangan, perjalanan masih menyisakan sekitar 38 kilometer atau sekitar 1 jam.Melewati berbagai desa seperti desa Muara Hatip, yang lokasinya berada di sekitar Gunung Kentawan yang tampak menjulang.Umumnya desa-desa yang tampak bersahaja itu didominasi oleh suku Banjar dan suku Dayak Meratus.Mereka hidup berdampingan secara damai.Berbagai sarana ibadah pun tampak kokoh, menandakan betapa rukun nya hidup di pedalaman Kalimantan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pintu gerbang menyambut kedatangan kami, menandakan perjalanan telah memasuki kawasan Loksado.Sebuah kecamatan yang hampir setiap pekan di kunjungi oleh turis asing terutama dari negara-negara Eropa.Loksado terkenal cocok untuk menjajal hobi petualangan seperti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bamboo rafting, trekking, camping, hiking&lt;/span&gt; dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu nya desa Haratai yang saya kunjungi ini.Dari pusat Loksado, perjalanan dengan kendaraan roda dua dapat ditempuh sekitar 30 menit.Selama perjalanan kami melewati pemandangan alam yang sangat cantik &amp; natural.Hutan, sungai, bebatuan besar, jembatan gantung, bukit-bukit, kebun kayu manis &amp; bambu serta beberapa rumah Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHo0vKtQ-I/AAAAAAAABCo/0EUdRsMWyuI/s1600-h/IMAG0071.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHo0vKtQ-I/AAAAAAAABCo/0EUdRsMWyuI/s320/IMAG0071.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377835422769300450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai nya di desa Haratai, kami langsung menemui puluhan rumah berbentuk panggung milik suku Dayak Meratus.Beberapa warga pun kami jumpai disana.Ada yang sekedar duduk-duduk santai di pelataran rumah bahkan ada yang terlihat asyik mengurusi tanaman di sekitar rumah mereka.Bahkan kami sempat menemui beberapa tanaman anggrek khas Loksado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disudut lain, ada sebuah bangunan besar yang disebut warga sekitar Balai Haratai.Saya pun tergerak untuk segera memasuki ruangan yang tak berpenghuni itu.Di dalam balai terdapat puluhan bilik kamar berukuran kira-kira 3 x 4 meter.Di berbagai perkampungan Dayak lain seperti di Kalimantan Barat, warga Dayak mendirikan rumah panjang seperti ini yang di dalamnya dihuni oleh puluhan kepala keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHw8gxRkvI/AAAAAAAABCw/NYPelrS9xcY/s1600-h/IMAG0061.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHw8gxRkvI/AAAAAAAABCw/NYPelrS9xcY/s320/IMAG0061.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377844352436507378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Balai Haratai yang saya temui ini katanya sudah tidak berpenghuni lagi.Hanya pada saat-saat tertentu saja diramaikan oleh warga Dayak Meratus.Seperti pelaksanaan acara adat &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2009/06/aruh-ganal-dayak-meratus-di-loksado.html"&gt;Aruh Ganal&lt;/a&gt;.Sebuah perayaan yang digelar untuk mensyukuri hasil panen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHx3tmzZ7I/AAAAAAAABC4/byDYdTi-c5c/s1600-h/d2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHx3tmzZ7I/AAAAAAAABC4/byDYdTi-c5c/s320/d2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377845369494529970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Dayak umumnya sangat menghormati roh-roh nenek moyang.Pengetahuan tentang bertani, ilmu gaib, dan sebagainya selalu dikaitkan dengan kepercayaan terhadap roh-roh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu mereka juga sangat menghargai limpahan alam yang mudah ditemui di bumi Kalimantan.Seperti yang saya temui di desa Haratai ini.Untuk mendapatkan air, mereka cukup memanfaatkan air bersih yang datang dari pegunungan.Sistem pengairan yang digunakan sangat sederhana, yakni dengan menggunakan bambu yang dibelah.Bambu-bambu tersebut saling menyambung sehingga dapat mengalirkan air dari pegunungan menuju rumah penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHznJCDIdI/AAAAAAAABDI/oSHPFTrnmro/s1600-h/IMAG0069.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHznJCDIdI/AAAAAAAABDI/oSHPFTrnmro/s320/IMAG0069.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377847283822043602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, air jernih yang alami tersebut mengalir selama 24 jam non stop.Benar-benar perpaduan yang sangat indah antara manusia dan alam.Saya sangat kagum terhadap kehidupan bersahaja milik warga Dayak Meratus ini.Hidup di rumah-rumah yang sederhana pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH09nRfbzI/AAAAAAAABDQ/Q3i2h5ayoyM/s1600-h/IMAG0065.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH09nRfbzI/AAAAAAAABDQ/Q3i2h5ayoyM/s320/IMAG0065.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377848769408626482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkunjung ke desa Haratai tidak lengkap jika tak mengunjungi air terjun yang juga dinamai Haratai.Lokasinya sekitar 1,5 kilometer dari Balai Haratai.Untuk menuju ke air terjun ini, kami harus melakukan perjalanan tanpa kendaraan.Waktu yang kami tempuh sekitar 20 menit.Melewati berbagai jenis pohon serta sebuah jembatan gantung yang dibawah nya terdapat Sungai Amandit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH193395fI/AAAAAAAABDY/_X8p-E5lNq0/s1600-h/d1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH193395fI/AAAAAAAABDY/_X8p-E5lNq0/s320/d1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377849873376601586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di air terjun Haratai, saya bersama rombongan segera mendekati sebuah telaga yang air nya bergelombang mirip di lautan.Karena tekanan yang berasal dari jatuhnya air dari atas bukit.Air di telaga tersebut berwarna agak kehijauan dan sangat dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH2-Pg57lI/AAAAAAAABDg/vk3IoyUFEtA/s1600-h/d3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 239px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqH2-Pg57lI/AAAAAAAABDg/vk3IoyUFEtA/s320/d3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377850979233951314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loksado dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.Setibanya di Loksado anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Haratai dengan 3 cara saja.Menggunakan jasa tukang ojek, menggunakan kendaraan roda dua milik pribadi atau jalan kaki.Karena akses menuju desa Haratai tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.Tarif sewa ojek sebesar Rp 50.000 PP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 5 September 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1933748662618569100?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1933748662618569100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1933748662618569100&amp;isPopup=true' title='51 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1933748662618569100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1933748662618569100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/09/haratai-pesona-kampung-dayak-air-terjun.html' title='Haratai, Pesona Kampung Dayak &amp; Air Terjun'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SqHo0vKtQ-I/AAAAAAAABCo/0EUdRsMWyuI/s72-c/IMAG0071.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>51</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5805891750593447024</id><published>2009-08-18T03:36:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:23:01.642-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Pulau Datu yang Eksotis</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C08%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Niat mengunjungi Pulau Datu akhirnya kesampaian.Pulau cantik yang berada di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut itu memang sangat layak untuk dikunjungi.Posisi nya yang berada di tengah-tengah laut, menawarkan pemandangan alam yang sangat cantik.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dari Banjarmasin saya langkahkan kaki bersama rombongan beberapa orang teman.Dengan menggunakan mobil buatan Jepang, kami lajukan kendaraan menorobos hujan lebat di sekitar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Banjarmasin.Memasuki daerah Gambut, hujan lebat yang sempat membuat kami gelisah telah reda.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Sec&lt;/style&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di perjalanan saat memasuki kota Pelaihari, yang merupakan ibukota Kabupaten Tanah Laut suara adzan maghrib menggema.Mobil pun kami arahkan menuju Masjid Agung Syuhada.Sebuah masjid besar yang ada di kota kecil ini.Bentuk masjid sangat cantik, karena memadukan seni kaligrafi Arab dan ukiran khas Kalimantan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Selesai menunaikan ibadah sholat maghrib, kami kemudian membeli nasi goreng di sekitar Taman Kijang Kencana.Setelah itu, kami lanjutkan perjalanan menuju Pantai Batakan.Satu jam kemudian kami akhirnya tiba di Pantai Batakan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Beruntung kami masih mendapatkan sebuah cottage dengan tarif Rp. 150 ribu permalam.Selesai membereskan barang bawaan, kami pun segera menyalakan api unggun di tepi pantai.Jagung muda yang kami beli di Bati-Bati, tidak kami sia-siakan.Acara bakar-bakar jagung pun kami isi dengan canda tawa.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Besoknya kami lanjutkan liburan long weekend dengan berbagai kegiatan.Salah satunya adalah menyebrang ke Pulau Datu.Sebuah pulau yang berada di tengah laut, di sekitar Pantai Tanjung Dewa.Tak jauh dari Pantai Batakan.Pantai perawan ini menawarkan pemandangan yang berbeda dari Pantai Batakan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Segera kami memesan sebuah perahu (klotok) untuk menyambangi Pulau Datu.Dengan biaya sewa sebesar Rp. 70 ribu.Perjalanan menyeberangi Pulau Datu sekitar 10 menit saja.Melewati hamparan laut yang berwarna kehijau-hijauan.Riak-riak ombak menggoncang klotok yang kami tumpangi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqExlcm25I/AAAAAAAABAs/qs3n49phddo/s1600-h/d1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqExlcm25I/AAAAAAAABAs/qs3n49phddo/s200/d1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371251492993293202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tak berapa lama kemudian, Pulau Datu menyambut kedatangan kami.Sebuah dermaga yang terbuat dari kayu sukses kami naiki.Pintu gerbang bertuliskan Makam Datu Pamulutan kembali menyambut kedatangan kami.Karena disana terdapat makam ulama Kalsel jaman dulu.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqFZJaUz0I/AAAAAAAABA0/li2W8YXdcIs/s1600-h/d4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqFZJaUz0I/AAAAAAAABA0/li2W8YXdcIs/s200/d4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371252172662296386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tak tahan dengan pemandangan yang ada, saya pun segera membidikkan lensa kamera ke beberapa objek.Landscape alam di sekitarnya sangat cantik.Hamparan perbukitan dan Pantai Tanjung Dewa di seberangnya, bebatuan besar, pepohonan nan asri, laut yang kehijau-hijauan, langit cerah serta beberapa buah kapal perahu Madura adalah paket yang sangat menggoda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqGjcvyMJI/AAAAAAAABBE/AFfqydAFVcg/s1600-h/d3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqGjcvyMJI/AAAAAAAABBE/AFfqydAFVcg/s200/d3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371253449162895506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Deburan ombak di sela-sela bebatuan, membuat suasana makin mengasyikan.Saya makin betah berlama-lama di pulau cantik ini.Menikmati keindahan alam yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqGF5WdV_I/AAAAAAAABA8/Vu6lGb6h6gc/s1600-h/d2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqGF5WdV_I/AAAAAAAABA8/Vu6lGb6h6gc/s200/d2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371252941445224434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqFZJaUz0I/AAAAAAAABA0/li2W8YXdcIs/s1600-h/d4.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pulau Datu dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Banjarmasin.Lokasinya tidak begitu sulit dicari, karena tidak terlalu jauh dari Pantai Batakan.Di sekitar Pantai Tanjung Dewa tepatnya di kampung Labuan, kita bisa menemui beberapa buah kapal untuk penyeberangan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqHcEsF-ZI/AAAAAAAABBM/os-t-dPzjx8/s1600-h/d5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqHcEsF-ZI/AAAAAAAABBM/os-t-dPzjx8/s200/d5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371254421957507474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C06%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Salah satu objek menarik di Kalsel yang menawarkan dua jenis wisata, yakni wisata relijius dan wisata bahari yang mengesankan.Bagi fotograper, Pulau Datu adalah lokasi yang cocok untuk mengambil foto alam yang indah. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqMrXrxSnI/AAAAAAAABBk/N8NkUnzLqCw/s1600-h/d7.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqMrXrxSnI/AAAAAAAABBk/N8NkUnzLqCw/s200/d7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371260182312602226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Bagi yang beruntung, di sekitar Pulau Datu juga akan ditemui beberapa ikan lumba-lumba berkeliaran.Benar-benar harmoni alam yang sangat layak untuk dinikmati.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5805891750593447024?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5805891750593447024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5805891750593447024&amp;isPopup=true' title='48 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5805891750593447024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5805891750593447024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/08/mengintip-eksotisme-pulau-datu.html' title='Pulau Datu yang Eksotis'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SoqExlcm25I/AAAAAAAABAs/qs3n49phddo/s72-c/d1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>48</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3751708635189038280</id><published>2009-07-26T06:43:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:23:20.282-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Teluk Gosong : Pantai Cantik di Pesisir Kalimantan</title><content type='html'>Kunjungan ketiga ke Kotabaru membawa saya pada sebuah pantai yang masih perawan alias belum dikelola oleh pemerintah sebagai kawasan objek wisata.Bahkan saya belum pernah membaca literatur tentang pantai yang ada di desa Teluk Gosong ini di buku panduan wisata edaran Pemkab Kotabaru.Tidak seperti Pantai Gedambaan yang telah lama dikelola oleh Pemkab Kotabaru.Nggak heran kalo Pantai Gedambaan memiliki fasilitas yang lumayan lengkap seperti adanya cottage, kolam renang dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SkwpRX1jxUI/AAAAAAAAA-0/h4JfMflY_FY/s1600-h/IMAG0230.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SkwpRX1jxUI/AAAAAAAAA-0/h4JfMflY_FY/s320/IMAG0230.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353699435469849922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jujur saya lebih menyukai Pantai Teluk Gosong ini.Selain perawan, pantai yang tidak jauh dari Pantai Gedambaan ini memiliki pemandangan yang lebih eksotis.Karena pasirnya lebih putih, air lautnya jernih, ada bebatuan besar di bibir pantai &amp;amp; tentu saja sepi dari pengunjung.Nggak salah kalo pas lagi jalan-jalan disana saya hanya menemui beberapa anak-anak desa Teluk Gosong yang tengah mandi di pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1oX_xduMI/AAAAAAAAA5A/UKbW42UB2Yo/s1600-h/t+6+t.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 243px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1oX_xduMI/AAAAAAAAA5A/UKbW42UB2Yo/s320/t+6+t.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327028695714347202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hening makin membuat saya betah berlama-lama disana.Menikmati keindahan alam yang terhampar di depan mata.Kotabaru emang sangat berpontensi untuk dijadikan daerah tujuan wisata bahari, karena di kabupaten yang berjarak sekitar 9 jam dari Banjarmasin ini memiliki banyak sekali objek wisata bahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1na341paI/AAAAAAAAA4o/6Wc0DIgoNdQ/s1600-h/t+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1na341paI/AAAAAAAAA4o/6Wc0DIgoNdQ/s320/t+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327027645625771426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari Pantai Gedambaan, Teluk Gosong, Pantai Pulau Manti, Pantai Sungai Bulan, Pantai Teluk Aru,  Pulau Samar Gelap, Pulau Cinta, taman bawah laut Teluk Tamiyang, Pulau Sebuku dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1oDoKjsBI/AAAAAAAAA44/imLG-_86pPU/s1600-h/t+5+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1oDoKjsBI/AAAAAAAAA44/imLG-_86pPU/s320/t+5+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327028345779761170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara adat yang berkaitan dengan dunia kelautan juga beragam, salah satu contoh nya adalah Mappandoesasi.Sebuah acara yang ditujukan untuk memandikan laut.Selain acara adat, Kotabaru juga memiliki festival perahu katir di sekitar Pulau Kerayaan.Acara tersebut biasanya dilaksanakan pada bulan Juli setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1ny8yQEHI/AAAAAAAAA4w/-5NNQYsshKQ/s1600-h/t+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Se1ny8yQEHI/AAAAAAAAA4w/-5NNQYsshKQ/s320/t+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327028059257180274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak salah memang kalo saya menempatkan Kotabaru sebagai salah satu daerah favorit sebagai lokasi berpetualang di Kalsel.Masih sangat banyak objek-objek menarik yang belum saya kunjungi.Salah satunya Pulau Samar Gelap yang katanya memiliki pesona bahari yang oke.Disana merupakan tempat penyu bertelur.Mungkin kunjungan berikutnya, saya bisa mengunjungi Pulau Samar Gelap yang ada di Kecamatan Pulau Sebuku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin,  26 Juli  2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3751708635189038280?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3751708635189038280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3751708635189038280&amp;isPopup=true' title='62 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3751708635189038280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3751708635189038280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/07/teluk-gosong-pantai-cantik-di-pesisir.html' title='Teluk Gosong : Pantai Cantik di Pesisir Kalimantan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SkwpRX1jxUI/AAAAAAAAA-0/h4JfMflY_FY/s72-c/IMAG0230.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>62</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-9062208630544419005</id><published>2009-07-08T21:11:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:24:10.528-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Menikmati Sunset di Pantai Takisung</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}&lt;/style&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebenarnya ide jalan-jalan di hari pelaksanaan Pemilu bukanlah ide dari saya pribadi.Tapi bermula dari seorang kawan bernama Mas Thoyib yang kebetulan memiliki masa libur kerja selama 3 hari.Ia beralasan kenapa tidak dimanfaatkan buat jalan-jalan, kalau libur kerja ada di depan mata.Maka berangkatlah saya, Mas Thoyib, Mba Wati, Mas Teguh, Mas Anas, Dapot, Anita, &lt;a href="http://dhani22yadi.blogspot.com/"&gt;Dhani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://h3rsant.wordpress.com/"&gt;Heri&lt;/a&gt; (Hersant), Saleh, Budi dan Desy. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hingar bingar pelaksanaan Pilpres 2009, tak menyurutkan saya dan teman-teman untuk mengisi hari libur Pemilu.Banyak diantara kami yang golput, karena berbagai alas an.Yang utama adalah karena tidak terdaftar dalam DPT.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ada dua objek wisata yang kami jelajahi, yakni Air Terjun Bajuin &amp;amp; Pantai Takisung.Tapi yang bahas pada postingan ini adalah tentang Pantai Takisung (khususnya suasana sunset nya).Banyak hal seru yang terjadi sebelum, saat dan setelah jalan-jalan.Seperti rapat untuk membahas segala tetek bengek transportasi, logistik, waktu dan siapa aja yang mau ikut (rapat itu lebih mirip suasana anak-anak kost kebanyakan yang sedang bergadang di malam mingguan, ribut dan kadang ngawur).Karena disela-sela rapat selalu ada saja yang melucu (yang mengakibatkan Mba Ida pemilik kost nyaris naik ke lokasi rapat untuk membubarkan forum).&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena dari dulu saya nya sangat menyukai ama suasana matahari terbenam alias sunset, maka dengan ngotot saya menyemangati teman-teman untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Takisung.Meskipun badan pegal-pegal abis trekking, rasanya sunset di Pantai Takisung cukup menjadi alasan untuk tidak memperdulikan rasa pegal di badan itu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlWydttSRoI/AAAAAAAAA_8/wRszhhMLOfE/s1600-h/S5031359.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlWydttSRoI/AAAAAAAAA_8/wRszhhMLOfE/s200/S5031359.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356383555382560386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi diperjalanan, kami mampir untuk makan siang di sebuah warung di Jalan Samudra Pelaihari.Dari depan, warung itu terlihat sederhana dan tentunya berbudget murah meriah (prinsip perjalanan ala backpacker harus dipraktekkan saat traveling pada semi tanggung bulan kayak ini).&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlV07hNO0xI/AAAAAAAAA_0/dDewsE4Qh-k/s1600-h/S5031376.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlV07hNO0xI/AAAAAAAAA_0/dDewsE4Qh-k/s200/S5031376.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356315897702044434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seumur-umur baru kali ini saya menemui pemilik warung yang pelayanannya kasar dan ogah-ogahan—&lt;i style=""&gt;niat jualan gak sih bu?&lt;/i&gt;—.Masa si Anita numpang sholat aja di bilang ngerepotin dan bla bla bla.Alhasil dengan kalapnya saya tumpahin semua jenis makanan yang ada di piring ke meja makan.Kayak tulang ayam, nasi, bawang goreng, air kobokan dan kecap manis.Rasa kesal itu mengundang kemarahan saya yang berujung pada aksi pemberantakan meja makan.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVzPlmAyXI/AAAAAAAAA_s/hdS5PoJVuZs/s1600-h/IMAG0193.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVzPlmAyXI/AAAAAAAAA_s/hdS5PoJVuZs/s200/IMAG0193.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356314043453852018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kenyang makan dan kenyang memaki-maki ibu pemilik warung makan, kami lajukan kembali mobil Avanza dan Kijang menuju Pantai Takisung.Acara umpat mengumpat terhadap ibu pemilik warung masih berlanjut di dalam mobil.Kenyang yang kami alami, tidak cukup puas untuk menghentikan aksi umpat-mengumpat itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nggak kerasa Pantai Takisung ada di depan mata.Di pos masuk kawasan pantai, kami lolos dari retribusi – &lt;i style=""&gt;kali aja petugas nya lagi sibuk nyontreng, batin saya berucap bahagia&lt;/i&gt; –.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVwvNxiiEI/AAAAAAAAA_U/EYPxXPFFeeA/s1600-h/S5031349.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVwvNxiiEI/AAAAAAAAA_U/EYPxXPFFeeA/s200/S5031349.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356311288280680514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pantai Takisung ternyata dipadati oleh ratusan pengunjung.Parkir sepeda motor dan mobil pun tampak rapat.Sementara matahari siang masih terlihat sangat terik.Tapi tetap aja saya ama teman-teman nekad berjalan-jalan di sekitar pantai.Dan tentu saja ideologi narsisme masih setia mengisi acara jalan-jalan di pantai.Foto-foto pun masih berlanjut.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVxjqVNE2I/AAAAAAAAA_c/uskksmtypcQ/s1600-h/S5031381.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVxjqVNE2I/AAAAAAAAA_c/uskksmtypcQ/s200/S5031381.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356312189299659618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sunset yang menjadi salah satu fenomena alam yang saya jagokan, akhir nya datang juga.Matahari berwarna oranye menyala tepat berada di seberang lautan.Kecantikannya sangat-sangat menawan.Apalagi di sekitar pantai yang di dekat kampung nelayan, ada beberapa warga setempat yang asik memanen hasil tangkapan ikan di bibir pantai.Makin asik untuk menjepret sunset dan suasana pantai (nah bagi yang pengen ke Pantai Takisung, mending memilih lokasi di sekitar kampung nelayan yang ada pembangunan jembatan nya.Pasir nya landai, tidak terlalu banyak sampah sialan dan sepi ama wisatawan lain).&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlfnTb6OLhI/AAAAAAAABAE/4XJFZpRMKDQ/s1600-h/dd.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlfnTb6OLhI/AAAAAAAABAE/4XJFZpRMKDQ/s200/dd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357004602875981330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlVyd3zhWYI/AAAAAAAAA_k/7GiS8n_Rga0/s1600-h/S5031347.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alhasil kami pun sibuk menikmati sunset dan memilih ikan segar untuk dibawa pulang ke Banjarmasin.To all my friends, I just wanna say thanks for all of you.Kebersamaan jauh lebih baik jika dibarengi acara jalan-jalan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-9062208630544419005?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/9062208630544419005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=9062208630544419005&amp;isPopup=true' title='52 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/9062208630544419005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/9062208630544419005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/07/menikmati-sunset-di-pantai-takisung.html' title='Menikmati Sunset di Pantai Takisung'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SlWydttSRoI/AAAAAAAAA_8/wRszhhMLOfE/s72-c/S5031359.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>52</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-229547176808511916</id><published>2009-06-16T20:30:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:24:42.628-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dayak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><title type='text'>Aruh Ganal Dayak Meratus di Loksado</title><content type='html'>Pengalaman mengunjungi Loksado kali ini benar-benar lebih mengesankan bila dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya.Ada apa sih di Loksado??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata disana digelar upacara adat warga Dayak Meratus.Maka berangkat lah saya bersama tiga orang teman.Mereka semua merupakan teman yang kenal lewat internet, salah satu diantaranya adalah &lt;a href="http://imaginethisz.blogspot.com/"&gt;Jefri&lt;/a&gt; (Jakarta) yang saya kenal via &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Milis Indobackpacker&lt;/span&gt;.Dua teman lainnya adalah seorang fotograper Banjarmasin bernama Andri dan seorang karyawan asal Jakarta bernama Heri.Kami janjian kopi darat alias ketemuan pada jam 3 sore tanggal 13 Juni 2009 di depan Hotel Pandansari Banjarmasin dan langsung meluncur ke Loksado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 8 malam, kami akhirnya tiba di Desa Tanuhi, Loksado.Suasana hening dan dingin segera kami rasakan.Disana-sini terlihat sangat gelap, hanya lampu-lampu temaram milik beberapa rumah penduduk saja yang terlihat menyala.Kami langsung menuju Desa Malaris yang berjarak sekitar 8 kilometer dari Desa Tanuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhyoA34A8I/AAAAAAAAA84/bA3dTpjK0Ew/s1600-h/IMAG0007.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhyoA34A8I/AAAAAAAAA84/bA3dTpjK0Ew/s320/IMAG0007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348150589257155522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di Balai Malaris, sudah banyak pengunjung yang meramaikan acara adat tersebut.Karena balai megah yang berbentuk rumah khas Dayak Meratus tersebut merupakan pusat pelaksanaan Aruh Ganal.Disana kami menemui Pak Amat.Seorang asli Dayak Meratus yang berprofesi sebagai guide di Loksado.Ternyata ada 3 orang turis asing yang menjadi tamu Pak Amat.Mereka berasal dari Irlandia &amp;amp; Amrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhzJQagv7I/AAAAAAAAA9A/g0kC5CEPa1E/s1600-h/IMAG0014.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhzJQagv7I/AAAAAAAAA9A/g0kC5CEPa1E/s320/IMAG0014.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348151160364646322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, acara Aruh Ganal pun dimulai.Bunyi-bunyian dan ucapan mantra segera diperdengarkan.Aruh Ganal digelar sebagai tanda ucapan syukur warga Dayak Meratus atas hasil panen.Serta sebagai ajang doa bersama warga Dayak Meratus agar pada panen berikutnya lebih banyak hasil yang didapat serta dijauhkan dari hama perusak tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berlangsung, beberapa Balian turut meramaikan Aruh Ganal.Balian merupakan kumpulan beberapa warga Dayak Meratus yang mengetahui seluk beluk upacara serta pengetahuan tentang adat istiadat.Mereka dapat mengucapkan mantra yang sangat panjang.Biasanya Balian tersebut berguru pada Balian Tuha dan belampah (semacam semedi terhadap berbagai roh halus untuk mendapatkan kesaktian tertentu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhzXgHAwqI/AAAAAAAAA9I/V6lyXHSzitM/s1600-h/IMAG0013.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhzXgHAwqI/AAAAAAAAA9I/V6lyXHSzitM/s320/IMAG0013.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348151405095994018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama acara Balian tersebut akan dipimpin oleh Pangulu Adat (Penghulu Adat).Setiap Balian akan didampingi beberapa orang Panjulang. Panjulang adalah wanita Dayak Meratus yang selalu memperhatikan pembicaraan Balian.Bahkan Panjulang dapat mengajukan berbagai permohonan warga Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sjhzxdo6UJI/AAAAAAAAA9Q/qGiwhIJ3bkc/s1600-h/IMAG0017.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 239px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sjhzxdo6UJI/AAAAAAAAA9Q/qGiwhIJ3bkc/s320/IMAG0017.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348151851109470354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain beberapa orang Pangulu Adat, Balian dan Panjulang, Aruh Ganal juga diramaikan oleh banyak nya sesaji berupa makanan khas, langgatan (induk ancak dan sesaji) serta beberapa buah gendang khas Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sjh0NGp0j7I/AAAAAAAAA9Y/xSsIvd-9jjc/s1600-h/IMAG0025.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sjh0NGp0j7I/AAAAAAAAA9Y/xSsIvd-9jjc/s320/IMAG0025.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348152325975609266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantinya sesaji berupa Lamang (ketan yang dimasak dengan teknik tertentu) dan makanan lainnya akan dimakan setelah semalam suntuk dibacakan mantra.Yang berhak menyantap sesaji tersebut hanya warga Dayak Meratus yang menggelar acara Aruh Ganal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjoGW67mb7I/AAAAAAAAA9g/mt5ivzBNRNI/s1600-h/1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjoGW67mb7I/AAAAAAAAA9g/mt5ivzBNRNI/s320/1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348594498302013362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ket.Foto terakhir adalah hasil jepretan Jefri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersama rombongan termasuk turis Amrik &amp;amp; Irlandia yang ada disana hanya bisa gigit jari nggak bisa mencicipi lamang tersebut.Tapi nggak apa-apa, toh kami sangat puas dan terhibur oleh acara Aruh Ganal tersebut.Benar-benar sangat unik, mistik, kekeluargaan dan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 18 Juni 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-229547176808511916?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/229547176808511916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=229547176808511916&amp;isPopup=true' title='41 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/229547176808511916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/229547176808511916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/06/aruh-ganal-dayak-meratus-di-loksado.html' title='Aruh Ganal Dayak Meratus di Loksado'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SjhyoA34A8I/AAAAAAAAA84/bA3dTpjK0Ew/s72-c/IMAG0007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>41</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1045561160796040392</id><published>2009-06-09T02:31:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:29:32.022-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Floating Market'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pasar terapung'/><title type='text'>From Swedia To Banjarmasin</title><content type='html'>Dunia maya memang sangat hebat.Berawal dari sebuah foto yang ada di album &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/28167459@N07/"&gt;flickr&lt;/a&gt; milik saya, seorang kawan di Swedia sana tertarik mengunjungi Banjarmasin.Foto itu berisi suasana unik &amp;amp; khas Pasar Terapung Lok Baintan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan itu bernama Bapak &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/jantomarzuki/"&gt;Janto Marzuki&lt;/a&gt;.Seorang WNI yang menetap lama di negara yang berjuluk The Land of The Viking, Swedia.Pada tanggal 25 Mei 2009 kami bertemu di salah satu hotel di Banjarmasin.Pada hari yang sama kami memburu sunset di sekitar Jembatan Barito.Pak Janto tak menyia-nyiakan kamera mahal yang dia miliki.Sayang disana kami tak bisa menemui monyet berhidung mancung, Bekantan.Disana kami bertemu dengan fotograper asal Banjarmasin bernama &lt;a href="http://fkri99.multiply.com/"&gt;Fikri&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas hunting foto, saya lalu mengajak Pak Janto &amp;amp; Fikri mencicipi soto Banjar di sekitar Benua Anyar.Sambil menikmati soto Banjar, Pak Janto menceritakan segala pengalaman hidupnya selama di Eropa.Termasuk ketertarikannya di dunia fotograpi &amp;amp; petualangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Si4ss5rHP2I/AAAAAAAAA7g/kt2cuogBzv0/s1600-h/DSC_0162.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Si4ss5rHP2I/AAAAAAAAA7g/kt2cuogBzv0/s320/DSC_0162.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345258957642874722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok harinya kami langsung menuju Pasar Terapung Lok Baintan di tepian Sungai Martapura.Perjalanan dengan menggunakan klotok, dapat ditempuh sekitar 1 jam.Tepat sekitar 05.30 pagi kami awali perjalanan menyusuri sungai dari depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.Perjalanan ini pun kami lakukan bersama-sama dengan Fikri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Janto seolah nggak pernah berhenti membidikkan kameranya saat klotok terus melaju.Kehidupan sungai yang sederhana ternyata sangat menarik perhatian Pak Janto yang telah lama hidup di negara maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hobi fotograpi Pak Janto makin tersalurkan saat kami tiba di Pasar Terapung Lok Baintan.Betapa takjub nya ia saat menyaksikan langsung transaksi jual beli di atas sungai.Saya sangat senang melihat ekspresi bahagia Pak Janto selama di Pasar Terapung Lok Baintan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destinasi berikutnya adalah Pasar Cempaka.Disana ada sebuah warung penjual ikan patin bakar yang sangat enak.Kelar makan, kami langsung hunting foto di sekitar pasar bawang.Dan langsung menuju pendulangan intan di desa Pumpung, Cempaka.Tapi kali ini saya hanya berdua Pak Janto.Lagi-lagi suasana unik di pendulangan intan membuat takjub Pak Janto.Dapat ditebak, lensa kamera Nikon miliknya nggak dibiarkan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Destinasi terakhir adalah Pusat Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat di Martapura.Besoknya Pak Janto harus pulang ke Jakarta untuk selanjutnya terbang ke Swedia.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 9 Juni 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1045561160796040392?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1045561160796040392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1045561160796040392&amp;isPopup=true' title='26 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1045561160796040392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1045561160796040392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/06/from-swedia-to-banjarmasin.html' title='From Swedia To Banjarmasin'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Si4ss5rHP2I/AAAAAAAAA7g/kt2cuogBzv0/s72-c/DSC_0162.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-6210750176607437380</id><published>2009-04-27T17:21:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:32:54.521-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='danau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Menjelajah Pulau Pinus di Waduk Riam Kanan</title><content type='html'>Cerita perjalanan wisata di Desa Aranio Kabupaten Banjar, Kalsel masih berlanjut.Kali ini saya akan membahas perjalanan seru di sekitar Waduk Riam Kanan, tepatnya di Pulau Pinus.Dengan menumpang klotok (perahu kecil bermesin) saya bersama belasan teman lainnya dapat mencapai pulau kecil yang letaknya di tengah-tengah waduk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf561ekJAfI/AAAAAAAAA7Y/TZq-UDlWA1k/s1600-h/IMAG0089.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf561ekJAfI/AAAAAAAAA7Y/TZq-UDlWA1k/s320/IMAG0089.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331834068009550322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya di Waduk Riam Kanan terdapat dua buah Pulau Pinus.Biaya sewa untuk menuju Pulau Pinus pertama hanya dikenai sebesar Rp. 75 ribu saja.Sedangkan menuju Pulau Pinus kedua dipatok sebesar Rp. 100 ribu.Berhubung rombongan kami terdiri belasan orang plus masing-masing baru gajian, maka kami dengan entengnya memilih paket yang mahal aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi paket itu bisa sekalian mampir ke Pulau Pinus pertama.Rugi rasanya jauh-jauh ke Desa Aranio tanpa mencicipi kedua Pulau Pinus tersebut.Perjalanan menuju Pulau Pinus kedua ditempuh sekitar 30 menit.Cukup singkat memang.Karena pemandangan yang indah di sekitar waduk cukup beralasan menangkis rasa jenuh selama perjalanan.Objek pertama yang berhasil menarik perhatian saya adala jembatan kayu yang membentang panjang di atas waduk.Jembatan itu menghubungkan antara Pulau Pinus dengan daratan di seberangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf555wuL0BI/AAAAAAAAA7A/HiRVLrHjN6o/s1600-h/IMAG0082.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf555wuL0BI/AAAAAAAAA7A/HiRVLrHjN6o/s320/IMAG0082.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331833042091364370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beralasan memang kenapa pulau yang kami kunjungi tersebut dinamakan Pulau Pinus.Karena disana banyak sekali pohon pinus yang tumbuh tinggi menjulang.Saking banyaknya, hari cerah saat itu tidak berlaku di Pulau Pinus.Sinar matahari seakan-akan sulit menembus rimbunnya pepohonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZMwjsVr3I/AAAAAAAAA6g/BeSrxqOsV5I/s1600-h/IMAG0088.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZMwjsVr3I/AAAAAAAAA6g/BeSrxqOsV5I/s320/IMAG0088.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329531606138204018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian lain saya menemui beberapa penduduk yang tengah asyik memancing.Umumnya ikan yang didapat adalah ikan puyau.Ikan yang lumayan gurih kalau di goreng.Disini dijual dengan harga Rp. 10 ribu saja.Kami lalu melanjutkan perjalanan menuju perkampungan di seberang pulau.Dengan menyusuri jembatan kayu yang panjangnya sekitar 200 meteran.Dari atas jembatan, saya kembali menemui pemandangan yang sangat cantik.Perbukitan hijau, air waduk yang terhampar luas berpadu dengan langit cerah yang membiru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf56eXw08nI/AAAAAAAAA7Q/0pYrCYuYhSY/s1600-h/dd.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf56eXw08nI/AAAAAAAAA7Q/0pYrCYuYhSY/s320/dd.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331833671046722162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di kampong seberang, saya bersama rombongan lalu tergoda mencicipi kelapa muda yang banyak ditemui disana.Untung salah teman dalam rombongan ada yang bisa memanjat pohon kelapa.Alhasil dialah yang kami nobatkan sebagai petugas memetik kelapa.Akhirnya dua buah kelapa muda berhasil kami dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian kami kembali menyeberang menuju Pulau Pinus.Karena klotok yang kami sewa masih tambat di pulau itu.Ternyata di atas Pulau Pinus ada rombongan kru TV dari Jakarta yang sedang meliput Waduk Riam Kanan serta Pulau Pinus.Oleh rombongan, saya bersama dua orang teman disuruh ikut syuting dengan cara berjalan-jalan di sekitar pulau.Sementara kru TV akan merekam kegiatan kami itu.Seumur-umur baru kali ini saya direkam oleh kamera TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf56Mpf2k-I/AAAAAAAAA7I/gdykKbNiDY0/s1600-h/IMAG0093.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf56Mpf2k-I/AAAAAAAAA7I/gdykKbNiDY0/s320/IMAG0093.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331833366569718754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, kami bertiga diwawancarai oleh kru TV tersebut.Kami ditanya dengan berbagai pertanyaan.Seperti alasan apa kami mengunjungi Pulau Pinus.Saya pun tidak menyia-nyiakan kesempatan.Dengan percaya dirinya saya langsung memberi alamat blog serta alamat email.Siapa tahu saya ditawari sebagai salah satu kru TV tersebut.Perjalanan di Waduk Riam Kanan kami akhiri dengan minum es kelapa muda di sekitar dermaga Desa Aranio.Disana ternyata banyak sekali mobil wisatawan terparkir di sekitar dermaga.Menandakan geliat pariwisata Kalsel makin bergairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 16 Mei 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-6210750176607437380?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/6210750176607437380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=6210750176607437380&amp;isPopup=true' title='29 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6210750176607437380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6210750176607437380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/04/menjelajah-pulau-pinus-di-waduk-riam.html' title='Menjelajah Pulau Pinus di Waduk Riam Kanan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/Sf561ekJAfI/AAAAAAAAA7Y/TZq-UDlWA1k/s72-c/IMAG0089.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>29</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7335650911230158409</id><published>2009-04-26T20:01:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:33:15.440-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='danau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Berwisata &amp; Berburu Foto di Waduk Riam Kanan</title><content type='html'>Kemolekan wajah Nusantara kembali saya temui di Kalsel.Tepatnya di Desa Aranio Kabupaten Banjar.Nama objek wisata yang saya kunjungi kali ini adalah Waduk Riam Kanan.Bagaimana saya tidak terpesona, jika disana banyak sekali objek menarik yang sayang untuk tidak dinikmati.Apalagi tidak diabadikan melalui kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfUgoZKJn2I/AAAAAAAAA5Q/RYma7otXsZo/s1600-h/IMAG0023.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfUgoZKJn2I/AAAAAAAAA5Q/RYma7otXsZo/s320/IMAG0023.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329201612383166306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya tidak sendiri.Ada 11 orang teman ikut berpetualang di Riam Kanan.Perjalanan kami mulai dari Banjarmasin sekitar jam 7 Wita di pagi minggu yang sangat cerah.Kota pertama yang kami lewati adalah Banjarbaru.Di bundaran simpang empat, kami arahkan sepeda motor menuju desa Aranio.Dari bundaran itu jarak yang harus kami tempuh sekitar 25 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit-bukit terjal di kiri kanan jalan menambah cantik pemandangan.Hamparan sawah yang menghijau serta perkampungan penduduk desa yang terlihat bersahaja semakin memanjakan mata kami yang bosan dengan kehidupan perkotaan.Sesekali kami menemui jalanan sepi yang meliuk-liuk di bawah pepohonan di pinggir jalan.Sungguh sensasi yang nikmat bagi kami yang setiap hari hanya menjajal jalanan Banjarmasin yang penuh sesak laju kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang belum pernah ke Riam Kanan, mungkin 25 kilometer jarak tempuh yang dilewati akan terasa lama.Tapi bagi saya yang memang menyukai perjalanan darat dan kebetulan saya sudah pernah ke Riam Kanan, rasanya jarak tempuhnya tidaklah terlalu lama.Justru saya sangat menikmati perjalanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di Riam Kanan kami harus membayar uang masuk sebesar Rp. 1500 per sepeda motor.Sangat murah bila dibanding dengan apa yang akan kami dapat nantinya.Setelah memarkir kendaraan, kami lalu mengunjungi tempat penjualan ikan hasil budidaya masyarakat sekitar.Di Banjarmasin ikan puyau dijual dengan harga Rp 20 ribuan, disini hanya dihargai Rp 10 ribu saja untuk 1 kilogram.Benar-benar murah dan jauh lebih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfVQ6QgT5cI/AAAAAAAAA5g/bPFMQYvQob4/s1600-h/IMAG0029.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfVQ6QgT5cI/AAAAAAAAA5g/bPFMQYvQob4/s320/IMAG0029.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329254695855973826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas melihat-lihat transaksi jual beli antara nelayan dan pedagang ikan, kami lalu menuju pelabuhan yang disana banyak ditemui kapal (klotok) berukuran sedang.Dengan klotok itulah kami akan menikmati pesona Riam Kanan.Harga sewa yang harus kami bayar adalah Rp 100 ribu.Karena tujuan yang akan kami tempuh adalah Pulau Pinus kedua (lebih jauh dari Pulau Pinus pertama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZ1ljwHr0I/AAAAAAAAA64/OEInVIHTyto/s1600-h/IMAG0021.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZ1ljwHr0I/AAAAAAAAA64/OEInVIHTyto/s320/IMAG0021.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329576497152241474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat diatas klotok melaju itulah pesona Riam Kanan benar-benar eksotis.Hamparan air waduk yang menghijau, perbukitan yang asri, langit yang membiru serta puluhan rumah terapung adalah paket yang ditawarkan Riam Kanan yang bisa dilihat dari dalam klotok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfVRJ77kU0I/AAAAAAAAA5o/Wc1MZM4j-9g/s1600-h/IMAG0044.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfVRJ77kU0I/AAAAAAAAA5o/Wc1MZM4j-9g/s320/IMAG0044.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329254965211059010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali sampan kecil bermesin terlihat melaju diatas luasnya waduk Riam Kanan.Biasanya mereka membawa ikan hasil tangkapan untuk dijual ke pasar.Betapa nikmatnya kehidupan mereka, karena tinggal di tempat yang masih sangat alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZzGT9_9fI/AAAAAAAAA6w/lAmSNqCetCI/s1600-h/IMAG0037.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfZzGT9_9fI/AAAAAAAAA6w/lAmSNqCetCI/s320/IMAG0037.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329573761316287986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya perjalanan sekitar 30 menit menuju Pulau Pinus kedua berakhir.Rasanya saya tidak sabar untuk segera menjelajah tiap sudut menarik yang ada disana.Jembatan panjang yang membelah waduk adalah salah satu objek yang berhasil menarik perhatian saya untuk segera membidikan kamera.Objek menarik lainnya adalah rimbunnya ratusan pohon pinus yang menjulang tinggi di tengah waduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pengalaman yang tak terlupakan, berwisata bersama belasan teman yang juga lelah dengan rutinitas kerja.Saya yakin puluhan wisatawan lain yang saya temui di Riam Kanan juga merasakan hal yang sama dengan apa yang kami alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 28 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7335650911230158409?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7335650911230158409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7335650911230158409&amp;isPopup=true' title='38 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7335650911230158409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7335650911230158409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/04/berwisata-berburu-foto-di-waduk-riam.html' title='Berwisata &amp; Berburu Foto di Waduk Riam Kanan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SfUgoZKJn2I/AAAAAAAAA5Q/RYma7otXsZo/s72-c/IMAG0023.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7701266959335306157</id><published>2009-04-10T06:38:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:34:14.070-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Backpacking to Marabahan</title><content type='html'>Libur sabtu minggu saya manfaatin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;backpacking&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ke Marabahan.Kota kecil yang merupakan ibukota Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.Perjalanan sekitar 1,5 jam dari Banjarmasin melalui jalur darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan Marabahan makin santer terdengar, karena sebuah jembatan megah bernama &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2009/03/secercah-harapan-di-jembatan-rumpiang.html"&gt;Jembatan Rumpiang&lt;/a&gt; berdiri tidak jauh dari kotanya serta ditemukannya lahan gas metana terbesar kedua di Indonesia di &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2009/03/bbb.html"&gt;Desa Barambai&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Marabahan saya menginap di Hotel Budi Berkat di dekat pasar.Jangan bayangkan hotel ini semewah hotel Rattan Inn Banjarmasin atau semahal Hyatt Regency di Jogja.Hotel yang saya inapi adalah hotel murah meriah &amp;amp; sangat sederhana.Kamar mandi aja harus antri ama tamu lain.Tidak ada breakfast nya juga.Tarif kamar yang saya pilih adalah sebesar Rp. 20 ribu aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang oke dari hotel ini adalah pemandangannya yang langsung menghadap Sungai Barito.Karena lokasinya tepat ditepian sungai.Suara mesin kapal pasti terdengar dari dalam kamar hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTr8chDa0I/AAAAAAAAA2k/1EPFU6eIfqU/s1600-h/ed+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTr8chDa0I/AAAAAAAAA2k/1EPFU6eIfqU/s320/ed+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302122085001423682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;View from the hotel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Marabahan sangat kecil, saya cukup berjalan kaki aja untuk berkeliling kota.Ada beberapa lokasi yang saya kunjungi seperti taman siring di sekitar rumah jabatan bupati Barito Kuala.Disana saya bisa menikmati pemandangan Sungai Barito yang sibuk ama aktivitas lalu lalang perahu &amp;amp; klotok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTracm0E9I/AAAAAAAAA2U/wupMqWbLess/s1600-h/ed+7.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTracm0E9I/AAAAAAAAA2U/wupMqWbLess/s320/ed+7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302121500910031826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transportasi sungai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari ada beberapa penjual makanan di sekitar taman siring itu.Bahkan ada beberapa warga kota yang sedang asik memancing ikan.Saya juga mengunjungi sebuah pelabuhan yang disana bisa ditemui bis air menuju Buntok Kalteng.Bagi yang pengen berpetualang susur sungai, kayaknya bis air ini cocok juga.Waktu tempuh sekitar 2 hari 2 malam melewati Sungai Barito.Biaya sekitar Rp. 50 ribuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, saya menjelajah pasar induk yang juga nggak jauh dari hotel tempat saya menginap.Tak jauh beda dari pasar pada umumnya.Rame dan bersahaja.Saya sempat mencicipi sarapan pagi di sekitar pasar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang kepulangan ke Banjarmasin, saya sempatin berkunjung ke Masjid Agung Al Anwar di Jalan Panglima Wangkang.Sebuah masjid yang kayaknya paling besar di Marabahan.Halaman masjid tepat menghadap Sungai Barito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTrnaQl3dI/AAAAAAAAA2c/K444TABjrno/s1600-h/ed+8.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 239px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTrnaQl3dI/AAAAAAAAA2c/K444TABjrno/s320/ed+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302121723618254290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung Al Anwar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya harus meninggalkan Marabahan yang menurut saya masih perlu lebih gencar dalam membangun kotanya.Sebuah PR bagi pemerintah setempat untuk segera dituntaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, 10 April 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7701266959335306157?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7701266959335306157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7701266959335306157&amp;isPopup=true' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7701266959335306157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7701266959335306157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/04/backpacking-to-marabahan.html' title='Backpacking to Marabahan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZTr8chDa0I/AAAAAAAAA2k/1EPFU6eIfqU/s72-c/ed+4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5817996512247909309</id><published>2009-03-26T08:34:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:10:15.879-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><title type='text'>Secercah Harapan di Jembatan Rumpiang</title><content type='html'>Bumi Kalimantan telah sekali lagi memiliki jembatan megah.Bagi Kalsel ini merupakan jembatan megah kedua setelah &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/08/raksasa-jembatan-di-sungai-raksasa.html"&gt;Jembatan Barito&lt;/a&gt;.Pedalaman Sungai Barito di sekitar Kota Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola)  kali ini yang mendapat hadiah dari pemerintah berupa jembatan yang megah.Saking megahnya, jembatan yang bernama Jembatan Rumpiang itu, terlihat sangat angkuh di atas gerak lambat arus sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJHLEFiNI/AAAAAAAAAyM/hJn-yHIWAvI/s1600-h/t+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJHLEFiNI/AAAAAAAAAyM/hJn-yHIWAvI/s320/t+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297017236807321810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membentang ratusan meter hingga menyeberang sisi sungai lainnya.Tak pelak lagi, banyak warga Kalsel yang memanfaatkan jembatan ini sebagai objek wisata baru.Selain dapat mengagumi desain jembatan yang cantik, pengunjung juga bisa menyaksikan pepohonan hijau yang membentang di sekitar jembatan.Aktivitas di Sungai Barito pun menawarkan hal menarik bagi pengunjung, terutama bagi mereka yang bosan dengan suasana perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali kapal pengangkut batubara, perahu tradisional serta perahu kecil berupa ‘klotok’ melintas dibawahnya.Ada juga angkutan sungai (sejenis bis air) yang melaju menuju pehuluan seperti Marabahan, Negara, Margasari bahkan Buntok di Kalteng.Bagi yang menyukai petualangan menyusuri sungai hingga pedalaman, kayaknya bis air ini layak dicoba.Saya pun punya rencana trip melalui jalur sungai ini.Entah kapan rencana itu bisa terwujud…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJfoRIy0I/AAAAAAAAAyU/2DmYcl5QfKU/s1600-h/t+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJfoRIy0I/AAAAAAAAAyU/2DmYcl5QfKU/s320/t+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297017656963550018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal Jembatan Rumpiang, selain bisa dijadikan sebagai sarana objek wisata, jembatan ini tentu saja dibangun untuk memudahkan warga menuju Kota Marabahan atau sebaliknya.Karena dulu sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberang sungai dengan menggunakan ferry tradisional di sekitar Sungai Gampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan juga melalui jembatan yang menghabiskan dana sekitar 200 milyar ini bisa memacu pertumbuhan ekonomi di sekitar jembatan terutama Kota Marabahan.Karena selama ini kota yang berjuluk Kota Bahalap tersebut masih sangat ketinggalan bila dibanding kota kabupaten lain di Kalsel.Alasan klasik memang menjadi pemicu ketertinggalan Marabahan atau Batola pada umumnya.Apalagi kalo bukan soal kekayaan alam, yang ujung-ujungnya berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLI25sEaUI/AAAAAAAAAyE/XHq0FjLwY80/s1600-h/t+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLI25sEaUI/AAAAAAAAAyE/XHq0FjLwY80/s320/t+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297016957265275202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kabupaten lain dikenyangkan oleh batubara yang melimpah, bijih besi yang mulai menggiurkan, hasil laut yang beragam, sektor jasa yang padat atau destinasi wisata yang sudah mapan, Batola masih menggantungkan PAD hanya dari retribusi-retribusi saja.Seperti retribusi yang dibebankan pada kapal pengangkut batubara yang melewati wilayah Batola, yang kita tahu kalo kapal pengangkut batubara itu berasal dari daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asal tahu saja, Batola hanya mampu mengumpulkan PAD sekitar 2 Milyar saja pertahun.Informasi itu saya dapatkan langsung dari keluhan yang dilontarkan oleh salah satu warga Marabahan.Bandingkan dengan kabupaten lain yang mampu meraup puluhan hingga ratusan milyar.Jangan heran jika warga Batola ada yang bilang kalo Batola masih harus ‘menyusu’ dengan pemerintah pusat.Seperti yang saya dengar langsung oleh salah satu warganya saat sama-sama menikmati semilir angin diatas jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan bandingkan dengan kabupaten terkaya yakni Kutai Kartanegara di Kaltim yang sangat gemuk dengan PAD triliyunan rupiah setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan saya pun melambung tinggi saat menikmati suasana sambut malam diatas megahnya Jembatan Rumpiang.Saya yakin harapan warga Batola lainnya, juga dibebankan pada jembatan yang berjarak sekitar 1 jam dari Banjarmasin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJvxcOlQI/AAAAAAAAAyc/0gDIAgIIB-s/s1600-h/t+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 243px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJvxcOlQI/AAAAAAAAAyc/0gDIAgIIB-s/s320/t+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297017934303892738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan bisa terpacunya pertumbuhan ekonomi serta dunia kepariwisataan di Batola yang memang sangat minim.Kenapa saya bilang minim objek wisata, karena saya menyaksikan langsung kehidupan warga Marabahan yang hanya puas bersantai di taman kecil di bantaran Sungai Barito atau tepatnya di depan rumah dinas Bupati Batola.Dengan kondisi yang sangat sederhana seperti tidak dilakukannya peremajaan fasilitas taman, pepohonan yang tidak beragam serta koleksi binatang yang ada disana juga sangat terbatas.Hal ini tentu juga akan mempengaruhi tingkat pembelajaran warga terutama anak-anak terhadap pentingnya menyayangi lingkungan termasuk binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentu saja melalui momentum Visit South Kalimantan 2009 yang tengah bergulir, kita jadikan Jembatan Rumpiang sebagai salah satu tonggak kebangkitan dunia kepariwisataan Batola serta Kalsel pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info aja, postingan saya berjudul &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2009/02/visit-south-kalimantan-2009-sebuah-asa.html"&gt;Visit South Kalimantan 2009 : Sebuah Asa &amp;amp; Optimisme&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; akhirnya menyabet juara 3 pesta blogger Kalsel di Aruh Blogger 2009.Melalui postingan ini, saya pengen ngucapin makasih buat sahabat blogger Kalsel terutama yang tergabung dalam &lt;a href="http://kayuhbaimbai.org/"&gt;Kayuh Baimbai&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://aruhblogger.com/"&gt;panitia Aruh Blogger&lt;/a&gt;  dan semua sahabat blogger di manapun.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5817996512247909309?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5817996512247909309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5817996512247909309&amp;isPopup=true' title='39 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5817996512247909309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5817996512247909309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/03/secercah-harapan-di-jembatan-rumpiang.html' title='Secercah Harapan di Jembatan Rumpiang'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SYLJHLEFiNI/AAAAAAAAAyM/hJn-yHIWAvI/s72-c/t+3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>39</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-2005711363864240218</id><published>2009-03-11T22:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:11:01.598-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='desa'/><title type='text'>BBB</title><content type='html'>Judul diatas bukanlah merujuk pada grup vokal asal Jakarta yang bersuara pas-pasan.Dimana lagu-lagunya hanya memerlukan teknik vokal yang sangat rendah.BBB pada judul postingan ini merupakan singkatan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Barambai Bali nya Borneo&lt;/span&gt; atau bisa juga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Borneo Berasa Bali&lt;/span&gt;.He…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD2kRDGh2I/AAAAAAAAA0c/pe62gkNunNM/s1600-h/brb+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD2kRDGh2I/AAAAAAAAA0c/pe62gkNunNM/s320/brb+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301007864327210850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pura Agung di Barambai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Barambai sekilas mirip Bali.Kenapa saya bilang mirip Bali, tidak lain &amp;amp; tidak bukan karena Desa Barambai dihuni oleh sebagian besar penduduk keturunan Bali.Yang notabene juga beragama Hindu Bali.Mereka secara turun temurun menetap di desa yang berjarak sekitar 2,5 jam dari Banjarmasin tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis kehidupan mereka pun kurang lebihnya berbudaya adat Bali.Seperti penamaan keturunan.Ada yang bernama Ketut, Kadek, Arya dll.Tidak hanya itu, setiap halaman rumah pun dilengkapi dengan ukiran dari batu atau kayu sebagai alat untuk menaruh perlengkapan ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD2EvL1HtI/AAAAAAAAA0U/FtKngFrF3yw/s1600-h/brb+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD2EvL1HtI/AAAAAAAAA0U/FtKngFrF3yw/s320/brb+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301007322661068498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda yang selalu ada di tiap rumah di Barambai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Barambai juga memiliki pura besar yang bernama Pura Agung Widya Natha.Disini menjadi sentral peribadatan umat Hindu Bali yang ada di salah satu desa di Kabupaten Barito Kuala, Kalsel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk disini rata-rata menggantungkan hidupnya sebagai petani.Mereka berdampingan secara damai dengan warga Suku Banjar, Jawa dll.Saat saya backpacking ke Barambai, keramahtamahan lah yang saya dapatkan.Setiap saya menanyakan sesuatu, selalu dijawab dengan tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti 3 anak keturunan Bali yang saya jumpai disana.Anak-anak yang masih bersekolah SD tersebut bahkan sangat lancar berbahasa Bali.Saat saya menanyakan sesuatu, mereka pasti akan menjawab dengan ramah.Logat Bali nya sangat terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD1qTSCY6I/AAAAAAAAA0M/Iz2Kj_iCHZY/s1600-h/brb+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD1qTSCY6I/AAAAAAAAA0M/Iz2Kj_iCHZY/s320/brb+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301006868494312354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak keturunan Bali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan terakhir, Desa Barambai menjadi bahan perbincangan yang hangat oleh warga Kalsel.Bahkan media nasional maupun asing juga tidak mau ketinggalan dengan apa yang terjadi di Barambai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumpur Barambai lah yang menjadi pemicu kehebohan warga &amp;amp; media.Lumpur Barambai merupakan fenomena alam yang sangat aneh.Dimana lumpur dingin keluar dari perut bumi secara terus menerus.Seperti air mendidih yang menggelembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD1E6K82mI/AAAAAAAAA0E/A081k9c7JrM/s1600-h/brb+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD1E6K82mI/AAAAAAAAA0E/A081k9c7JrM/s320/brb+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301006226098543202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumpur Barambai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulunya lumpur ini masih sangat kecil.Muncul di halaman rumah salah satu warga setempat.Lama kelamaan kubangan lumpur semakin membesar.Sehingga rumah yang ada disekitarnya dibongkar total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat awal kejadian, lumpur ini banyak dikunjungi oleh warga Kalsel.Bahkan turis dari China, katanya juga pernah menyaksikan fenomena unik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan akademisi seperti tim ahli ITB, juga pernah meneliti Lumpur Barambai.Usut punya usut ternyata lumpur mirip kopi susu ini mengandung gas metana.Tidak hanya itu, emas hitam alias batubara pun sering keluar bersamaan dengan lumpur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bilang, kalo kandungan alam di Barambai sangat melimpah.Kekayaannya melebihi kabupaten-kabupaten lain di Kalsel yang lebih dulu dieksplorasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Kalsel pun telah mengundang investor asing guna memaparkan kandungan alam yang ada di Barambai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi alam Kalsel terancam akan dikoyak-koyak.Itulah salah satu dampak yang harus kita tanggung jika berbicara soal ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada secercah harapan, semoga kelak jika Lumpur Barambai benar-benar dieksplorasi dapat meningkatkan taraf hidup warga sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-2005711363864240218?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/2005711363864240218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=2005711363864240218&amp;isPopup=true' title='37 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2005711363864240218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2005711363864240218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/03/bbb.html' title='BBB'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZD2kRDGh2I/AAAAAAAAA0c/pe62gkNunNM/s72-c/brb+3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>37</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1410965774862839485</id><published>2009-02-19T18:37:00.001-08:00</published><updated>2009-06-26T02:00:39.940-07:00</updated><title type='text'>Visit South Kalimantan 2009 : Sebuah Asa &amp; Optimisme</title><content type='html'>Diawal tahun 2009 ini ada kabar yang menggembirakan bagi warga Kalimantan Selatan khususnya bagi mereka yang menyukai dunia petualangan, Pemerintah Provinsi Kalsel tengah menggelar tahun kunjungan wisata atau Visit South Kalimantan 2009.Hampir-hampir mirip dengan program nasional Visit Indonesia 2008 atau Visit Musi 2008 di Sumsel.Hal itu berarti akan semakin banyak tamu daerah yang akan berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali acara yang sedang dan akan di gelar sepanjang tahun.Guna menyemarakan program tersebut.Acaranya pun tidak hanya terpusat di Banjarmasin, namun tersebar merata di seluruh kabupaten/kota di Kalsel.Umumnya acara digelar di salah satu objek wisata andalan yang dimiliki oleh masing-masing kabupaten/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi saya sangat mengapresiasi langkah baik Pemprov Kalsel tersebut.Tidak hanya melalui postingan di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blog&lt;/span&gt; ini, tapi program Visit South Kalimantan  2009 juga saya promosikan melalui forum khusus petualangan yang anggotanya ribuan orang di Indonesia.Sebagai warga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banua&lt;/span&gt;, saya merasa terpanggil untuk menyukseskan hajatan mulia ini.Minimal ikut mempromosikan kalo &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banua&lt;/span&gt; tercinta tengah mengadakan undangan besar buat warga dunia untuk segera berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata banyak juga yang tertarik dengan informasi yang saya sebarkan itu.Salah satu nya Dewi, penikmat petualangan asal Bekasi.Dewi tertarik mengunjungi agenda Visit South Kalimantan 2009 yang diadakan bulan April mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu menandakan bahwa potensi wisata yang kita miliki sangat besar.Saya berharap melalui Visit South Kalimantan 2009 bisa menjadi tonggak bersejarah kebangkitan dunia pariwisata Kalsel.Baik wisata budaya, alam, kesenian, kuliner hingga wisata relijius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama berkeliling mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banua&lt;/span&gt;, ada beberapa objek wisata yang menurut saya secara pribadi benar-benar sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pasar Terapung (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Floating Market&lt;/span&gt;)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SaHpEO5iGyI/AAAAAAAAA3c/Ry5gzCxRMn0/s1600-h/d.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SaHpEO5iGyI/AAAAAAAAA3c/Ry5gzCxRMn0/s320/d.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305778094947310370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibelahan bumi manapun, pasar yang mengapung diatas sungai cuma ada di tiga lokasi.Di Muara Kuin Banjarmasin, Lok Baintan di desa Sungai Tabuk Kab.Banjar &amp;amp; Thailand.Objek yang satu ini menawarkan keunikan budaya sungai yang sangat hebat.Banyak yang mengatakan jika ke Banjarmasin tidak lengkap kalau tidak ke &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/09/budaya-sungai-yang-spektakuler.html"&gt;Pasar Terapung&lt;/a&gt;.Sama halnya saat ke Jogjakarta, yang tidak lengkap jika tidak  berkunjung ke Malioboro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek yang satu ini pun sangat cocok untuk mendapatkan foto yang mengandung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;human interest&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jembatan Barito&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4YHRp94nI/AAAAAAAAA20/xlBH5s6jh7o/s1600-h/IMAG0177.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4YHRp94nI/AAAAAAAAA20/xlBH5s6jh7o/s320/IMAG0177.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304703924366598770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak puluhan tahun silam hingga saat ini, &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/08/raksasa-jembatan-di-sungai-raksasa.html"&gt;jembatan&lt;/a&gt; kebanggaan Kalsel ini masih berstatus sebagai salah satu jembatan terpanjang di Indonesia.Desainnya cantik &amp;amp; kokoh, membentang panjang diatas Sungai Barito.Letaknya di Jalan Trans Kalimantan arah Palangka Raya.Berjarak hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Martapura&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4Ykrqnv6I/AAAAAAAAA28/6F3U5Tiijg0/s1600-h/ed+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4Ykrqnv6I/AAAAAAAAA28/6F3U5Tiijg0/s320/ed+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304704429564870562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tak kenal dengan kota kecil yang telah mendunia ini.Pamornya sebagai &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/07/coming-soon.html"&gt;kota intan&lt;/a&gt;, kembali mencuat setelah ditemukannya bongkahan intan mentah hampir sebesar bola tenis meja pada tahun 2008.Media nasional maupun asing pun ramai memberitakan penemuan hasil alam yang bernilai milyaran rupiah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pendulangan intan tradisional, di Martapura juga terdapat objek wajib kunjung lainnya.Diantaranya, Pusat Pertokoan Permata &lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3159/3029503088_8f82955097.jpg?v=0"&gt;Cahaya Bumi Selamat&lt;/a&gt;, penggosokan intan tradisional, Masjid Agung Al Karomah serta Pasar Wadai Tradisional (pusat jajanan kue khas Kalsel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akses menuju Martapura sangatlah mudah, karena banyak angkutan umum dari Banjarmasin maupun kota lainnya menuju kota yang juga berjuluk sebagai Kota Santri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Loksado&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4bWPNs7zI/AAAAAAAAA3U/ynyz3De2t9M/s1600-h/d+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4bWPNs7zI/AAAAAAAAA3U/ynyz3De2t9M/s320/d+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304707479944097586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang menyukai perjalanan ala &lt;em&gt;backpacker&lt;/em&gt;, objek alam yang ada di &lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/12/loksado-yang-tetap-menawan.html"&gt;Loksado&lt;/a&gt; sangat direkomendasikan.Selain hamparan Pegunungan Meratus yang luas &amp;amp; hijau, di Loksado juga terdapat dua buah air terjun, komplek sumber air panas, &lt;em&gt;bamboo rafting&lt;/em&gt; di Sungai Amandit, pedesaan Suku Dayak Meratus, Gunung Kentauan, festival Aruh Ganal dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjarak sekitar 4 jam perjalanan darat dari Banjarmasin.Lokasinya hanya sekitar 35 kilometer dari Kota Kandangan, Hulu Sungai Selatan.Akses menuju Kandangan sangatlah mudah, karena banyak angkutan umum yang melayani rute Banjarmasin - Kandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketersediaan tempat menginap pun jangan diragukan lagi.Di Loksado telah lama tersedia penginapan sejenis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cottage&lt;/span&gt;, wisma serta balai adat milik warga Dayak Meratus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kotabaru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4ZgLbYDPI/AAAAAAAAA3E/OoaAhPNfr7w/s1600-h/ed.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZ4ZgLbYDPI/AAAAAAAAA3E/OoaAhPNfr7w/s320/ed.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304705451703143666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota yang terkenal dengan lagu Gunung Bamega ini menawarkan paket wisata bahari yang cukup lengkap.Dikelilingi oleh lautan luas, pegunungan, pantai-pantai, pulau-pulau kecil disekitarnya, taman bawah laut, kampung nelayan hingga rumah makan &lt;em&gt;seafood&lt;/em&gt; yang mudah ditemui di sudut-sudut kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kalimantanku.blogspot.com/2008/11/kotabaru-kota-kepulauan-yang-eksotis.html"&gt;Kotabaru&lt;/a&gt; memiliki sarana akomodasi yang cukup memadai.Akses transportasi pun sangat lancar dari Banjarmasin.Ketersediaan hotel pun cukup banyak.Angkutan umum juga mudah didapat di sekitar Kotabaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak dari Banjarmasin sekitar 9 jam perjalanan darat.Bis umum mudah ditemui di Terminal Pal 6 Banjarmasin.Biaya sekitar 85 hingga 130 ribu rupiah untuk satu kali perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sahabat-sahabat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blogger&lt;/span&gt; maupun calon wisatawan yang ingin berkunjung selama Visit South Kalimantan 2009, silakan buka &lt;em&gt;link-link&lt;/em&gt; yang saya tautkan diatas pada masing-masing objek wisata.Disana banyak info yang lebih lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui program tahun kunjungan wisata ini, saya serta warga Kalsel pada umumnya memiliki sebuah asa dan optimisme agar kiranya bisa terwujud &lt;span style="font-style: italic;"&gt;banua&lt;/span&gt; sebagai salah satu daerah tujuan wisata.Baik ditingkat regional Kalimantan, nasional bahkan internasional.Bukan tidak mungkin hal itu bisa terwujud jika semua kalangan bahu membahu dalam memajukan dunia kepariwisataan di Bumi Lambung Mangkurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam petualangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1410965774862839485?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1410965774862839485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1410965774862839485&amp;isPopup=true' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1410965774862839485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1410965774862839485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/02/visit-south-kalimantan-2009-sebuah-asa.html' title='Visit South Kalimantan 2009 : Sebuah Asa &amp; Optimisme'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SaHpEO5iGyI/AAAAAAAAA3c/Ry5gzCxRMn0/s72-c/d.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-6636651256094766453</id><published>2009-02-09T19:21:00.000-08:00</published><updated>2009-08-31T20:32:37.799-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sunset'/><title type='text'>Senja Kali Ini….</title><content type='html'>Entah seperti apa ungkapan teman-teman soal suasana senja.&lt;br /&gt;Entah seperti apa suasana senja terakhir yang teman-teman temui.&lt;br /&gt;Yang jelas bagi saya, senja dimana matahari terbenam adalah fenomena alam yang sangat menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZDzTO-d3tI/AAAAAAAAAz8/2rtj1_OxOcE/s1600-h/d+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZDzTO-d3tI/AAAAAAAAAz8/2rtj1_OxOcE/s320/d+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301004273178238674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mampu menggugah saya untuk merenungi apa yang telah dilewati selama hidup.&lt;br /&gt;Ia mampu membawa suasana hati menjadi damai.&lt;br /&gt;Ia juga mampu menggerakkan pikiran untuk bersyukur pada Tuhan.&lt;br /&gt;Bahkan ia mampu menunjukan bahwa ciptaan Nya memang dahsyat indahnya.&lt;br /&gt;Dan lebih hebatnya lagi, ia mampu menjadikan diri saya merasa optimis menghadapi hari esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZDzDd79MoI/AAAAAAAAAz0/5HFoFM24_BU/s1600-h/d+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZDzDd79MoI/AAAAAAAAAz0/5HFoFM24_BU/s320/d+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301004002316333698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja yang saya temui di pedalaman &lt;strong&gt;Sungai Barito&lt;/strong&gt; kali ini, merupakan senja yang kesekian kalinya menawan saya.&lt;br /&gt;Sangat tidak beralasan jika ada yang mengatakan senja terindah itu hanya ada di pantai.&lt;br /&gt;Dibalik hutan beton &lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; sekali pun, senja akan jauh lebih indah jika kita mampu memaknai suasana senja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan pun, saya akan selalu mencintai suasana senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog on ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-6636651256094766453?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/6636651256094766453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=6636651256094766453&amp;isPopup=true' title='41 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6636651256094766453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6636651256094766453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/02/senja-kali-ini.html' title='Senja Kali Ini….'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SZDzTO-d3tI/AAAAAAAAAz8/2rtj1_OxOcE/s72-c/d+2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>41</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4035721174938928560</id><published>2009-01-06T02:38:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:41:00.187-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><title type='text'>Pantai Pegatan Vs Pantai Pagatan : Serupa Tapi Tak Sama</title><content type='html'>Mungkin anda-anda bingung, membaca judul diatas.Kok nama pantainya ditulis dua kali.Eits, tunggu dulu.Ada perbedaan diantara keduanya.Pantai pertama bernama &lt;strong&gt;Pantai Pegatan&lt;/strong&gt; (huruf urutan kedua menggunakan ‘e’), sedangkan pantai yang kedua bernama &lt;strong&gt;Pantai Pagatan&lt;/strong&gt; (huruf urutan kedua menggunakan ‘a’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara lokasi pun jauh berbeda.Yang satunya di &lt;strong&gt;Kalimantan Tengah&lt;/strong&gt;.Sedangkan yang satunya lagi berada di &lt;strong&gt;Kalimantan Selatan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanggaan saya makin bertambah saat tau kalo &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt; merupakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;negara yg memiliki garis pantai terpanjang di dunia&lt;/span&gt;.Wow..!&lt;br /&gt;Salah dua nya adalah Pantai Pegatan &amp;amp; Pantai Pagatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kasian banget bagi mereka yg hari gini masih menyesali diri telah terlahir di Nusantara &amp;amp; masih bermimpi konyol tinggal di negara lain tanpa alasan yg jelas&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang kita bahas 1 per 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;- Pantai Pegatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai ini berada di &lt;strong&gt;Pegatan Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan, Kalteng&lt;/strong&gt;.Pantai ini berada ditepian &lt;strong&gt;Laut Jawa&lt;/strong&gt; di sebelah baratnya dan salah satu sungai besar di Kalteng yakni &lt;strong&gt;Sungai Katingan&lt;/strong&gt; disebelah timurnya.&lt;br /&gt;Dari pusat kota Pegatan, pantai ini sangat mudah dijumpai.Hanya berjarak ratusan meter saja.Gak heran kalo setiap hari sebagian warga Pegatan berkunjung kesini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syet dah…!,sunset disini keren banget.Matahari berwarna keemasannya benar-benar cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;strong&gt;Banjarmasin&lt;/strong&gt; dapat ditempuh dgn menggunakan &lt;em&gt;long boat&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;KM.Bunga Permai&lt;/strong&gt;.Berangkat setiap hari minggu sekitar jam 8 pagi.Waktu tempuh sekitar 5 jam dengan biaya Rp.130 ribu.Lokasi long boat berada di pelabuhan sungai &lt;strong&gt;Pasar Ujung Murung&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galeri Foto Pantai Pegatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM2XpOVXAI/AAAAAAAAAwU/R304ikFmAH8/s1600-h/ed+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM2XpOVXAI/AAAAAAAAAwU/R304ikFmAH8/s320/ed+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288130167293959170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan khas Kalimantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM1x4pPDaI/AAAAAAAAAwM/pc7uZe-Z5d8/s1600-h/ed+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM1x4pPDaI/AAAAAAAAAwM/pc7uZe-Z5d8/s320/ed+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288129518598294946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM06Fjg6aI/AAAAAAAAAwE/VloyLU-j0i4/s1600-h/ed+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM06Fjg6aI/AAAAAAAAAwE/VloyLU-j0i4/s320/ed+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288128559991286178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When a fishman in action&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;- Pantai Pagatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang satu ini berada di &lt;strong&gt;Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel&lt;/strong&gt;.Jaraknya sekitar 5 jam perjalanan darat dari &lt;strong&gt;Kota 1000 Sungai Banjarmasin&lt;/strong&gt;.Jika arah menuju &lt;strong&gt;Batulicin&lt;/strong&gt;, pantai ini berada disebelah kanan.Sebagian garis pantai, akan bisa kita lihat dari dalam mobil.&lt;br /&gt;Saat ini Pantai Pagatan sudah tersedia resort setara hotel berbintang 3.Namanya &lt;strong&gt;Al Muhibbin Resort&lt;/strong&gt;.Hotelnya tepat berada di tepi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tahun di pantai ini diadakan upacara tradisional &lt;strong&gt;suku Bugis&lt;/strong&gt; yang menetap di Pagatan.Katanya sih, acara itu sebagai tanda syukur pada &lt;strong&gt;Tuhan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Saya sih gak terlalu suka dengan acara seperti ini, karena didalamnya terdapat seserahan berupa hewan &amp;amp; makanan ke laut lepas.Dalam &lt;strong&gt;Islam&lt;/strong&gt;, cara bersyukur seperti ini gak dibenarkan.Karena &lt;strong&gt;Tuhan gak perlu seserahan&lt;/strong&gt; seperti itu kan???&lt;br /&gt;Yang jelas acara itu sudah dijadikan agenda tetap oleh dinas pariwisata setempat &amp;amp; berhasil menyedot banyak turis lokal bahkan asing.Acara nya memang unik, karena juga diadakan arak-arakan perahu hias di tepian laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkutan umum mudah ditemui di &lt;strong&gt;Terminal Pal 6 Banjarmasin&lt;/strong&gt;.Ambil aja jurusan Batulicin.Biayanya sekitar Rp. 50 rb.Pantai ini sangat mudah ditemui, karena memang letaknya berada di tepi &lt;strong&gt;Jalan Trans Kalimantan&lt;/strong&gt; poros selatan.Jika ingin long stay, anda bisa menginap di Al Muhibbin Resort tersebut.Anda juga bisa memilih salah satu losmen murah meriah di Kota Pagatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galeri Foto Pantai Pagatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVpITbHbXI/AAAAAAAAAws/JKwQ_-2Ku4M/s1600-h/3062480673_2722b4d962_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVpITbHbXI/AAAAAAAAAws/JKwQ_-2Ku4M/s320/3062480673_2722b4d962_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288748928790392178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagatan Beach On Morning&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVozHrlOJI/AAAAAAAAAwk/LkG9qttT5Nw/s1600-h/3062480681_321343ee3b_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVozHrlOJI/AAAAAAAAAwk/LkG9qttT5Nw/s320/3062480681_321343ee3b_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288748564860975250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resort&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVolMjveFI/AAAAAAAAAwc/1chnZV6Omko/s1600-h/PICT0096.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWVolMjveFI/AAAAAAAAAwc/1chnZV6Omko/s320/PICT0096.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288748325652101202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nice Sunset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berpetualang..!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4035721174938928560?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4035721174938928560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4035721174938928560&amp;isPopup=true' title='40 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4035721174938928560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4035721174938928560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2009/01/pantai-pegatan-vs-pantai-pagatan-serupa.html' title='Pantai Pegatan Vs Pantai Pagatan : Serupa Tapi Tak Sama'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SWM2XpOVXAI/AAAAAAAAAwU/R304ikFmAH8/s72-c/ed+4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7650264661005498894</id><published>2008-12-19T22:58:00.001-08:00</published><updated>2009-12-28T00:26:25.395-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='loksado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Loksado yang Tetap Menawan</title><content type='html'>Entah karena kutukan apa, saya selalu tergiur jika diajak ke &lt;strong&gt;Loksado&lt;/strong&gt;.Berkali-kali pun rasanya saya rela untuk bercumbu dengan kemolekannya.Pesona yang dimiliki &lt;strong&gt;Loksado memang sangat menawan&lt;/strong&gt;.Dan saya pun dengan teganya meng SMS ke teman di &lt;strong&gt;Surabaya&lt;/strong&gt; yg suka petualangan, kalo saya mau ke Loksado.SMS balasan pun berisi &lt;strong&gt;sumpah serapah&lt;/strong&gt;, dia &lt;strong&gt;gigit jari&lt;/strong&gt; karena &lt;strong&gt;iri dengki&lt;/strong&gt;.Coz waktu dia main ke &lt;strong&gt;Kalsel&lt;/strong&gt;, gak sempat saya ajak ke Loksado.Maaf ya...(ntar surat permohonan maaf secara resmi nya menyusul).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loksado merupakan sebuah kecamatan yang berada di sekitar &lt;strong&gt;Pegunungan Meratus&lt;/strong&gt; di &lt;strong&gt;Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Kota &lt;strong&gt;Kandangan&lt;/strong&gt; merupakan ibukota HSS.Selain dianugerahi alam yg cantik, Kandangan juga memiliki pesona kuliner yg sangat terkenal yakni &lt;strong&gt;Dodol Kandangan &amp;amp; Ketupat Kandangan&lt;/strong&gt;.Nah Ketupat Kandangan itulah yang saya gak pernah bosan menyantapnya.Beruntung di Banjarmasin banyak penjual Ketupat Kandangan, jadi gak perlu jauh-jauh ke Kandangan kalo mau menyantap kuliner enak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal Loksado.Kecamatan keren satu ini didiami oleh  suku &lt;strong&gt;Dayak Meratus&lt;/strong&gt; juga &lt;strong&gt;suku Banjar&lt;/strong&gt;.Mereka hidup berdampingan secara damai, walopun banyak perbedaan yang mereka miliki.Itulah uniknya &lt;strong&gt;Indonesia&lt;/strong&gt; tak terkecuali di &lt;strong&gt;Bumi Kalimantan&lt;/strong&gt;.Keasrian &amp;amp; keindahan Loksado mengingatkan saya ama film barat yg berjudul &lt;strong&gt;Anacondas&lt;/strong&gt;, yang syutingnya di &lt;strong&gt;Kalimantan&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Borneo&lt;/strong&gt; warga dunia menyebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berangkat bersama beberapa orang teman.Perjalanan kali ini saya tempuh dengan menggunakan sepeda motor.4 jam perjalanan adalah perjuangan yang harus saya tempuh demi berjumpa kembali dengan Loksado.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyYUV_gIdI/AAAAAAAAAvM/i35PzqYrOhM/s1600-h/L+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyYUV_gIdI/AAAAAAAAAvM/i35PzqYrOhM/s320/L+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281763938267046354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Kentauan Loksado&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bak keindahan di negeri dongeng, hamparan pegunungan yang ditutupi hijau pepohonan segera menyambut.Jalan aspal yang sangat mulus plus meliuk-liuk memacu adrenalin saya untuk segera menikmati Loksado secara langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyX3xqjtYI/AAAAAAAAAvE/gBrkJwUUeTg/s1600-h/l+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyX3xqjtYI/AAAAAAAAAvE/gBrkJwUUeTg/s320/l+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281763447479186818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamparan Pegunungan Meratus &amp;amp; Sungai Amandit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hanya Rp.2000 untuk karcis masuk, saya bebas menikmati alam Loksado.&lt;br /&gt;Spot pertama yang ingin saya nikmati adalah komplek &lt;strong&gt;sumber air panas di desa Tanuhi&lt;/strong&gt;.Harga karcis sebesar Rp.3500.&lt;br /&gt;Dikomplek ini tersedia &lt;em&gt;cottage&lt;/em&gt; yang refresentatif untuk wisatawan yang pengen &lt;em&gt;long stay&lt;/em&gt; di Loksado.Namanya &lt;strong&gt;Cottage Tanuhi&lt;/strong&gt;.&lt;em&gt;Room rate&lt;/em&gt; nya antara Rp.250 hingga 275 rb permalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVmz0L3axSI/AAAAAAAAAvk/n8onrNrhjT0/s1600-h/L+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVmz0L3axSI/AAAAAAAAAvk/n8onrNrhjT0/s320/L+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285453346815788322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Air Panas &amp;amp; Cottage Tanuhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak tahan melihat onggokan 4 buah kolam renang (2 kolam air biasa, 2 kolam air panas), saya langsung berganti pakaian.Ternyata kolam air panas nya benar-benar sulit saya taklukan.Uhhh…panas banget.Alhasil hanya kedua kaki saya saja yang terpuaskan berendam di air panas.Saya pun beralih ke kolam air biasa.Nikmatnya dunia, berenang ria sambil mata jelalatan menyaksikan hamparan perbukitan hijau disekitarnya (disini &lt;strong&gt;gak ada cewek ber bikini&lt;/strong&gt;, coz ini di Kalsel euy..!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menikmati air di kolam renang itu,  saya tertantang untuk menikmati hamparan air jernih di &lt;strong&gt;Sungai Amandit&lt;/strong&gt;.Wow…air disini sangat sejuk.Bebatuan kecil disepanjang sungai menambah cantik Sungai Amandit.Tapi hati-hati, karena arus sungainya sangat kencang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyZOZyVdgI/AAAAAAAAAvc/ckZxhQ9n4FU/s1600-h/L+8.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyZOZyVdgI/AAAAAAAAAvc/ckZxhQ9n4FU/s320/L+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281764935717975554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Amandit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disungai inilah sering wara wiri wisatawan yang ber &lt;em&gt;&lt;strong&gt;bamboo rafting&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; ria.Tiap tahun juga ada &lt;strong&gt;Festival Bamboo Rafting&lt;/strong&gt; disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak lama kemudian godaan &lt;strong&gt;Air Terjun Kilat Api&lt;/strong&gt; membujuk saya kesana.Letaknya gak jauh dr sumber air panas Tanuhi itu.Jaraknya sekitar 500 meter.Bisa ditempuh dengan sepeda motor.Ada 1 buah jembatan gantung diatas Sungai Amandit yg kalo dinaikin bergoyang-goyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVm1AfQqXdI/AAAAAAAAAv0/fM8fp4fbYtM/s1600-h/l+7.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVm1AfQqXdI/AAAAAAAAAv0/fM8fp4fbYtM/s320/l+7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285454657691999698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Gantung nya itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi kami menceburkan badan di kolam besar yang ada dibawah air terjun. Airnya jernih kayak air mineral.Bagi yang nekad, bisa mendaki air terjun yang berada diatasnya.Saya pun gak mau rugi dan dengan nafsunya mendaki bebatuan dengan bertopang pada seutas tali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVm0at3cpaI/AAAAAAAAAvs/SxJaUm1twz0/s1600-h/L+10.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVm0at3cpaI/AAAAAAAAAvs/SxJaUm1twz0/s320/L+10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285454008777745826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Terjun Kilat Api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya yang bernama Heri juga gak mau rugi &amp;amp; dengan kalapnya mandi sambil jepret-jepret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVsBuMYnYUI/AAAAAAAAAv8/Q8IDDHS0zOE/s1600-h/H+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SVsBuMYnYUI/AAAAAAAAAv8/Q8IDDHS0zOE/s320/H+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285820480759488834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Obrolan saat pembuatan postingan &lt;/strong&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heri    : "&lt;em&gt;Numpang naruh foto donk di blog mu&lt;/em&gt;.."&lt;br /&gt;Sayanya : "&lt;em&gt;Hmm..Oke deh&lt;/em&gt;."&lt;br /&gt;Heri    : "&lt;em&gt;Asikkkk&lt;/em&gt;..."*Sambil terharu senang &amp;amp; cari-cari tisu*&lt;br /&gt;Sayanya : "&lt;em&gt;Biasa aja kaleee&lt;/em&gt;."*Sambil menekuk wajah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada beberapa air terjun di Loksado, kayak &lt;strong&gt;Air Terjun Haratai&lt;/strong&gt; dll.Namun karena keterbatasan waktu, saya terpaksa menggigit jari gak bisa kesana.:-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paket yg ditawarkan Loksado :&lt;br /&gt;1. air terjun haratai,kilat api dll&lt;br /&gt;2. pegunungan meratus&lt;br /&gt;3. sumber air panas Tanuhi&lt;br /&gt;4. perkampungan asli Dayak Meratus&lt;br /&gt;5. rumah betang khas Dayak Meratus di Desa Malaris,&lt;br /&gt;6. Sungai Amandit,&lt;br /&gt;7. Bamboo rafting&lt;br /&gt;8. Festival Bamboo Rafting, acara tahunan&lt;br /&gt;9. Upacara Aruh Ganal khas Dayak Meratus, acara tahunan&lt;br /&gt;10.Gunung kentauan&lt;br /&gt;11.Dan masihhhhh byk lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rute :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Banjarmasin bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor (roda dua ataw empat).Bagi yg pengen naik angkutan umum, pilih aja angkutan menuju Kandangan harga Rp.30 rb.Angkutan banyak ditemui di Terminal Pal 6 Banjarmasin.Dari bandara menuju Pal 6 bisa naik taksi (Rp.70 rb) atau angkot (kalo gak salah Rp.4000 an).Nah kalo udah nyampe Kandangan, bisa nyewa ojek ke Loksado.Jarak dr Kandangan ke Loksado sekitar 35 kilo.&lt;br /&gt;Selamat mencicipi keindahan alam yg masih hijau itu.&lt;br /&gt;Selain Cottage Tanuhi, di Loksado juga ada Wisma Loksado &amp;amp; Balai Malaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buat Bapak Gubernur/Bupati/Pengusaha yg terhormat, mohon jangan dijamah kalo di Loksado juga terkandung batubara, bijih besi dll.Anda tahu sendiri akibatnya apa.Kalo anda tdk bisa mikir akibatnya, kenapa anda bisa menjadi seorang pejabat atau pengusaha?Ingat anak cucu kita nanti&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For all my friends in the world, &lt;strong&gt;Happy Moslem New Year 1430 H &amp;amp; Happy New Year 2009&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;See u on the TOP in everything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7650264661005498894?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7650264661005498894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7650264661005498894&amp;isPopup=true' title='65 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7650264661005498894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7650264661005498894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/12/loksado-yang-tetap-menawan.html' title='Loksado yang Tetap Menawan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUyYUV_gIdI/AAAAAAAAAvM/i35PzqYrOhM/s72-c/L+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>65</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3341966861291424799</id><published>2008-12-16T03:15:00.000-08:00</published><updated>2009-07-06T20:13:04.030-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><title type='text'>Berburu Kuliner Enak</title><content type='html'>&lt;em&gt;Kotabaru gunungnya Bamega&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Bamega Ombak Manampur di Salakarang.&lt;br /&gt;Ombak Manampur di Salakarang&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebagian Lirik lagu khas Kotabaru karya H.Anang Ardiansyah&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Lagu yang menggambarkan indahnya Kotabaru dengan dikelilingi 94 pulau, pantai-pantai &amp;amp; tentu saja Gunung Bamega nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WARNING : Bagi yang belum makan alias lg lapar, siapkan mental Anda sebelum membaca postingan dibawah ini.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kota yang saya singgahi selalu menggoreskan kenangan (sok puitis : mode-on) manis soal makanan.Kalo &lt;strong&gt;Jogja&lt;/strong&gt; saya kangen ama lalapan lele goreng di &lt;strong&gt;Jalan Menteri Supeno&lt;/strong&gt; ataw mie ayam di dekat kampus &lt;strong&gt;STIM YKPN kawasan Monjali&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Kota Juwana Pati&lt;/strong&gt; ama Nasi gandul nya, atau &lt;strong&gt;Malang&lt;/strong&gt; dengan bakso campur bakwannya di sekitar kampus &lt;strong&gt;Unmer&lt;/strong&gt;, atau &lt;strong&gt;Martapura&lt;/strong&gt; ikan nila kuah santannya atau &lt;strong&gt;Solo&lt;/strong&gt; dengan nasi liwet di kawasan kraton.&lt;br /&gt;Nah perjalanan ke &lt;strong&gt;Batulicin &amp;amp; Kotabaru&lt;/strong&gt; juga mengenalkan saya ama makanan yang enak-enak.&lt;br /&gt;Nah di edisi kali ini (kayak majalah aja), saya khusus membahas soal makanan.&lt;strong&gt;Merasa tertantang&lt;/strong&gt; (berdarah panas : mode on) oleh salah satu blog keren &lt;strong&gt;denmasrul.com&lt;/strong&gt; (spesialis blog kuliner).He…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cumi-Cumi Asam Manis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeO7VUYVVI/AAAAAAAAAuc/j9eNh9QvPFY/s1600-h/IMAG0357.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeO7VUYVVI/AAAAAAAAAuc/j9eNh9QvPFY/s320/IMAG0357.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280346238101247314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Warung : No Name alias Belum Ada Nama&lt;br /&gt;Alamat  : Dekat Pelabuhan Ferry Batulicin (dari simpang 4 sebelah kanan)&lt;br /&gt;Menu  : Cumi-cumi dimasak ama bumbu kayak asam, dll disajikan dengan oseng-oseng kacang + tahu, sambal tomat yang aduhai, nasi putih &amp;amp; teh panas.&lt;br /&gt;Harga  : Rp.10 ribu/porsi&lt;br /&gt;Penilaian : Enak banget apalagi bagi penggemar cumi-cumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Nasi Kuning Ikan Tenggiri + Udang Laut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeOV46fMeI/AAAAAAAAAuM/xIzGgP7PaAo/s1600-h/IMAG0387.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeOV46fMeI/AAAAAAAAAuM/xIzGgP7PaAo/s320/IMAG0387.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280345594821292514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama warung     : Lagi-lagi gak punya nama.Heran ya dagangan enak &amp;amp; rame gak ada nama dagang.&lt;br /&gt;Alamat  : Jalan M Alwi persis disamping kantor Adira cabang Kotabaru.&lt;br /&gt;Menu  :  Nasi kuning disajikan dengan ikan tenggiri yang dimasak dengan bumbu merah alias masak habang dalam bahasa Banjar.Selai itu ada juga beberapa udang laut goreng &amp;amp; sayur kacang panjang juga kacang kedelai.&lt;br /&gt;Harga  : Rp.12 ribu/porsi&lt;br /&gt;Penilaian : Wajib dicoba kalo ke Kotabaru coz penyajiannya sangat berbeda dr nasi kuning kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bakso Ikan Tenggiri &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeOo9v6peI/AAAAAAAAAuU/zmk7PeYnozE/s1600-h/dd+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeOo9v6peI/AAAAAAAAAuU/zmk7PeYnozE/s320/dd+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280345922536646114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakso unik yang satu ini juga berada di jalan yang sama dengan nasi kuning diatas.&lt;br /&gt;Nama Warung  : Bakso Tambak&lt;br /&gt;Alamat   : Jl.M Alwi Kotabaru&lt;br /&gt;Menu   : Gilingan bakso ikan tenggiri disajikan ama bakwan, sayuran, mie putih, mie kuning, telor rebus &amp;amp; tentu saja kuahnya.&lt;br /&gt;Harga  : Rp.7.000/porsi&lt;br /&gt;Penilaian : Enak banget sih gak cuman karena unik dr ikan laut, makanya wajib coba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nasi Goreng Sea food&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUySx6OPAEI/AAAAAAAAAu8/q2e7gSZs498/s1600-h/nasgormantapbt2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUySx6OPAEI/AAAAAAAAAu8/q2e7gSZs498/s320/nasgormantapbt2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281757849138954306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah makan yang satu ini berada di downtown Kotabaru alias disekitar Siring Laut.&lt;br /&gt;Nama Warung  : RM.Dewi Rahayu&lt;br /&gt;Alamat   : Kawasan Siring Laut (seberang pelabuhan) ataw disamping kiri masakan Padang&lt;br /&gt;Menu   : Nasi yang digoreng disajikan dengan udang laut, cumi dll yang udah dimasak dengan aneka bumbu.&lt;br /&gt;Penilaian        : Saya akan beli nasgor ini lagi kalo ke Kotabaru coz &lt;strong&gt;UENAK&lt;/strong&gt; banget.&lt;br /&gt;Harga   : Rp.11 ribu/porsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Roti Pisang &amp;amp; Bingka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUePPH40D_I/AAAAAAAAAuk/Np_ARVR9ySY/s1600-h/IMAG0391.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUePPH40D_I/AAAAAAAAAuk/Np_ARVR9ySY/s320/IMAG0391.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280346578093346802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Warung  : Roti Pisang Talas &amp;amp; Raja&lt;br /&gt;Alamat   : Jl.M Alwi (cirri-ciri warungnya kecil, ada dapur kecil didepan warung bercat kuning.&lt;br /&gt;Menu   : Adonan tepung dicampur pisang talas ataw raja.Kalo bingka dari adonan tepung &amp;amp; kentang.Dua-duanya dipanggang dengan api kecil.&lt;br /&gt;Penilaian  : Roti pisangnya lebih enak dibanding yang ada di Bundaran Kamboja Banjarmasin.Kalo bingka gak terlalu enak kayaknya.&lt;br /&gt;Harga   : Rp.1.000/biji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Krupuk Ikan Tenggiri &amp;amp; Kue Baulu Bakar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUePf_oijQI/AAAAAAAAAus/PjBo2ayb5v8/s1600-h/IMAG0412.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUePf_oijQI/AAAAAAAAAus/PjBo2ayb5v8/s320/IMAG0412.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280346867935382786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kuliner berupa penganan ini lebih cocok buat oleh-oleh.Harga krupuk ikan tenggiri Rp 12.500 /bungkus &amp;amp; kue baulu bakarnya cuman Rp.8 ribu /bungkus.&lt;br /&gt;Selain objek wisata yang dijelajahi, kuliner enak juga wajib dicoba.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3341966861291424799?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3341966861291424799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3341966861291424799&amp;isPopup=true' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3341966861291424799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3341966861291424799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/12/berburu-kuliner-enak.html' title='Berburu Kuliner Enak'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SUeO7VUYVVI/AAAAAAAAAuc/j9eNh9QvPFY/s72-c/IMAG0357.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5727540261701223904</id><published>2008-12-08T16:10:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:35:25.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Berkunjung ke Pantai Gedambaan Kotabaru</title><content type='html'>Kata banyak orang kalo ke &lt;strong&gt;Kotabaru&lt;/strong&gt; gak lengkap kalo gak ke &lt;strong&gt;Siring Laut &amp;amp; Pantai Gedambaannya&lt;/strong&gt;.Nah setelah puas mutar-mutar di pusat kota termasuk siring itu, saya nekad naik ojek ke Pantai Gedambaan.Setelah tawar menawar yang lumayan alot, akhirnya paman tukang ojek bernama &lt;strong&gt;Bpk.Dawi&lt;/strong&gt; yang asli &lt;strong&gt;Bugis&lt;/strong&gt; itu mau mematok harga Rp 30 ribu bolak balik.&lt;br /&gt;Pantai yang dulu dikenal sebagai &lt;strong&gt;Pantai Sarang Tiung&lt;/strong&gt; ini berjarak sekitar &lt;strong&gt;14 kilo&lt;/strong&gt; dari pusat kota Kotabaru.Lumayan dekat.Sepanjang jalur yang dilewati akan ditemui pemandangan alam yang cukup menarik kayak pegunungan di sisi kanan &amp;amp; lautan plus pantai serta perkampungan nelayan di sebelah kiri.Disini banyak sekali perumahan milik saudara saya dari &lt;strong&gt;Sulawesi&lt;/strong&gt;, yakni &lt;strong&gt;suku Bugis &amp;amp; Mandar&lt;/strong&gt;.Mereka ternyata udah lama sekali menetap di Kotabaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga melewati salah satu perusahaan tambang batubara di Indonesia, &lt;strong&gt;PT.Arutmin Indonesia&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Pantai Tanjung Ketapang&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;sumber air panas&lt;/strong&gt; (lupa namanya) &amp;amp; &lt;strong&gt;taman yang ada cafe nya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian saya tiba juga di &lt;strong&gt;Pantai Gedambaan&lt;/strong&gt;.Disana sudah ada beberapa wisatawan yang lagi asyik main voli pantai, mandi dilaut &amp;amp; disudut lain ada sekelompok orang lagi menikmati air kelapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST2329VcdPI/AAAAAAAAAtc/JjdKsgQANsA/s1600-h/IMAG0397.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST2329VcdPI/AAAAAAAAAtc/JjdKsgQANsA/s320/IMAG0397.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277576493153416434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diatas adalah sebuah bangunan semacam pembatas yang dibuat pemerintah untuk memisahkan antara &lt;strong&gt;perkampungan Sarang Tiung&lt;/strong&gt; &amp;amp; pantai.Pengunjung bisa menyusuri pembatas itu hingga menjorok ke laut.Saya pun gak mau rugi &amp;amp; dengan &lt;strong&gt;nafsunya&lt;/strong&gt; menyusuri pembatas itu sambil jepret-jepret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24m3mkUEI/AAAAAAAAAts/F3LzRrJ9oWI/s1600-h/IMAG0396.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24m3mkUEI/AAAAAAAAAts/F3LzRrJ9oWI/s320/IMAG0396.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277577316248342594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi cuaca emang gak maksimal.Makanya hasil foto diatas agak buram.:(&lt;br /&gt;Hembusan angin laut sangat nikmat.Dari sini bisa terlihat ratusan &lt;strong&gt;bagang&lt;/strong&gt; yang berada diatas laut di kejauhan.Bagang adalah sejenis alat untuk menangkap ikan.Kata Bpk.Dawi kalo malam bagang-bagang itu dihiasi oleh banyak lampu.Katanya lagi bagang-bagang itu mirip sebuah kota karena cahaya lampu.Wah saya jadi penasaran nih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas berjalan-jalan di atas pembatas itu, saya kembali menyusuri pantai.Kali ini saya menuju sebuah &lt;strong&gt;gardu pandang bertingkat dua&lt;/strong&gt;.Saya nekad keatasnya, walopun tangganya lumayan mengerikan karena anak tangganya hanya terbuat dr balok kayu.Hmmm...dari atas sini pemandangannya sangat cantik.Saya bisa menyaksikan pantai, pegunungan, beberapa cottage &amp;amp; sebuah komplek kolam renang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24VrH_wGI/AAAAAAAAAtk/C_DIxsokVMo/s1600-h/dd+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24VrH_wGI/AAAAAAAAAtk/C_DIxsokVMo/s320/dd+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277577020841115746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung kamera saya bisa memoto sendiri alias otomatis, makanya saya gak rela kalo gak foto-foto diatas sini.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST2-tWiGtmI/AAAAAAAAAuE/IxwKr1WBXgY/s1600-h/IMAG0407.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST2-tWiGtmI/AAAAAAAAAuE/IxwKr1WBXgY/s320/IMAG0407.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277584024700106338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur banget karena Bpk.Dawi masih setia menunggu saya menikmati swasana pantai.Bahkan hampir menjelang senja.Saya pun bertukar nomor HP ama Bpk.Dawi.Kalo suatu saat saya kesini lagi, saya pasti menghubungi beliau.Dan senangnya lagi beliau menawarkan rumahnya untuk saya inapi.Katanya lebih baik menginap di rumahnya daripada menginap di hotel.Makasih ya Bpk.Dawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya makin bangga jadi &lt;strong&gt;orang Indo&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;nesia&lt;/strong&gt;, bermacam-macam suku tapi sangat kekeluargaan.Buktinya seperti yang saya alami bersama Bpk.Dawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24_fBTgbI/AAAAAAAAAt0/FH4FMgyMmJ8/s1600-h/IMAG0400.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST24_fBTgbI/AAAAAAAAAt0/FH4FMgyMmJ8/s320/IMAG0400.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277577739146330546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan waktulah yang membuat saya harus meninggalkan pantai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info rute :&lt;br /&gt;Anda bisa nyari tukang ojek di pusat kota.Kalo mau nyari Bpk.Dawi coba aja cari pangkalan ojek di sekitar &lt;strong&gt;Plasa Limbur Raya&lt;/strong&gt; (sebelah kiri bangunan Limbur Raya).Tawar aja harganya &amp;amp; harus buat kesepakatan kalo ojeknya bolak balik.&lt;br /&gt;Atau kalo yang bawa mobil pribadi, Anda bisa memulainya di persimpangan lampu merah &lt;strong&gt;Polres Kotabaru &lt;/strong&gt;(ada aja papan petunjuknya).Nama jalan yang menuju ke Pantai Gedambaan ini adalah &lt;strong&gt;Jalan Raya Berangas&lt;/strong&gt;.Pantainya berada disebelah kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nah sekarang giliran Anda berkunjung ke Pantai &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Gedambaan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5727540261701223904?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5727540261701223904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5727540261701223904&amp;isPopup=true' title='51 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5727540261701223904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5727540261701223904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/12/berkunjung-ke-pantai-gedambaan-kotabaru.html' title='Berkunjung ke Pantai Gedambaan Kotabaru'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/ST2329VcdPI/AAAAAAAAAtc/JjdKsgQANsA/s72-c/IMAG0397.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>51</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-2183599913825072052</id><published>2008-11-30T04:56:00.000-08:00</published><updated>2010-11-30T04:36:14.818-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Kotabaru, Kota Kepulauan yang Eksotis</title><content type='html'>Kunjungan ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kotabaru&lt;/span&gt; memang sangat mengesankan.Gimana gak, disana banyak banget objek-objek menarik yang sayang untuk dicuekin ama mata n lensa kamera.Saya berangkat mulai tanggal 26 hingga 29 november 2008.&lt;br /&gt;Kota ini berada di sebuah pulau kecil diantara pulau-palau lainnya di selatan Kalimantan.Kotabaru adalah sebuah kabupaten yang ibukotanya juga bernama Kotabaru.Banyak lokasi menarik yang layak dikunjungi kayak &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taman Bawah Laut Teluk Tamiyang&lt;/span&gt;, pantai-pantai di desa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lontar&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulau Kerayaan&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pantai Gendambaan&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunung Bamega&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pantai Tanjung Ketapang&lt;/span&gt;, kampung nelayan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sarang Tiung&lt;/span&gt;, kota Kotabaru nya itu sendiri dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pelabuhan ferry &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batulicin&lt;/span&gt;, saya harus menyeberang dulu ke pelabuhan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanjung Serdang&lt;/span&gt; pake ferry sekitar 20 menitan.Dari ferry ini akan ditemui beberapa pulau &amp;amp; pegunungan kecil diatas permukaan laut.&lt;br /&gt;Setelah sampe di Tanjung Serdang, saya kembali harus menyusuri jalan yg meliuk-liuk. Sesaat setelah tiba di Kotabaru, saya langsung nyari makan di pusat kota yang menghadap langsung lautan (liputan soal kuliner menyusul ya...).Puas makan, saya langsung berkeliling kota dengan berjalan kaki.Banyak banget keunikan yang ada disekitar kota.Seperti klenteng yang berada di atas bukit, gedung Islamic Center yang unik dengan kubahnya, cafe-cafe tenda dipinggir laut, kantor bupati yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;view&lt;/span&gt; nya juga ke laut, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKbTwTC7wI/AAAAAAAAAss/H33cwWW_hZ0/s1600-h/3063368948_47fccc24de_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKbTwTC7wI/AAAAAAAAAss/H33cwWW_hZ0/s320/3063368948_47fccc24de_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274448877288877826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The downtown of&lt;/span&gt; Kotabaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKW1AbQ4EI/AAAAAAAAAsU/izToZJfkqlI/s1600-h/3062539415_2eec081313_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKW1AbQ4EI/AAAAAAAAAsU/izToZJfkqlI/s320/3062539415_2eec081313_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274443950995857474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Islamic Center&lt;/span&gt; dengan latar pegunungan Bamega&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal pedestrian alias area pejalan kaki, Kotabaru emang sangat oke.Dari sekian banyak kota di Kalsel, kayaknya kota ini lah yg paling banyak punya pedestrian yang masih bagus &amp;amp; bersahabat bagi pejalan kaki.Sebagian besar area pejalan kaki diberi motif yang cukup cantik dari susunan batu laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STO7dWfF5fI/AAAAAAAAAtM/6JYDOy2V7gk/s1600-h/IMAG0375.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STO7dWfF5fI/AAAAAAAAAtM/6JYDOy2V7gk/s320/IMAG0375.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274765701507573234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu area pejalan kaki nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara enaknya jalan kaki, tukang ojek &amp;amp; becak saya cuekin saat mereka menawarkan jasanya.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata banyak orang, ke Kotabaru gak lengkap kalo gak ke &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siring Laut&lt;/span&gt;.Tempat ini merupakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;public space&lt;/span&gt; atau semacam alun-alun.Tapi ini lagi-lagi menghadap lautan luas.Disini kalo sore apalagi malam hari sangat rame ama warga maupun wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKTS8k1hKI/AAAAAAAAAsE/7c5YXRExPqI/s1600-h/IMAG0365.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKTS8k1hKI/AAAAAAAAAsE/7c5YXRExPqI/s320/IMAG0365.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274440067311830178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siring Kotabaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelabuhan laut Kotabaru ternyata gak jauh dari Siring Kotabaru itu.Di pelabuhan ini banyak terdapat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;speed boat&lt;/span&gt; yang bisa dipake untuk menuju Batulcin selain ferry.Tarifnya cuma 50 ribu perak.Atau bagi mereka yang mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diving&lt;/span&gt; di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Taman Bawah Laut Teluk Tamiyang&lt;/span&gt; di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulau Laut&lt;/span&gt;, juga bisa nyarter speed boat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipelabuhan ini juga terdapat &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Restoran Terapung&lt;/span&gt; diatas air laut.Hmmm...pemandangan dari sini sangat cantik.Gedung-gedung berpadu dengan hamparan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gunung Bamega&lt;/span&gt; dibelakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKUGX6todI/AAAAAAAAAsM/jV0bt1yl2aE/s1600-h/3063368954_0057a16c38_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKUGX6todI/AAAAAAAAAsM/jV0bt1yl2aE/s320/3063368954_0057a16c38_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274440950824673746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotabaru dari laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas memandangi Kotabaru dari tepian laut, saya kembali menuju daratan.Kali ini saya mengunjungi sebuah bangunan bercat sangat rame.Namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Limbur Raya&lt;/span&gt;.Sebuah komplek pertokoan yang kayaknya paling besar disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKYBV26OBI/AAAAAAAAAsc/PPtUXywE9PM/s1600-h/3062543257_5e4cc57865_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKYBV26OBI/AAAAAAAAAsc/PPtUXywE9PM/s320/3062543257_5e4cc57865_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274445262419015698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limbur Raya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sholat maghrib&lt;/span&gt; memanggil saya untuk segera melaksanakan ibadah.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masjid Raya Kotabaru&lt;/span&gt; lah pilihan yang tepat.Masjid ini cukup besar.Tidak jauh dari Limbur Raya.Interior masjid didominasi oleh bangunan kayu khas Kalimantan.Saya sangat bersyukur karena dikasih kesempatan oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt; untuk berjamaah dimasjid terbesar di Kotabaru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STTCH4wI0tI/AAAAAAAAAtU/ZMPjViUd98s/s1600-h/IMAG0380.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STTCH4wI0tI/AAAAAAAAAtU/ZMPjViUd98s/s320/IMAG0380.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275054504306856658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Raya Kotabaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat diseberang masjid terdapat sebuah bangunan lumayan besar.Ternyata bangunan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Grand Surya Hotel&lt;/span&gt;.Sebuah hotel paling mewah di Kotabaru.Ada ballroom, kamar dengan berbagai tipe, cafe, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKdBoUMlTI/AAAAAAAAAs0/4dbUX01cOvI/s1600-h/IMAG0383.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKdBoUMlTI/AAAAAAAAAs0/4dbUX01cOvI/s320/IMAG0383.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274450764931831090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hotel Grand Surya di Jalan Suryagandamana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain hotel Grand Surya ini, hotel besar lainnya ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hotel Kartika&lt;/span&gt; (Jalan Veteran), Wisma Saijaan (menghadap laut) &amp;amp; masih banyak hotel lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STNRu9vNrdI/AAAAAAAAAtE/06iz2eZTjBM/s1600-h/3063368952_62a827514a_m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 240px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STNRu9vNrdI/AAAAAAAAAtE/06iz2eZTjBM/s320/3063368952_62a827514a_m.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274649455869406674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampang dulu ah.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Info rute ke Kotabaru&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;Anda bisa naik angkutan umum kayak bis atau juga bis kecil non AC.Kalo yg AC tarifnya 130 rb &amp;amp; non AC 80 ribu perak.Berangkat sekitar jam 7 &amp;amp; 9 pagi dr terminal Pal 6 Banjarmasin.Perjalanan sekitar 9 jam.Dari Kotabaru juga banyak angkutan menuju Banjarmasin.Berangkat jam 7 malam.Biasanya bis nya mudah ditemui di sekitar Masjid Raya Kotabaru.Harga sama aja.Nah bagi mereka yang hanya punya waktu libur Sabtu Minggu, bisa kok liburan singkat kekota ini.Berangkat sabtu pagi, nyampe sore harinya.Bisa jalan-jalan sabtu malam (malam mingguan), trus bisa seharian penuh menikmati kota &amp;amp; pantai-pantai nya di siang minggu.Nah balik ke Banjarmasin lg pd minggu malam.Besok shubuh nyampe deh di Banjarmasin.&lt;br /&gt;Bagi wisatawan dr luar Banjarmasin juga diluar Kalsel, juga layak mengunjungi kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kayaknya udah cukup banget liputan tentang Kotabaru nya.Liputan berikutnya, insyaallah tentang kuliner enak di Kotabaru *jadi ingat &lt;a href="http://denmasrul.com/"&gt;denmasrul.com&lt;/a&gt;*hihi..., Pantai Gedambaan Kotabaru &amp;amp; Pantai Pagatan.Jadi ditunggu aja ya....&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-2183599913825072052?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/2183599913825072052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=2183599913825072052&amp;isPopup=true' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2183599913825072052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2183599913825072052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/11/kotabaru-kota-kepulauan-yang-eksotis.html' title='Kotabaru, Kota Kepulauan yang Eksotis'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/STKbTwTC7wI/AAAAAAAAAss/H33cwWW_hZ0/s72-c/3063368948_47fccc24de_m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-8513019377619798772</id><published>2008-11-10T18:11:00.000-08:00</published><updated>2009-07-06T20:14:21.530-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><title type='text'>Keindahan Itu Bernama Pelangi</title><content type='html'>Hujan yang mengguyur saat perjalanan menuju &lt;strong&gt;Pasar Terapung&lt;/strong&gt; sempat bikin gelisah saya ama teman-teman.Biasanya kalo hujan, para pedagang pasar terapung ogah jualan.Karena mereka gak mau kehujanan diatas &lt;strong&gt;jukung&lt;/strong&gt; (sampan).Lagian siapa juga yang mau nekad beli barang-barang dibawah guyuran hujan.Makin lama hujan, makin banyak air masuk jukung.Dan tentu saja makin lebar peluang jukungnya tenggelam karena kemasukan air.He..&lt;br /&gt;Nah ternyata benar dugaan kami, pedagangnya pada sepi jualan.Alhasil suasana pasar terapungnya gak serame yang ada di &lt;strong&gt;RCTI&lt;/strong&gt;.Tapi suasana budaya sungainya tetap berasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sekilas Info : Diberitahukan kepada khalayak ramai bahwa nenek pedagang Pasar Terapung yang masuk di RCTI selama belasan tahun telah meninggal dunia.Informasi ini diperoleh dari seorang pengemudi klotok yang sangat ingin disebutkan namanya di blog ini, yakni Bapak Madi.Semoga jasanya yang telah mempromosikan pasar terapung ke seluruh tanah air dapat diterima disisi Nya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara *maksudnya postingan tentang jalan-jalan* kembali dilanjutkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kali ini saya berangkat rame-rame alias rombongan.Ada 11 orang teman yang latar belakang daerah nya beda-beda.Ada yang dari &lt;strong&gt;Medan, Jogja, Solo, Palembang, Tuban&lt;/strong&gt; dll.Rata-rata mereka belum pernah ke Pasar Terapung.&lt;br /&gt;Ternyata saya termasuk teman2 saya itu belum ada yang sarapan.Nah disana kami memborong &lt;strong&gt;penganan basah/kue khas Banjar&lt;/strong&gt; kayak &lt;strong&gt;lapat, bikang&lt;/strong&gt; dll.Puas menikmati makanan, kami lalu digiring oleh pemilik klotok yang kami tumpangi berkeliling pasar terapung.Bahkan kami juga diajak ke &lt;strong&gt;pasar terapung khusus penjual ikan&lt;/strong&gt;.Syet dah, ternyata gak hanya ada di pasar ikan aja ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak berapa lama muncul &lt;strong&gt;bentangan indah berwarna warni&lt;/strong&gt; dilangit.Apalagi kalo bukan &lt;strong&gt;pelangi&lt;/strong&gt;.Subhanallah, cantik banget.Warna-warnanya sangat kontras dengan warna langit, alhasil lingkaran pelangi itu terlihat jelas dari sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRjruzWraGI/AAAAAAAAAqk/viOK8lnDV54/s1600-h/ed+6.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRjruzWraGI/AAAAAAAAAqk/viOK8lnDV54/s320/ed+6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267218953501632610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info yang saya dapat dr pencarian &lt;strong&gt;mbah Google&lt;/strong&gt;, pelangi terbentuk akibat sinar matahari yang menembus titik-titik air di angkasa. Di angkasa, pendaran cahaya tadi lantas terurai menjadi spektrum warna-warni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRj1uLEWf4I/AAAAAAAAAqs/H094zZ8zyyc/s1600-h/Picture+020.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRj1uLEWf4I/AAAAAAAAAqs/H094zZ8zyyc/s320/Picture+020.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267229937803624322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak abis-abis nya saya memuji bentangan cantik itu.Melingkar hebat dilangit Sungai Barito.Pantas aja Ikal bersama teman-temannya di Laskar Pelangi sangat menyukai bentangan pelangi di Pulau Belitong sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRj2X1KZAlI/AAAAAAAAAq0/_6KDoaX6dDM/s1600-h/Picture+019.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRj2X1KZAlI/AAAAAAAAAq0/_6KDoaX6dDM/s320/Picture+019.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267230653477880402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan &lt;strong&gt;pelangi terindah&lt;/strong&gt; yang pernah saya temui setelah pelangi di &lt;strong&gt;Pantai Baron Wonosari, DIY&lt;/strong&gt; pada tahun 2005 silam.Selain sangat jelas bentuknya, juga ada pelangi kecil diatas pelangi utama.Namun sayang keindahan pelangi di Sungai Barito juga pelangi di bagian bumi manapun hanya bisa dinikmati sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman blogger yang kebetulan membaca &amp;amp; melihat foto di blog ini, dimanakah lokasi pelangi terindah yang pernah kalian lihat?Ayo kita berbagi pengalaman di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan &amp;amp; foto asli bikinan Nasrudin Ansori.&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-8513019377619798772?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/8513019377619798772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=8513019377619798772&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8513019377619798772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8513019377619798772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/11/keindahan-itu-bernama-pelangi.html' title='Keindahan Itu Bernama Pelangi'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRjruzWraGI/AAAAAAAAAqk/viOK8lnDV54/s72-c/ed+6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1545853362771830383</id><published>2008-11-05T16:23:00.000-08:00</published><updated>2009-07-06T20:15:15.758-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='binatang'/><title type='text'>Pulau Kembang, Pulaunya Para Monyet</title><content type='html'>Jangan bayangkan kalo di pulau yang berada di tengah-tengah &lt;strong&gt;Sungai Barito&lt;/strong&gt; ini banyak terdapat bunga-bungaan yang berwarna-warni.Pulau ini terkenal karena didalamnya banyak banget terdapat monyet-monyet yang cukup jinak.Mulai dari yang masih bayi sampe monyet yang sdh bau tanah.He..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI6ea2734I/AAAAAAAAAqE/pgRZX6EGB0k/s1600-h/Picture+037.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI6ea2734I/AAAAAAAAAqE/pgRZX6EGB0k/s320/Picture+037.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265335208629755778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menuju kesini cukup mudah kok.Cukup menyewa klotok (perahu kecil bermesin) di sungai-sungai sekitar &lt;strong&gt;Banjarmasin&lt;/strong&gt;.Biaya sewanya cukup variatif.Tapi rata-rata sekitar &lt;strong&gt;100 hingga 150 ribu perak&lt;/strong&gt;.Udah termasuk kunjungan ke Pasar Terapung Muara Kuin.Karena Pulau Kembang ini gak jauh-jauh amat dari &lt;strong&gt;Pasar Terapung&lt;/strong&gt; itu.Soal durasi sewa,kayaknya cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI_d1ieT1I/AAAAAAAAAqc/uXex3bKM90E/s1600-h/ed+7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI_d1ieT1I/AAAAAAAAAqc/uXex3bKM90E/s320/ed+7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265340696169959250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum klotok tambat di dermaga &lt;strong&gt;Pulau Kembang&lt;/strong&gt;, puluhan monyet sudah siap siaga mau memasuki klotok.Tujuannya satu: nyari makanan gratis dari para wisatawan.Bagi mereka yang gak terbiasa ama monyet (apalagi cewek), pasti akan berteriak histeris ketakutan.Tp sebenarnya monyet-monyet itu tidak mencelakai pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI-Rphm5oI/AAAAAAAAAqU/QfPNMdLEV9A/s1600-h/Picture+042.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI-Rphm5oI/AAAAAAAAAqU/QfPNMdLEV9A/s320/Picture+042.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265339387275044482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat diatas dermaga terdapat loket yang diisi oleh petugas yang kayaknya tingkat keprofesionalan kerjanya sangat meragukan.Harga masuknya hanya &lt;strong&gt;Rp.3500&lt;/strong&gt;.Bisa sepuasnya mengelilingi Pulau Kembang.&lt;br /&gt;Tapi sayang fasilitas seperti arena bermain anak sudah berstatus HIDUP SEGAN MATI TAK MAU.Kondisinya sangat memprihatinkan.Tapi ya sudahlah. Toh daya tarik &lt;strong&gt;salah satu destinasi wisata Kalsel&lt;/strong&gt; ini bukan arena bermain itu, tp para &lt;strong&gt;monyet &amp;amp; alamnya&lt;/strong&gt; yang masih hijau.&lt;br /&gt;Disana terdapat sebuah jembatan dari kayu yang meliuk-liuk kayak ular.Diatas jembatan itulah, saya ama pengunjung lain bisa menikmati alam sambil memberi makan monyet.Jembatan itu akan berujung tepat di sekitar loket masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI70I5dZtI/AAAAAAAAAqM/lGeS-o1yVCA/s1600-h/Picture+036.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI70I5dZtI/AAAAAAAAAqM/lGeS-o1yVCA/s320/Picture+036.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265336681277253330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tips dari saya&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Jangan lalai ama barang bawaan kayak kacamata, topi dll.&lt;br /&gt;- Kalo emang barang bawaan diambil ama monyet, kasih aja monyetnya makanan     pasti barang milik kita itu dikembalikan.Lucu ya??&lt;br /&gt;- Usahakan hari minggu aja kesini, karena ramai ama pengunjung.Semakin ramai, semakin banyak monyetnya keluar dari dalam hutan.Dan semakin banyak kejadian seru kayak jeritan ketakutan ibu-ibu saat didekati monyet.&lt;br /&gt;- Bawa uang tunai, karena disana banyak guide local yang akan memandu wisatawan.Tugas mereka memanggil para monyet, menawarkan pengunjung makanan kayak kacang, membantu mengambilkan barang pengunjung yg diambil monyet.Nah gak enak kan kalo gak dikasih duit.Sukarela aja nominalnya.Lima ribu ato 10 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Kembang ini masih sangat asri dengan ditumbuhi tanaman khas Kalimantan.Beda banget ama suasana sekitarnya di Sungai Barito yang sibuk ama kapal tanker, depo Pertamina, bongkar muat di Pelabuhan Trisakti, lalu lalang kapal pengangkut batubara, pabrik dll.Itulah resiko yang dihadapi semua kota besar tak terkecuali Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saatnya bagi anda yang kebetulan ke Banjarmasin berkunjung ke pulau nya para monyet ini.Dijamin seru.&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1545853362771830383?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1545853362771830383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1545853362771830383&amp;isPopup=true' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1545853362771830383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1545853362771830383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/11/pulau-kembang-pulaunya-para-monyet.html' title='Pulau Kembang, Pulaunya Para Monyet'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRI6ea2734I/AAAAAAAAAqE/pgRZX6EGB0k/s72-c/Picture+037.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3727615963642041110</id><published>2008-10-23T00:57:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:47:31.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air terjun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Kunjungan kedua ke Air Terjun Bajuin</title><content type='html'>Dari judul diatas ketauan kalo sayanya udah penah main ke spot satu ini sebelumnya.Cuman waktu itu gak bawa kamdig, jadinya gak ada oleh-oleh berwujud foto.Nah di bulan Oktober ini saya ama teman-teman juga pimpinan kantor jalan-jalan weekend ke &lt;strong&gt;Air Terjun Bajuin&lt;/strong&gt;.Lokasinya gak terlalu jauh dari &lt;strong&gt;Kota Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalsel&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Rutenya ini nih : kalo dr Banjarmasin pas memasuki pertama kali Kota Pelaihari, kita akan ketemu &lt;strong&gt;Bundaran Angsa&lt;/strong&gt;.Ambil jalan ke kiri.Lurus aja.Nanti ketemu lagi simpang 3.Ambil jalan yang lurus aja (tiap persimpangan ada aja papan petunjuknya).Kalo ke kanan itu jalan menuju &lt;strong&gt;Batulicin &amp;amp; K&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;otabaru&lt;/strong&gt; (disepanjang jalan ini akan dilewati objek wisata &lt;strong&gt;Pantai Swarangan, Pantai Pagatan, Sungai Kusan&lt;/strong&gt; dll).&lt;br /&gt;Saat saya kesana, kondisi jalannya masih banyak yang rusak.Tapi kayaknya saat itu juga sedang diperbaiki jalannya, jadi sekitar beberapa bulan ke depan aksesnya udah mulus.&lt;br /&gt;Kiri kanan jalan menuju air terjun banyak terdapat perbukitan besar mirip gunung.Warnanya yang hijau keliatan cantik berpadu dengan menguningnya persawahan disekitarnya.&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian saya ama rombongan nyampe juga.Tepat sebelum masuk kawasan Air Terjun Bajuin, ada simpang 2.Kalo ke kiri Air Terjun Bajuin &amp;amp; kalo ke kanan menuju &lt;strong&gt;Wisata Alam Goa Marmer &lt;/strong&gt;(objek ini belum penah saya datangi).&lt;br /&gt;Mungkin karena sebelumnya hujan, pas saya masuk kawasan air terjun gak ada banyak pengunjung.Hanya beberapa orang saja.Disana terdapat parkir mobil yang luas &amp;amp; ada juga penjaganya.&lt;br /&gt;Sebelum ketemu air terjun pertama, saya menemui bebatuan besar.Dari sana saya bisa ngeliat pemandangan bukit-bukit lain yang menghijau.Kayaknya bikin villa disini seru juga.&lt;strong&gt;Gak bakalan stres&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAxrBTAybI/AAAAAAAAAp8/FfMIIgHg8CI/s1600-h/IMAG0329.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAxrBTAybI/AAAAAAAAAp8/FfMIIgHg8CI/s320/IMAG0329.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260258979921054130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatiin deh foto batu diatas, kayak batu yg jatuh dr langit.Memisah sendiri dr batu raksasa dibawahnya.Beberapa menit kemudian saya akhirnya ketemu air terjun pertama.Suasana adem langsung kerasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAvKUFOOKI/AAAAAAAAApk/l49eJsOfgsw/s1600-h/IMAG0316.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAvKUFOOKI/AAAAAAAAApk/l49eJsOfgsw/s320/IMAG0316.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260256219004549282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikawasan ini emang ada 3 buah air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda.Katanya air terjun yang paling tinggi lebih bagus dari pd air terjun dibawahnya.&lt;br /&gt;Saya ama rombongan hanya sanggup sampe air terjun tingkat pertama saja.Karena kami gagal menuju air terjun tingkat dua.Faktor kurang berpengalaman tracking juga takut nyasar menjadi alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAwtHX2prI/AAAAAAAAAp0/jPB7DiotPtU/s1600-h/IMAG0325.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAwtHX2prI/AAAAAAAAAp0/jPB7DiotPtU/s320/IMAG0325.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260257916400084658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kami tetap puas menikmati air terjun tingkat pertama.Airnya sangat jernih &amp;amp; adem.Banyak batu-batu besar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAwMvSo4OI/AAAAAAAAAps/KloMcMOQCNs/s1600-h/IMAG0322.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAwMvSo4OI/AAAAAAAAAps/KloMcMOQCNs/s320/IMAG0322.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260257360179945698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan ini juga terdapat Telaga Alam Batuah.Letaknya sangat dekat dengan area parkir mobil.Jadi bagi mereka yang ogah mendaki keatas, bisa mandi atau sekedar foto-foto di telaga ini.Disini banyak batu-batu besar yang dialiri air sungai yang jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3727615963642041110?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3727615963642041110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3727615963642041110&amp;isPopup=true' title='42 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3727615963642041110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3727615963642041110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/10/kunjungan-kedua-ke-air-terjun-bajuin.html' title='Kunjungan kedua ke Air Terjun Bajuin'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SQAxrBTAybI/AAAAAAAAAp8/FfMIIgHg8CI/s72-c/IMAG0329.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>42</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3187577284544871811</id><published>2008-10-17T17:44:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:38:49.438-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><title type='text'>1 Hari 1 Malam di Palangka Raya</title><content type='html'>Entah berapa kali saya ke &lt;strong&gt;Palangka Raya&lt;/strong&gt;.Baik sekedar lewat ataupun mampir di &lt;strong&gt;Kota Cantik&lt;/strong&gt; ini.Yang jelas saya cukup kerasan berada di kota yang memiliki salah satu bundaran terbesar di Indonesia ini.Kota ini benar benar bersih &amp;amp; rapi.Sebelumnya saya juga memosting tentang Palangka Raya, tapi dari sudut laen.&lt;br /&gt;Sebelum nyari hotel, saya makan malam dulu.Menunya &lt;strong&gt;nasi + sayur sop Banjar + ikan patin goreng + es teh manis&lt;/strong&gt;.Slurppp….Enak banget.Harganya cuma Rp.10 ribuan.&lt;br /&gt;Kali ini saya menginap di &lt;strong&gt;Hotel Panarung&lt;/strong&gt;.Sebuah hotel melati di dekat kantor BCA.Tarif nya sangat murah meriah, namun letaknya cukup strategis.Kelar membereskan barang bawaan, saya langsung bermalam mingguan keliling kota.Liat-liat perkembangan kota.Eh ternyata ada sebuah bangunan besar menjulang.Katanya itu hotel berbintang.Hmmm boleh juga.&lt;br /&gt;Saya lalu menuju &lt;strong&gt;Bundaran Besar&lt;/strong&gt;, melewati &lt;strong&gt;Palma&lt;/strong&gt; satu-satunya mal yang ada.Lalu gak lama ketemu ama &lt;strong&gt;Jembatan Kahayan&lt;/strong&gt; yang warna warni kalo malam hari.&lt;br /&gt;Puas malam mingguan, sayanya langsung balik ke hotel dan &lt;strong&gt;TIDUR&lt;/strong&gt;.Karena petugas hotel bilang, gak boleh lebih dari jam 11.Kalo kelayapannya lebih dari jam 11, hotelnya bisa ditutup.Aneh juga ini hotel.Tapi ya sudahlah…&lt;br /&gt;Besok paginya, saya kembali jalan-jalan di seputaran kota.Hari yang cerah untuk jiwa yang hepi (kayak lagu Peterpan,he).Dan tentu saja suasana yang pas untuk hunting foto.&lt;br /&gt;Jalan-jalan disini benar-benar bersih dan rapi.Dah itu lebar pula.Median jalannya aja kayak &lt;strong&gt;Jalan Veteran&lt;/strong&gt; di &lt;strong&gt;Banjarmasin&lt;/strong&gt;.Ck..ck..ck..&lt;br /&gt;Karena Palangka Raya gak begitu luas, jadi jalan-jalan yang saya lewati mirip jalan yang saya lewati pas malam mingguan.Otomatis foto yang saya dapat sebagian besarnya bangunan/sudut kota yang saya liat malam sebelumnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayak ini nih :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP6-iYZR5JI/AAAAAAAAApE/u-IcjGY_gCA/s1600-h/IMG_3851.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP6-iYZR5JI/AAAAAAAAApE/u-IcjGY_gCA/s320/IMG_3851.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259850912688628882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu yang enak itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP6_wan3C9I/AAAAAAAAApM/C3B7sA2hNF8/s1600-h/IMG_3874.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP6_wan3C9I/AAAAAAAAApM/C3B7sA2hNF8/s320/IMG_3874.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259852253316451282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Kota Palangka Raya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP7BDM5PBsI/AAAAAAAAApU/yKbI1mvyqzI/s1600-h/IMG_3870.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP7BDM5PBsI/AAAAAAAAApU/yKbI1mvyqzI/s320/IMG_3870.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259853675560371906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Betang khas Dayak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP7CZfWArvI/AAAAAAAAApc/iVS0nGDhy_U/s1600-h/IMG_3853.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP7CZfWArvI/AAAAAAAAApc/iVS0nGDhy_U/s320/IMG_3853.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259855157981654770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid di Jalan A Yani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas hunting foto, saya lalu membelokan arah ke restoran &lt;strong&gt;Wong Solo&lt;/strong&gt;.Dan tetap memesan menu andalan, &lt;strong&gt;Lalapan Ayam Goreng&lt;/strong&gt; plus semangkok &lt;strong&gt;sayur asem&lt;/strong&gt;.Tapi saya agak kecewa, coz ukuran ayamnya lebih kecil.Gak kayak ayamnya Wong Solo cabang Banjarmasin.Terus perbedaannya terletak pada menu pelengkapnya, kayak gak ada terong goreng, gak ada tempe goreng.Tapi harga tetap sama, Rp.13 ribu.&lt;br /&gt;Kelar makan, istirahat bentar.Saya lalu cabut ke Banjarmasin.4 jam kemudian saya nyampe di &lt;strong&gt;Kota 1000 Sungai&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;My blog on ENGLISH, click here.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3187577284544871811?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3187577284544871811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3187577284544871811&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3187577284544871811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3187577284544871811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/10/1-hari-1-malam-di-palangka-raya.html' title='1 Hari 1 Malam di Palangka Raya'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SP6-iYZR5JI/AAAAAAAAApE/u-IcjGY_gCA/s72-c/IMG_3851.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-9162463911485333528</id><published>2008-10-08T21:16:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:38:07.331-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Ngadem di Bukit Tangkiling</title><content type='html'>Lagi-lagi lokasinya di jalan yang menghubungkan &lt;strong&gt;Palangka Raya – Sampit&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Jalan Tjilik Riwut&lt;/strong&gt;.Objek wisata yg terletak disebelah kiri kalo mau menuju Sampit.Berjarak sekitar &lt;strong&gt;30 kiloan&lt;/strong&gt; dr Palangka Raya, si Kota Cantik.Berupa bebatuan super besar namun didalam nya terdapat pepohonan yang sangat rimbun layaknya gunung.&lt;strong&gt;Bukit Tangkiling&lt;/strong&gt; namanya.Di bukit ini terdapat juga buaya peliharaan tapi tdk banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhkQzDP__I/AAAAAAAAAos/AsPc1YFWOsE/s1600-h/Copy+of+IMG_3920.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhkQzDP__I/AAAAAAAAAos/AsPc1YFWOsE/s320/Copy+of+IMG_3920.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258062804699578354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah lolos dari penjagaan, kok saya waktu itu tidak diminta uang masuk.Atau memang &lt;strong&gt;gratisan&lt;/strong&gt; ya?He...&lt;br /&gt;Batu-batu itu ada yang menyembul diantara rerumputan hijau.Hingga mirip ikan paus menyembul dipermukaan air laut.Jalan-jalan menuju keatas cukup meliuk-liuk &amp;amp; kadang-kadang terjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhl4hqTyNI/AAAAAAAAAo0/SDKITtOU_FY/s1600-h/IMG_3921.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhl4hqTyNI/AAAAAAAAAo0/SDKITtOU_FY/s320/IMG_3921.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258064586737961170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya kesana, ada beberapa orang yang lagi asik berburu burung dengan senapan anginnya.&lt;strong&gt;Wah kacau&lt;/strong&gt;! Kalo dibiarin lama-lama &lt;strong&gt;habitat burung&lt;/strong&gt; yang ada disana &lt;strong&gt;bisa abis&lt;/strong&gt;.Takutnya keunikan Bukit Tangkiling dengan kehidupan alamnya bakal hilang.Ya gak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhm8WaEPsI/AAAAAAAAAo8/02CoN4IXeqs/s1600-h/Copy+of+IMG_3919.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhm8WaEPsI/AAAAAAAAAo8/02CoN4IXeqs/s320/Copy+of+IMG_3919.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258065751948148418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas mengademkan di antara rimbunnya pepohonan di Bukit Tangkiling, saya lalu turun.Perut keroncongan, lalu saya menikmati sepiring nasi goreng yang lumayan enak.&lt;br /&gt;9 ribu perak adalah harga yang pantas untuk nasi goreng itu.Sambil makan, saya masih celingak celinguk melihat pemandangan Bukit Tangkiling dari bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-9162463911485333528?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/9162463911485333528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=9162463911485333528&amp;isPopup=true' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/9162463911485333528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/9162463911485333528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/10/ngadem-di-bukit-tangkiling.html' title='Ngadem di Bukit Tangkiling'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SPhkQzDP__I/AAAAAAAAAos/AsPc1YFWOsE/s72-c/Copy+of+IMG_3920.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3783063408107942435</id><published>2008-10-08T03:42:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:37:15.664-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><title type='text'>Bukit Batu : Lokasi Favorit Pahlawan Tjilik Riwut</title><content type='html'>Masih seputaran &lt;strong&gt;Kalteng&lt;/strong&gt;, kali ini saya mengunjungi spot menarik bernama &lt;strong&gt;Bukit Batu&lt;/strong&gt; yang ada di &lt;strong&gt;Kasongan Kabupaten Katingan&lt;/strong&gt;.Objek wisata ini terletak persis di jalan Trans Kalimantan atau &lt;strong&gt;Jalan Tjilik Riwut&lt;/strong&gt; yang menghubungkan Palangka Raya – Sampit.Tidak jauh dari perkantoran Bupati Katingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRlqZYdZgNI/AAAAAAAAAq8/WkkGVh_4_qw/s1600-h/IMG_3926.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRlqZYdZgNI/AAAAAAAAAq8/WkkGVh_4_qw/s320/IMG_3926.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5267358223481536722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu gerbang bernuansa etnik Dayak menyambut kedatangan saya.Terik matahari tak membuat nyali saya ciut untuk mendaki bebatuan raksasa itu.Sebelum berkeliling saya diminta mengisi buku tamu.Dan lagi-lagi saya promosikan alamat blog saya di buku tamu itu (sama halnya saat saya berkunjung ke Arboretum/BOS Nyaru Menteng Palangka Raya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyPel8JZqI/AAAAAAAAAn8/7mPZcHwDJRQ/s1600-h/IMG_3957.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyPel8JZqI/AAAAAAAAAn8/7mPZcHwDJRQ/s320/IMG_3957.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254732620977759906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm semakin tinggi pendakian, ternyata pemandangannya sangat menarik.Batu-batu besar bertumpuk-tumpuk hingga terlihat unik.Bahkan ada tumpukan batu raksasa yang tumpang tindih seperti disusun oleh tenaga manusia.Tapi agak membingungkan juga, kenapa bisa batu sebesar itu tersusun sedemikan rupa hingga terlihat ganjil.&lt;br /&gt;Kebingungan saya itu segera dijawab oleh Bapak Agus, pemandu wisata setempat.Katanya sih ada unsur gaib nya juga kenapa batu itu tersusun unik.&lt;br /&gt;Nah, lokasi favorit saya ada dua titik.Pertama tempat semedinya &lt;strong&gt;Bapak Kalteng &lt;/strong&gt;bernama &lt;strong&gt;Tjilik Riwut&lt;/strong&gt;.Beliau adalah pahlawan nasional asal Kalteng, kalo di Kalsel Pangeran Antasari.Yang kedua, tempat istirahatnya Tjilik Riwut.Ditempat ini lebih unik lagi, malah terkesan ganjil.Kok bisa ada batu rata buat tiduran dan diatasnya ada batu bulat besar buat atap.Sayanya makin takjub.Pantas aja Bpk.Tjilik Riwut sering kesini.&lt;br /&gt;Sayanya mencoba tiduran di 'kasur' keras tapi adem itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyScPpv1YI/AAAAAAAAAoU/tllV47q9Kzs/s1600-h/IMG_3953.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyScPpv1YI/AAAAAAAAAoU/tllV47q9Kzs/s320/IMG_3953.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254735879170151810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari atas, terdapat hamparan lahan kosong yang nantinya akan dijadikan &lt;strong&gt;Kebun Raya Katingan &lt;/strong&gt;(sejenis Kebun Raya Bogor).&lt;br /&gt;Disekitar tumpukan batu itu, ada beberapa buah rumah-rumahan seukuran dus mi instant.Kata Bp.Agus, rumah mini itu buat menaruh &lt;strong&gt;sesaji suku Dayak&lt;/strong&gt; yang beragama &lt;strong&gt;Hindu Kaharingan&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyQaO_BndI/AAAAAAAAAoE/1jJ0D6X2gJ8/s1600-h/IMG_3931.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyQaO_BndI/AAAAAAAAAoE/1jJ0D6X2gJ8/s320/IMG_3931.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254733645607968210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana ada juga sebuah lorong sempit, yang diyakini sebagian orang kalo siapapun yang berhasil lolos melewati lorong itu, maka segala rintangan hidup akan teratasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyRZp0CsHI/AAAAAAAAAoM/sKkYAC8yYX0/s1600-h/IMG_3956.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyRZp0CsHI/AAAAAAAAAoM/sKkYAC8yYX0/s320/IMG_3956.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254734735141417074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikomplek ini juga ditemui sebuah sumur tua yang airnya gak pernah kering.Orang Dayak meyakini di sumur inilah turun seorang &lt;strong&gt;bidadari cantik&lt;/strong&gt;.Orang Dayak menyebutnya &lt;strong&gt;Bawi Kameloh&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyTmHe59UI/AAAAAAAAAoc/aZGvbm1Pa3g/s1600-h/IMG_3965.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyTmHe59UI/AAAAAAAAAoc/aZGvbm1Pa3g/s320/IMG_3965.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254737148287513922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata objek wisata ini telah dikunjungi turis mancanegara maupun turis lokal.Jika akhir pekan atau libur nasional, dapat dipastikan objek yang satu ini rame ama pengunjung.Pemkab Katingan kayaknya tidak diam diri saja, beberapa fasilitas terus ditambah kayak rumah anjungan khas Dayak dan mushola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyUjp8GBeI/AAAAAAAAAok/xBv8yxntfJQ/s1600-h/IMG_3962.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyUjp8GBeI/AAAAAAAAAok/xBv8yxntfJQ/s320/IMG_3962.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254738205508765154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info, baju kaos putih yg saya pake itu oleh2 dr teman yg kerja di &lt;strong&gt;Samarinda, Kaltim&lt;/strong&gt;.Bertuliskan Dayak Kaltim dan bergambar tarian adat Dayak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The next posting nih : Bukit Tangkiling, Danau Tahai, Kota Palangka Raya dll.Tunggu aja liputannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3783063408107942435?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3783063408107942435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3783063408107942435&amp;isPopup=true' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3783063408107942435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3783063408107942435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/10/bukit-batu-lokasi-favorit-pahlawan.html' title='Bukit Batu : Lokasi Favorit Pahlawan Tjilik Riwut'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SRlqZYdZgNI/AAAAAAAAAq8/WkkGVh_4_qw/s72-c/IMG_3926.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-6535019710810076521</id><published>2008-10-08T02:43:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:37:43.381-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalteng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang utan'/><title type='text'>Serunya Atraksi Orang Utan di BOS Nyaru Menteng</title><content type='html'>Saat saya menginjakan kaki di halaman masuk &lt;strong&gt;Borneo Orang Utan Survival (BOS) Nyaru Menteng Palangka Raya&lt;/strong&gt;, suasana hutan Kalimantan langsung terasa.Pepohonan besar yang hijau serta banyaknya jembatan &amp;amp; rumah panggung menyambut kedatangan saya.&lt;br /&gt;Saya tidak sendiri, tapi ditemani oleh Bahri yang belakangan kecipratan hobi petualangan yang saya miliki.Ceile..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyB_r6wyrI/AAAAAAAAAnE/6BtLBPd_XV4/s1600-h/IMG_3913.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyB_r6wyrI/AAAAAAAAAnE/6BtLBPd_XV4/s320/IMG_3913.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254717796355459762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang satpam segera menyambut kedatangan kami.Setelah memaparkan tujuan, kami langsung diminta mengisi &lt;em&gt;guest book&lt;/em&gt;.Saya isi saja dihalaman 'Asal' dengan isian &lt;em&gt;Wisatawan dari Banjarmasin&lt;/em&gt;.Dan tentu saja saya tulis alamat blog kesayangan saya ini.He…&lt;br /&gt;Ternyata tamu yang pernah berkunjung ke pusat rehabilitasi orang utan atau arboretum ini dari berbagai daerah dan negara.Ada juga dari &lt;strong&gt;WWF Jepang&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyDVPE39nI/AAAAAAAAAnM/VNmhgP9aQD4/s1600-h/IMG_3911.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyDVPE39nI/AAAAAAAAAnM/VNmhgP9aQD4/s320/IMG_3911.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254719266081994354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelar mengisi buku tamu, saya ama temen itu digiring ke sebuah bangunan etnik namun terkesan sedikit angker.Pintu masuknya ternyata digantungi juntaian ribuan tali mirip akar pohon.Nah, saya masuk situ.Dan yang lebih ngeri lagi, ternyata di balik juntaian tali itu ada seekor patung orang utan berukuran besar seperti mau menerkam para pengunjung.Untung hanya sebuah patung.Puihh…&lt;br /&gt;Didalam ruangan itulah atraksi seru puluhan otang utan dapat kita lihat.Tapi hanya melalui dua buah kaca bening berukuran besar.Disana disediakan beberapa buah kursi dari kayu.Seolah-olah pengunjung sedang menyaksikan film di bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyFWnWJsJI/AAAAAAAAAnU/mqUbf-7rlwQ/s1600-h/IMG_3906.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyFWnWJsJI/AAAAAAAAAnU/mqUbf-7rlwQ/s320/IMG_3906.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254721488800034962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, kalo Anda tertarik berkunjung kesini, saya sarankan pada hari &lt;strong&gt;Minggu&lt;/strong&gt; saja sekitar &lt;strong&gt;jam 9 hingga 3 sore&lt;/strong&gt;.Karena jika diluar waktu tersebut, dipastikan pengunjung tidak bisa masuk kedalam ‘bioskop’ orang utan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyG6e3JeHI/AAAAAAAAAnc/bUTBfdE3NFg/s1600-h/IMG_3910.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyG6e3JeHI/AAAAAAAAAnc/bUTBfdE3NFg/s320/IMG_3910.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254723204509431922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang asiknya lagi ditempat ini tak sepeserpun uang keluar dari dompet.Karena masuknya gratis alias cuma-cuma.Lokasi BOS Nyaru Menteng ini terletak di &lt;strong&gt;Jalan Tjilik Riwut Km 29&lt;/strong&gt;.Kalo dari Palangka Raya ke arah Sampit letaknya sebelah kanan.&lt;br /&gt;Di BOS ini juga terdapat fasilitas &lt;strong&gt;outbond&lt;/strong&gt; dengan sarana yang lengkap.Biasanya pada hari libur tempat ini menjadi salah satu lokasi favorit warga Palangka Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info nih, Kalimantan merupakan penyumbang keberagaman hayati &amp;amp; hewani sebesar 6 % di dunia.Dan merupakan pulau terbesar ketiga didunia.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-6535019710810076521?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/6535019710810076521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=6535019710810076521&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6535019710810076521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/6535019710810076521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/10/serunya-atraksi-orang-utan-di-bos-nyaru.html' title='Serunya Atraksi Orang Utan di BOS Nyaru Menteng'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyB_r6wyrI/AAAAAAAAAnE/6BtLBPd_XV4/s72-c/IMG_3913.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7714491248843877032</id><published>2008-09-24T01:31:00.000-07:00</published><updated>2010-11-30T04:46:06.546-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Floating Market'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pasar terapung'/><title type='text'>Budaya Sungai yang Spektakuler..!</title><content type='html'>Saya bersama 3 orang teman dari pulau seberang mengadakan petualangan kecil ke salah satu pasar terapung di Banjarmasin.Tepatnya pagi minggu (tanggal 21 september) saat mata masih ngantuk berat gara2 sebelumnya bangun sahur.&lt;br /&gt;Terletak di desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk (sekitar 30 menit dari pusat kota Banjarmasin), pasar terapung ini benar-benar masih alami.Bisa bertahan karena kuatnya tradisi budaya sungai pada penduduk setempat.Dipasar unik ini kita bisa beli buah, sayur, ikan, alat dapur bahkan baju.Syet dah…!Gimana ya kalo ada pembeli yang mau beli baju, tp bingung karena kamar pas nya gak ada.:-)&lt;br /&gt;Oh iya, teman-teman yang ikut ke Pasar Terapung Lok Baintan itu adalah Mba Ema (dari Jakarta), Mas Ikhsan juga dari Jakarta &amp;amp; Mas Toyib dari Tuban Jawa Timur.Jalan yang kami tempuh ternyata jalur yang jauh, padahal ada jalur singkat.Tapi kami sempat menyaksikan pertunjukan spektakuler diatas sungai hingga jam 9 pagi WIB.&lt;br /&gt;Kali ini saya tidak terlalu banyak membahas, karena sebelumnya saya sudah memosting tentang Pasar Terapung Lok Baintan.&lt;br /&gt;Disana kami juga menemui 2 orang fotograper yang juga pingin nyari objek foto.Ada yang dari Banjarmasin dan yang satunya lagi dari Jakarta (konon kamera yang dipegangnya itu sebanding dengan uang 45 juta perak).Wow..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn7nvlcdgI/AAAAAAAAAmU/-4GkXaQCnrM/s1600-h/post.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn7nvlcdgI/AAAAAAAAAmU/-4GkXaQCnrM/s320/post.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249503500884014594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unik kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn85fXP_vI/AAAAAAAAAmc/iSSgzrDkJK8/s1600-h/Picture+053.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn85fXP_vI/AAAAAAAAAmc/iSSgzrDkJK8/s320/Picture+053.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249504905278783218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jual beli &amp;amp; tawar menawar di atas jukung (sampan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kasih taw rute nya ya …:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dari arah Jalan Veteran Banjarmasin ambil saja jalan menuju Sungai Lulut.Jika menemui sebuah pasar tradisional di pinggir sungai (yang disekitarnya ada komplek kuburan) maka belok ke kiri.Naik jembatan kayu kecil terus pas sebelum naik jembatan gantung besar, ambil lagi jalan kecil sebelah kanan.Nah ikuti aja jalan itu.Kiri kanan jalan terdapat perkampungan tradisional.Nah sekitar 20 menitan kemudian, ada sebuah dermaga wisata bertuliskan Dermaga Lok Baintan disebelah kiri jalan.Cuma kayaknya rute ini hanya untuk pengguna &lt;strong&gt;sepeda motor&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang membawa &lt;strong&gt;mobil&lt;/strong&gt;, terpaksa ambil jalur yang jauh.Yakni lewat jalan besar beraspal menuju Sungai Tabuk, Martapura.Nanti ada simpang 4 besar, disitu ada tulisan petunjuk arah ke pasar terapung.Lurus aja, ketemu jembatan beton besar.Tapi jangan naik jembatan itu, cukup belok kanan di jalan kecil.Nah belok aja ke kiri menuju jalan perkampungan.Kalo bingung tanya aja ama penduduk setempat, pasti dikasih tau.&lt;br /&gt;Bagi siapapun yang pernah ke Banjarmasin apalagi warga asli, lokasi ini merupakan &lt;strong&gt;DAFTAR WAJIB KUNJUNG&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn97-Wb03I/AAAAAAAAAmk/rB-1RwQkrZ8/s1600-h/Picture+038.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn97-Wb03I/AAAAAAAAAmk/rB-1RwQkrZ8/s320/Picture+038.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249506047468229490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman2 saya itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore nya saya ama Mas Toyib (minus Mba Ema &amp;amp; Mas Ikhsan) berbelanja kain khas Kalsel, Sasirangan.Saya nya beli 1 buah baju motif sederhana.Harga awal 65 ribu perak, tp ada diskon 10 %.Jadinya cuman Rp 58 ribuan.&lt;br /&gt;Belinya di Irma Sasirangan di Jalan Seberang Masjid (sekitar Jembatan Pasar Lama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn-9UACa8I/AAAAAAAAAms/blH-bd5neQg/s1600-h/Picture+061.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn-9UACa8I/AAAAAAAAAms/blH-bd5neQg/s320/Picture+061.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249507169971366850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sori fotonya agak aneh diliat.He.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya petualangan itu bisa dimana aja, walopun tidak mengunjungi lokasi yg jauh, tdk pake uang banyak ato waktu yg lama.&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog in ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7714491248843877032?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7714491248843877032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7714491248843877032&amp;isPopup=true' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7714491248843877032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7714491248843877032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/09/budaya-sungai-yang-spektakuler.html' title='Budaya Sungai yang Spektakuler..!'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SNn7nvlcdgI/AAAAAAAAAmU/-4GkXaQCnrM/s72-c/post.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-298806811014937442</id><published>2008-09-09T02:38:00.001-07:00</published><updated>2010-11-30T04:46:59.332-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuliner'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kalsel'/><title type='text'>Manisnya Ramadhan di Pasar Wadai</title><content type='html'>Barisan stand berisi jajanan khas Banjar kembali digelar pada ramadhan kali ini.Aneka jenis kue beradu dengan sesaknya pengunjung.Mulai dari warga asli Banjarmasin hingga wisatawan.Lokasi yang dipilih masih seperti tahun lalu, yakni di Jalan Jendral Sudirman atau Kawasan Pantai Jodoh.Lokasinya persis berdekatan dengan gubernuran di bantaran Sungai Martapura.&lt;br /&gt;Orang Banjar memang hebat soal kuliner.Ini bukan basa-basi dari saya, namun memang kenyataannya seperti itu.Sebenarnya tidak kalah dengan jenis masakan Padang atau Sunda yang beraneka ragam.Sangat banyak.Untuk jenis kue ada bingka (paling banyak diburu), amparan tatak pisang, bobongko, pais pisang, intalu karuang, lam, sarikaya, kelelepon dan masih banyak lagi.Untuk jenis makanan berat, ada soto banjar, pais patin, iwak haruan masak habang, ketupat kandangan, papuyu baubar, gangan balamak dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;Nah di Pasar Wadai alias Ramadhan Cake Fair tahun ini semua jenis masakan khas Banjar tersedia.Tidak salah kalau hampir seluruh TV nasional meliput acara tahunan ini.&lt;br /&gt;Saya aja sampai bingung mau memilih yang mana.Sejauh mata memandang yang ada hanya makanan semua..!&lt;br /&gt;Saya yakin kalo Pak Bondan, si empunya acara Wisata Kuliner Trans TV akan pusing tujuh keliling memilih menu yang mana untuk dibeli.&lt;br /&gt;Hebatnya lagi acara ini digelar selama 1 bulan penuh.Pengemasan acaranya pun terus meningkat, mulai dari fasilitas hingga acara pendukungnya yang berbau islami.&lt;br /&gt;Logo Visit Indonesia 2008 juga bertengger manis di beberapa sudut seperti di pintu masuk gerbang utama di dekat Hotel Batung Batulis.&lt;br /&gt;Acara seperti ini tidak hanya digelar di satu lokasi saja, namun ada beberapa lokasi lain di Banjarmasin dipilih sebagai lokasi pasar wadai.Tidak hanya itu, pasar wadai juga digelar di kota-kota lain di Kalsel maupun Kalteng.Tapi kayaknya pasar wadai di Pantai Jodoh Banjarmasin inilah yang paling berbobot, baik jenis dagangannya, jumlah penjual maupun pembeli juga acara pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini buktinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZEYXkqwPI/AAAAAAAAAl8/RONai4TmH_8/s1600-h/IMAG0246.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZEYXkqwPI/AAAAAAAAAl8/RONai4TmH_8/s320/IMAG0246.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243954001554882802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu masuk utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZEv4iXteI/AAAAAAAAAmE/LQIRYfL0T7I/s1600-h/IMAG0247.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZEv4iXteI/AAAAAAAAAmE/LQIRYfL0T7I/s320/IMAG0247.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243954405540607458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slurrrpppp.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZFGi6EnBI/AAAAAAAAAmM/BjxL_f8AI5M/s1600-h/IMAG0248.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZFGi6EnBI/AAAAAAAAAmM/BjxL_f8AI5M/s320/IMAG0248.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243954794871430162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengunjung termasuk turis asing lho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-298806811014937442?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/298806811014937442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=298806811014937442&amp;isPopup=true' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/298806811014937442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/298806811014937442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/09/manisnya-ramadhan-di-pasar-wadai.html' title='Manisnya Ramadhan di Pasar Wadai'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SMZEYXkqwPI/AAAAAAAAAl8/RONai4TmH_8/s72-c/IMAG0246.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4796537003708558344</id><published>2008-09-03T20:24:00.001-07:00</published><updated>2009-07-06T20:20:18.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><title type='text'>Ke Banjarbaru Lagi</title><content type='html'>Terakhir ke kota ini pas berkunjung ke Kalsel Expo 2008 awal agustus lalu.&lt;br /&gt;Jalan A Yani merupakan akses utama menuju kota pelajarnya Kalsel itu.Wajah Jalan A Yani telah banyak berubah, terutama pembangunan property nya yang begitu gencar.Mulai dari ruko, dealer mobil, pertokoan, perumahan-perumahan elit kayak Citra Garden, Pesona Modern (ada water boom nya), Kota Citra Graha hingga pembangunan Hotel Aston Banjarmasin (katanya bintang 5) di dekat bandara.&lt;br /&gt;Kami menginap di rumah teman.Lingkungannya enak dan asri.Banyak rumah bagus yg lebih mirip villa.Kontur tanahnya yang agak berbukit, mengingatkan saya akan Kaliurang di Jogja atau Tawangmangu di Karanganyar.&lt;br /&gt;Sabtu malam (baca : malam mingguan) di Banjarbaru emang terkenal semarak.Sebelum ke Lapangan Murjani, kami makan malam dulu di Ayam Goreng Kalasan Ny.Haryati di Martapura (dekat batas kota antara Banjarbaru-Martapura).Kami melewati Jalan Panglima Batur, di jalan ini banyak distro, kafe tenda, butik juga warnet.Kembali lagi saya ingat kota di Jawa, yakni Bandung.&lt;br /&gt;Puas makan, kami lanjutkan menuju Lapangan Murjani di Banjarbaru.Berada disini lagi-lagi mengingatkan saya akan suasana di Jogja, yakni alun-alun nya.Cuman alun-alun di Banjarbaru lebih indah diliat, karena banyak perkantoran kayak balaikota (bangunannya klasik &amp;amp; memanjang, dihiasi lampu), gedung DPRD, SMK Telkom dll.Berbagai penjual makanan juga banyak, karena ada sekumpulan kafetaria di dekat taman air mancur.&lt;br /&gt;Sayang kamera saya lagi kehabisan baterai.Ya sudahlah.Ternyata malam itu lagi ada pesta kembang api kecil-kecilan serta acara Street Dance yang digelar oleh salah satu radio di Banjarmasin.Anak-anak bergaya punk juga ikut membaur.Alhasil suasana tambah asik.&lt;br /&gt;Siang minggu saya memutuskan naik sepeda ontel menuju hutan pinus.Ada dua buah hutan pinus disini.Masing-masing memiliki ribuan pohon pinus yang tinggi menjulang.&lt;br /&gt;Perkampungan yang kami lewati cukup bersih dan tertata.Ada juga kawasan agrowisata &amp;amp; homestay bagi yang ingin menginap, serta sebuah rumah unik berhalaman luas &amp;amp; berumput kayak lapangan golf.Nilai plus bagi pemandangan disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh-oleh dari Banjarbaru :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SL9VVoWdYjI/AAAAAAAAAls/owBqwNCo6JU/s1600-h/IMAG0234.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SL9VVoWdYjI/AAAAAAAAAls/owBqwNCo6JU/s320/IMAG0234.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242002321379779122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan Pinus nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SL9VwT4TXlI/AAAAAAAAAl0/kQ3IbRHD3CE/s1600-h/IMAG0231.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SL9VwT4TXlI/AAAAAAAAAl0/kQ3IbRHD3CE/s320/IMAG0231.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242002779741052498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pose dulu ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4796537003708558344?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4796537003708558344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4796537003708558344&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4796537003708558344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4796537003708558344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/09/ke-banjarbaru-lagi.html' title='Ke Banjarbaru Lagi'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SL9VVoWdYjI/AAAAAAAAAls/owBqwNCo6JU/s72-c/IMAG0234.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-2192412551062018950</id><published>2008-08-26T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:20:48.009-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sungai'/><title type='text'>Raksasa Jembatan di Sungai Raksasa</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu, saya bersama temen pemilik &lt;a href="http://cekerpetualang.blogspot.com/"&gt;Ceker Petualang&lt;/a&gt; kembali berkunjung ke jembatan yang menjadi salah satu landmark Kalsel, Jembatan Barito.&lt;br /&gt;Meskipun jembatan ini sudah ada pesaingnya, yakni Jembatan Rumpiang di Batola Kalsel, tapi tetap aja kemegahan Jembatan Barito masih terasa.Tiang-tiang pancangnya yang terlihat kokoh menancap ke dasar Sungai Barito.&lt;br /&gt;Saat sunset pemandangan disini sangat indah.Jembatannya yang meraksasa diatas salah satu sungai raksasa di Kalimantan, merupakan perpaduan yang sangat pas.&lt;br /&gt;Kami juga sempat menemui dua orang fotograper.Mereka ternyata juga lagi hunting foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nih hasil jepretan saya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTXJO03iPI/AAAAAAAAAlM/3lLXQzDjvEg/s1600-h/IMG_3521.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTXJO03iPI/AAAAAAAAAlM/3lLXQzDjvEg/s320/IMG_3521.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239048820137363698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunset nya yg cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTXhMApu6I/AAAAAAAAAlU/qQmsDu9IMpw/s1600-h/IMAG0170.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTXhMApu6I/AAAAAAAAAlU/qQmsDu9IMpw/s320/IMAG0170.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239049231698344866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai Barito yang gagah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTYATF56zI/AAAAAAAAAlc/E_pm8sxMzXU/s1600-h/c+12.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTYATF56zI/AAAAAAAAAlc/E_pm8sxMzXU/s320/c+12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239049766175370034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen saya itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang berkunjung ke Kalsel pasti akan berusaha untuk menyaksikan langsung kemegahan jembatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-2192412551062018950?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/2192412551062018950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=2192412551062018950&amp;isPopup=true' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2192412551062018950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/2192412551062018950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/08/raksasa-jembatan-di-sungai-raksasa.html' title='Raksasa Jembatan di Sungai Raksasa'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SLTXJO03iPI/AAAAAAAAAlM/3lLXQzDjvEg/s72-c/IMG_3521.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-4032596862224433933</id><published>2008-08-12T19:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:21:14.509-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><title type='text'>Nice adventure in Central Kalimantan</title><content type='html'>Sebenarnya petualangan ini sudah lama saya jabanin.Cuma waktu itu belum punya blog, alhasil dokumentasi foto-foto nya lupa menaruh dimana.Ternyata eh ternyata, di computer kantor tempat saya kerja dulu masih ada.Muncullah ide untuk meng copy &amp;amp; mempublikasikannya diblog ini.Penjelajahan ini merupakan yang terjauh &amp;amp; terlama yang pernah saya lakukan.Dimulai dari &lt;strong&gt;Banjarmasin&lt;/strong&gt; hingga perbatasan &lt;strong&gt;Kalteng - Kalbar &lt;/strong&gt;yakni di &lt;strong&gt;Kabupaten Sukamara &lt;/strong&gt;selama dua minggu.&lt;br /&gt;Tidak semua lokasi berhasil saya foto.Namun ada beberapa foto yang saya pajang diblog ini, yang cukup mewakili serunya petualangan tersebut.Oh iya, saya nya tidak sendiri, tapi juga ada &lt;strong&gt;Agus &lt;/strong&gt;atau yg akrab saya panggil &lt;strong&gt;Bedul&lt;/strong&gt; (si Katro dari &lt;strong&gt;Semarang&lt;/strong&gt;) serta &lt;strong&gt;Gazali&lt;/strong&gt; yg nyetir mobil.Saya minta maaf kalo foto-foto yg dipajang kebanyakan foto &lt;strong&gt;Bedul &lt;/strong&gt;(yang tentu saja agak mengganggu pemandangan alam yang ada difoto tersebut).&lt;br /&gt;Kalo ditotal-total ada &lt;strong&gt;8 kota/kabupaten &lt;/strong&gt;yang berhasil kami kunjungi seperti &lt;strong&gt;Pulang Pisau, Palangka Raya, Kasongan, Sampit, Kuala Pembuang, Pangkalan Bun, Sukamara &amp;amp; Lamandau&lt;/strong&gt;.Itu belum termasuk desa serta ibukota kecamatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi berfoto pertama yg kami singgahi adalah  &lt;em&gt;the biggest bridge in South Kalimantan&lt;/em&gt;, &lt;strong&gt;Jembatan Barito&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJMzfqFjZI/AAAAAAAAAdQ/O1WNmk0Kodw/s1600-h/ed+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJMzfqFjZI/AAAAAAAAAdQ/O1WNmk0Kodw/s320/ed+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233830164513000850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Katro dr Semarang pasang pose paling maksimal di &lt;strong&gt;Jembatan Barito&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mampir sebentar di &lt;strong&gt;Pulang Pisau&lt;/strong&gt;, kami lalu melanjutkan ke &lt;strong&gt;Kota Cantik Palangka Raya&lt;/strong&gt;.Kota ini memang cocok untuk menikmati kerapian dan kebersihan kotanya.Untuk wisata kuliner &amp;amp; belanja, kayaknya kurang cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJNIISdOUI/AAAAAAAAAdY/wXVYBRimYfs/s1600-h/ed+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJNIISdOUI/AAAAAAAAAdY/wXVYBRimYfs/s320/ed+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233830519017126210" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto &lt;strong&gt;Bundaran Besar Palangka Raya &lt;/strong&gt;yg dijepret secara sembarangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas di &lt;strong&gt;Palangka Raya&lt;/strong&gt;, kami lalu mempir ke &lt;strong&gt;Kasongan&lt;/strong&gt; yg merupakan ibukota &lt;strong&gt;Kabupaten Katingan&lt;/strong&gt;.Kota yang sangat kecil.Namun sudah terlihat geliat pembangunan fisik, seperti perkantoran pemerintahan nya yang lebih megah dari kantor &lt;strong&gt;Gubernur Kalsel&lt;/strong&gt;.Ck..ck..ck...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami lalu mengejar &lt;strong&gt;Kota Sampit&lt;/strong&gt;.Sekitar 5 jam kemudian, kami tiba di kota yg dijuluki pintu gerbang ekonomi Kalteng tersebut.Kami menginap di &lt;strong&gt;Hotel Ariandi&lt;/strong&gt;.Hotel &lt;strong&gt;paling tragis&lt;/strong&gt; yg pernah saya pilih.Selain petugas hotel yang melayani kami masih teler akibat minuman alcohol, lampu kamar yg terlampau remang, kamar mandi yg baknya kosong + air kran nya yg macet.Belakangan saya tahu, kalo hotel itu merupakan hotel buat &lt;strong&gt;mesum&lt;/strong&gt;.Eyalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJNhX6VxkI/AAAAAAAAAdg/8QGuSSl6KDg/s1600-h/ed+7.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJNhX6VxkI/AAAAAAAAAdg/8QGuSSl6KDg/s320/ed+7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233830952707671618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sungai Mentaya + Pasar Besar Sampit &lt;/strong&gt;yg berdiri megah di tepi sungai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas di &lt;strong&gt;Sampit&lt;/strong&gt;, kami lalu melaju ke &lt;strong&gt;Kota Manis Pangkalan Bun&lt;/strong&gt;.Jalan yg sebagian besar mulus itu membuat perjalanan menyenangkan.Perkebunan kelapa sawit mendominasi pemandangan.Kami juga melalui &lt;strong&gt;Desa Sebabi, Pembuang Hulu &lt;/strong&gt;dll.Kami juga mampir ke kebun cempedak di &lt;strong&gt;Desa Pangkalan Banteng&lt;/strong&gt;.Syet dah, kebun itu wangi banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJN65GEj2I/AAAAAAAAAdo/JYFIp2okNYw/s1600-h/ed+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJN65GEj2I/AAAAAAAAAdo/JYFIp2okNYw/s320/ed+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233831391111974754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Bedul di kebun cempedak &lt;strong&gt;Desa Pangkalan Banteng&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya datang juga.Sebuah bundaran dengan tugu besarnya menyambut kami.Kota ini memang manis, semanis julukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJORprsTwI/AAAAAAAAAdw/Geby94HaPRo/s1600-h/ed+8.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJORprsTwI/AAAAAAAAAdw/Geby94HaPRo/s320/ed+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233831782111792898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bundaran di &lt;strong&gt;Pangkalan Bun&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami langsung berburu makanan di sekitar &lt;strong&gt;Pasar Indra Kencana&lt;/strong&gt;.Pasarnya bersih dan sangat ramai pada sore hari.Kami juga menyambangi sebuah bangunan besar &amp;amp; unik, yakni &lt;strong&gt;Istana Kuning&lt;/strong&gt;.Bangunan yang terbuat dari kayu.Tapi anehnya waktu itu saya malu untuk memoto istana yang belum tentu saya kunjungi kembali itu.Alhasil gak ada koleksi fotonya.:(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan belum berhenti disini, kami lalu menuju &lt;strong&gt;Kabupaten Lamandau&lt;/strong&gt; yang beibukota &lt;strong&gt;Nangabulik&lt;/strong&gt;.Kotanya mirip Kasongan.Masih sepi.Tapi, lagi-lagi kantor bupati &amp;amp; gedung DPRD nya sangat megah.Gak nyangka kalo di kota kecil di &lt;strong&gt;pedalaman Kalimantan &lt;/strong&gt;terdapat gedung semegah itu.Hmmm…dua jempol buat &lt;strong&gt;Lamandau&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJOthKNBCI/AAAAAAAAAd4/nO7oaPtl0UU/s1600-h/ed+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJOthKNBCI/AAAAAAAAAd4/nO7oaPtl0UU/s320/ed+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233832260860183586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayanya di salah satu &lt;strong&gt;danau kecil &lt;/strong&gt;di &lt;strong&gt;Lamandau&lt;/strong&gt;.Airnya hijau.Bukitnya juga hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJPOQ3WEkI/AAAAAAAAAeA/oZFcuzeizR0/s1600-h/ed+6.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJPOQ3WEkI/AAAAAAAAAeA/oZFcuzeizR0/s320/ed+6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233832823421801026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedul kembali bergaya secara maksimal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup 1 hari saja di Lamandau.Kami lalu melanjutkan ke &lt;strong&gt;Sukamara&lt;/strong&gt;.Disana saya mengadakan reauni singkat dengan teman 1 SMP dulu.Namanya &lt;strong&gt;Gusti Ahmad Surya&lt;/strong&gt;.Tujuh tahun gak ketemu, membuat suasana reauni sangat menyenangkan.Saya juga diajak keliling &lt;strong&gt;Sukamara&lt;/strong&gt;.Sempat menikmati semangkok bakso di pusat kota.Terimakasih ya Gusti sdh ajak keliling &amp;amp; traktir bakso.:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang kami harus meninggalkan kota terjauh di &lt;strong&gt;Kalteng&lt;/strong&gt; ini.Kami kembali lagi ke Sampit.Untuk besoknya melanjutkan ke &lt;strong&gt;Kuala Pembuang&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Perjalanan pun dilanjutkan.Tapi ada sebuah titik yang isinya kubangan lumpur di &lt;strong&gt;Desa Lempuyang&lt;/strong&gt;.Mobil kami tidak bisa lewat utk sementara &amp;amp; kami menginap disalah satu rumah penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami bisa melanjutkan perjalanan.Kali ini kami menjelajahi &lt;strong&gt;pesisir Kalteng&lt;/strong&gt;, yang berbatasan langsung dengan &lt;strong&gt;Laut Jawa&lt;/strong&gt;.Tumbuhan pantai dan udara laut mengiringi perjalanan.Tiba di &lt;strong&gt;Kuala Pembuang&lt;/strong&gt;, kami lalu menuju pusat kota.Ternyata disana byk banget penjual krupuk khas &lt;strong&gt;Kuala Pembuang&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Krupuk Pipih&lt;/strong&gt;.Soal kelezatan, jgn diragukan lagi.Di Sampit juga ada yg menjual penganan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali pulang ke &lt;strong&gt;Sampit&lt;/strong&gt;.Namun kami berwisata kembali di &lt;strong&gt;Pantai Ujung Pandaran&lt;/strong&gt;.Pantai berpasir putih dengan laut kebiruan meskipun tidak terlalu jernih.&lt;br /&gt;Kampung nelayan sangat memanjakan lidah saya, karena disana mudah ditemui ikan-ikan segar.Bahkan ada juga udang laut serta kepiting rajungan.Pantai inilah yg menjadi persinggahan terakhir seekor paus raksasa (hampir segede truk) hingga ia tewas.Lalu tulang belulangnya dibawa ke &lt;strong&gt;Museum Sampit&lt;/strong&gt;.Saya juga sempat mampir ke museum itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJPgrvS8YI/AAAAAAAAAeI/UvnKPDsWlhY/s1600-h/ed+11.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJPgrvS8YI/AAAAAAAAAeI/UvnKPDsWlhY/s320/ed+11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233833139873444226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedul kembali berpose dgn gaya yg lumayan di &lt;strong&gt;Pantai Ujung Pandaran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami harus mengakhiri perjalanan ini dengan kembali ke &lt;strong&gt;Kota 1000 Sungai&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;Banjarmasin&lt;/strong&gt;.Meski melelahkan namun sangat berkesan bagi saya yang suka petualangan ini.&lt;strong&gt;Kalimantan&lt;/strong&gt; memang syurga bagi petualang manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat &lt;strong&gt;Bedul &lt;/strong&gt;yg saat ni mukim di &lt;strong&gt;Samarinda&lt;/strong&gt;, kapan nih kita berpetualang lagi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-4032596862224433933?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/4032596862224433933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=4032596862224433933&amp;isPopup=true' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4032596862224433933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/4032596862224433933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/08/nice-adventure-in-central-kalimantan.html' title='Nice adventure in Central Kalimantan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SKJMzfqFjZI/AAAAAAAAAdQ/O1WNmk0Kodw/s72-c/ed+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7516982278015607025</id><published>2008-08-04T02:44:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:21:38.866-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><title type='text'>Berpetualang di pesisir Kalsel</title><content type='html'>Terakhir kali ke pantai pas lebaran tahun lalu, yakni Pantai Pegatan di Katingan Kuala Kalteng.Nah untuk melepas rasa kangen dengan suasana pantai, saya bersama teman yang berasal dari ibukota RI (baca: Jakarta) mengadakan petualangan kecil ke beberapa pantai di Kabupaten Tanah Laut.Kabupaten yang beribukota Pelaihari ini memang memiliki beberapa lokasi menarik yang cukup recomended  bagi penggila wisata alam khususnya ala &lt;a href="http://indobackpacker.com/"&gt;backpacker&lt;/a&gt;.Ada Gunung Kayangan, Air Terjun Bajuin (&lt;em&gt;the one of recomended place for backpacker&lt;/em&gt;), Kampung Wisata Jagung Rebus juga pantai-pantainya.&lt;br /&gt;Butuh perjalanan 3 jam untuk mencapai Pantai Batakan &amp;amp; Pantai Batu Lima.Selama perjalanan, mata saya sangat dimanjakan dengan pemandangan yang spektakuler.Barisan perbukitan yang hijau, hamparan sawah yang menguning, pedesaan serta kampung nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbTxv0zAXI/AAAAAAAAAdA/9MDD3AmqifQ/s1600-h/ed+7.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbTxv0zAXI/AAAAAAAAAdA/9MDD3AmqifQ/s320/ed+7.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230600868842373490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbukitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQFioIMUI/AAAAAAAAAcQ/lPXIWh5EMPk/s1600-h/ed+6.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQFioIMUI/AAAAAAAAAcQ/lPXIWh5EMPk/s320/ed+6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230596810850447682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung nelayan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan-jalan meliuk juga menjadi tantangan tersendiri.Aroma angin laut serta kehangatan matahari sore semakin membuat suasana menjadi asik.Sebelum tiba di Pantai Batakan, kami melewati Pantai Batu Lima.Namun kami tidak mampir, karena ingin segera tiba di Pantai Batakan.Sekitar 30 menit kemudian kami sampai ditujuan.&lt;br /&gt;Hamparan pasir segera menyambut kedatangan kami.Bunyi gemuruh pohon cemara segera terdengar.Ternyata disana sudah banyak wisatawan.Geliat pariwisata di Kalsel semakin bergairah.Saya ikut senang dengan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://indobackpacker.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQb3iPkWI/AAAAAAAAAcY/S8SJ4wwQTlU/s1600-h/ed+8.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQb3iPkWI/AAAAAAAAAcY/S8SJ4wwQTlU/s320/ed+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230597194420031842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Batakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak dari segala keindahan di pantai adalah saat matahari terbenam (sunset) berlangsung.Warnanya yang menyala keemasan, memantulkan cahaya indah dipermukaan laut.Terima kasih ya Tuhan atas keindahan alamMu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJqoie5aryI/AAAAAAAAAdI/7jv9S4rvg38/s1600-h/ed+9.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJqoie5aryI/AAAAAAAAAdI/7jv9S4rvg38/s320/ed+9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231679227507158818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunsetnya yg cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQyhvZc-I/AAAAAAAAAcg/gg1rSO_rqnM/s1600-h/ed+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbQyhvZc-I/AAAAAAAAAcg/gg1rSO_rqnM/s320/ed+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230597583706616802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunset di Pantai Batakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas menikmati sunset, kami lalu mencari tempat menginap.Setelah puas memilih, akhirnya kami memutuskan untuk menginap di salah satu cottage yang bernama Hotel Batakan Permai (namanya standar banget) :).Rp.120 ribu adalah harga yang harus kami rogoh dari dompet dengan fasilitas cottage yang sangat standar.Tapi lumayanlah dapat kasur empuk, kipas angin, meja tamu, kamar mandi plus pemandangan yang langsung menghadap pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbRQtEHRsI/AAAAAAAAAco/1hn6WPw-neg/s1600-h/ed+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbRQtEHRsI/AAAAAAAAAco/1hn6WPw-neg/s320/ed+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230598102142371522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cottage tempat kami menginap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menyambut, saya kembali lagi menikmati pantai.Tepat dibawah pohon cemara, saya menikmati keindahan itu bersama segelas teh panas.Saat memandang keatas, ternyata dilangit sana banyak bertaburan bintang.Alhasil cemara-cemara itu mirip pohon natal raksasa.&lt;br /&gt;Saya juga sempat ngobrol dengan penduduk setempat, seorang bapak pemilik warung bakso.Bapak itu bercerita tentang Pulau Datu, sebuah gugusan pulau yang ada ditengah laut (mirip Pulau Lomban di Rembang Jateng yang pernah saya kunjungi).&lt;br /&gt;Katanya di Pulau Datu ada sebuah makam ulama Kalsel jaman dulu.Selain makam, pulau itu juga menawarkan pemandangan yang cantik.Akhirnya saya merencanakan untuk mengunjunginya.Besok ada perahu yang akan kesana membawa wisatawan.&lt;br /&gt;Rasa kantuk menyerang, saya putuskan untuk segera tidur.Besok harinya, saya kembali harus bertualang dipantai ini.&lt;br /&gt;Dingin semakin menusuk saat shubuh tiba.Mushola yang ada disana terlihat ramai, menandakan bahwa wisatawan pun tetap tidak melupakan agama meskipun tengah berlibur.&lt;br /&gt;Selesai sholat, saya memutuskan berkeliling pantai sambil menunggang kuda.Dengan hanya Rp.5 ribu, saya bisa menikmati serunya menunggang kuda disekitar pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbRqbeayTI/AAAAAAAAAcw/cQLcKFbZfgs/s1600-h/edit+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbRqbeayTI/AAAAAAAAAcw/cQLcKFbZfgs/s320/edit+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230598544097462578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nya bersama kuda &amp;amp; joki cilik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesenangan menunggang kuda ternyata berganti kekecewaan, karena perahu yang akan membawa kami tak kunjung tiba.Katanya airnya terlalu surut, sehingga perahu itu tak bisa segera menjemput kami.Mungkin sekitar 1 jam lagi baru perahu itu menjemput.Sementara kami memiliki keterbatasan waktu.&lt;br /&gt;Mungkin dikesempatan lain, saya bisa kesana.Membayar rasa penasaran saya akan pulau itu.&lt;br /&gt;Puas di Pantai Batakan, kami langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Banjarmasin.Namun sebelumnya, kami mampir sejenak di Pantai Batu Lima.Dipantai ini terdapat 5 buah batu besar berenang secara permanent didalam air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbR9iQxuyI/AAAAAAAAAc4/urw4_eqVu-Q/s1600-h/ed+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbR9iQxuyI/AAAAAAAAAc4/urw4_eqVu-Q/s320/ed+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5230598872336808738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Batu Lima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai ini sangat tenang, karena sepi pengunjung.Warga Kalsel maupun dari daerah lain lebih memilih Pantai Batakan atau Pantai Takisung. &lt;br /&gt;Kami akhirnya melanjutkan perjalanan pulang ke Kota 1000 Sungai.&lt;br /&gt;Suatu saat insyallah, saya akan kembali kesini untuk mengunjungi Pulau Datu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7516982278015607025?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7516982278015607025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7516982278015607025&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7516982278015607025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7516982278015607025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/08/berpetualang-di-pesisir-kalsel.html' title='Berpetualang di pesisir Kalsel'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SJbTxv0zAXI/AAAAAAAAAdA/9MDD3AmqifQ/s72-c/ed+7.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-1939909045658767836</id><published>2008-07-11T02:46:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:21:57.786-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><title type='text'>Berakhir pekan di dua kota sekaligus..!</title><content type='html'>Sempat bingung juga mau ke kota mana yang kira-kira pas untuk mengisi akhir pekan ini.Apalagi saya nya agak serakah, pengen menjelajah di dua kota sekaligus dalam waktu 12 jam (baca: minggu siang).Hmmm...ternyata &lt;em&gt;&lt;strong&gt;otak petualangan &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;saya segera menjawab kebingungan itu.Banjarbaru &amp;amp; Martapura adalah jawaban yang tepat!&lt;br /&gt;Mulailah saya mempersiapkan segala sesuatu nya.Parfum, buku, nivea (ups...!), brosur panduan wisata, kopiah (sekalian ziarah), kamera (yg paling penting) dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtM-HSAyGI/AAAAAAAAAZo/kE0Yx3AExpQ/s1600-h/IMAG0042.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtM-HSAyGI/AAAAAAAAAZo/kE0Yx3AExpQ/s320/IMAG0042.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222852822856419426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum berangkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini perjalanan tidak saya tempuh melalui Jalan A Yani, karena sudah bosan dengan jalan itu.Selain padat, juga ditumbuhi banyak bangunan beton kayak ruko, dealer mobil, perkantoran, perumahan, pabrik dll.Gak enak diliat.Saya lebih memilih jalur alternatif saja.Perkampungan tradisional serta hijaunya pepohonan adalah hal yang paling mendominasi pemandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtOa2QfFoI/AAAAAAAAAZw/8ZMzVLdnTj4/s1600-h/IMAG0046.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtOa2QfFoI/AAAAAAAAAZw/8ZMzVLdnTj4/s320/IMAG0046.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222854416014448258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nih salah satu pemandangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diatas adalah jembatan gantung yang menghubungkan dua desa di Lok Baintan.Saya lalu melanjutkan perjalanan dengan pemandangan yang lebih indah lagi.Pedesaan dengan hamparan sawah serta kolam-kolam liar yang ditumbuhi bunga teratai.Huhhhh....cantik banget, lebih cantik bila dibandingkan dengan taman buatan di hotel berbintang.&lt;br /&gt;Gak terasa perjalanan telah memasuki Banjarbaru.Saya langsung menuju kawasan paling terkenal di Banjarbaru, apalagi kalo bukan Lapangan Murjani.Setiap hari alun-alun kebanggaan warga Kota Idaman ini, rame dipenuhi banyak orang.Apalagi pagi minggu seperti ini.Disana saya sempat menikmati sepiring nasi goreng serta bubur sum-sum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin asik, disana juga sedang berkumpul komunitas pecinta sepeda tua (baca: ontel).Namanya Setumat (Sepeda Tuha Martapura), yang artinya kumpulan sepeda tua Martapura.Menurut salah satu anggota yang sangat ingin disebutkan namanya di blog ini (tapi saya lupa nanya namanya),he..jumlah anggotanya udah 30 an.Saya juga sempat nyicipin enaknya naik sepeda unik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtPZKRPpGI/AAAAAAAAAZ4/Sc-J8Z0b1bo/s1600-h/IMAG0059.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtPZKRPpGI/AAAAAAAAAZ4/Sc-J8Z0b1bo/s320/IMAG0059.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222855486538228834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nya di Lapangan Murjani, Banjarbaru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas disana, saya nya langsung menuju museum terbesar di Kalsel, yakni Museum Negeri Lambung Mangkurat.Dengan hanya Rp.1500 saya bisa menyaksikan serta mempelajari benda-benda sejarah disana.Seperti Al Quran tua tulisan asli ulama Kalsel dulu, Muhammad Arsyad Al Banjari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a hr="" ef="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtR8JrxdgI/AAAAAAAAAaA/q1qtG04G4I8/s1600-h/IMAG0076.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtR8JrxdgI/AAAAAAAAAaA/q1qtG04G4I8/s320/IMAG0076.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222858286699738626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museum Lambung Mangkurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejadian yang sempat bikin saya nya kesal, karena terlanjur beli bakso yang benar-benar gak enak!!Ya udahlah, cuman Rp 5 ribu kok.Puas berkeliling museum, saya kembali melanjutkan perjalanan.Berjarak sekitar 20 menit dari pusat kota Banjarbaru, saya menyaksikan langsung pendulangan intan di Cempaka.Saya nya makin sadar kalo Indonesia tuh kaya banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtS5eyxCcI/AAAAAAAAAaI/04YbcmskiYw/s1600-h/IMAG0083.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtS5eyxCcI/AAAAAAAAAaI/04YbcmskiYw/s320/IMAG0083.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222859340338235842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendulangan Intan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hanya bermodalkan sebuah benda mirip mangkok besar, serpihan intan yang masih mentah itu dikumpulkan, lalu diolah di tempat pengrajin permata.Sekitar 1 jam disana, saya berinisiatif melanjutkan perjalanan ke Kota Serambi Mekkah, Martapura.Disana saya akan mengunjungi makam ulama paling terkenal, Guru Sekumpul.Terletak di Sekumpul, Martapura.Musholla berukuran seperti masjid segera menyambut kedatangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtUKgT9O1I/AAAAAAAAAaQ/Fvi9YGI9CRc/s1600-h/IMAG0088.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtUKgT9O1I/AAAAAAAAAaQ/Fvi9YGI9CRc/s320/IMAG0088.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222860732315286354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musholla Ar Raudah, Sekumpul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lengkap rasanya, kalo berwisata tanpa menikmati kuliner enak di kota yang sedang dikunjungi.Nah, kali ini saya memilih menu ikan nila berkuah santan pekat dengan bumbu khas Banjar.Wow enak buanget.Andai rumah makan ini ada di Banjarmasin, mungkin akan saya kunjungi sesering mungkin.Saya yakin Pak Bondan si presenter Wisata Kuliner itu, pasti bakalan 10 kali ngucapin "Maknyus".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtVB6GtxnI/AAAAAAAAAaY/f3NMSy8O7E4/s1600-h/IMAG0091.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtVB6GtxnI/AAAAAAAAAaY/f3NMSy8O7E4/s320/IMAG0091.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222861684131874418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan nila yang bikin saya nya kalap makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut kenyang, nah saat nya melanjutkan wisata berikutnya.Ke Martapura tidak lengkap kalo gak ke Pusat Pertokoan Permata Cahaya Bumi Selamat (CBS).Berada disini, mengingatkan saya pada suasana Malioboro Jogja, rame ama wisatawan yang beli-beli cinderamata.Namun CBS punya kelebihan, toko intan nya banyak banget...! Pantas aja Martapura udah lama kesohor sampe keluar negeri.Di CBS ini, hampir tiap hari nongol turis bule.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtWWLAOk9I/AAAAAAAAAag/WCQJ6dWRXf4/s1600-h/IMAG0104.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtWWLAOk9I/AAAAAAAAAag/WCQJ6dWRXf4/s320/IMAG0104.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222863131777078226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugu Martapura yang ada di halaman CBS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sempat memergoki kru Hanya Di Indonesia nya RCTI syuting di Pasar Wadai/Kue Tradisional di sekitar CBS.Menurut saya, budaya &amp;amp; wisata Kalsel merupakan salah satu daerah yang paling sering diliput ama TV nasional (tapi belum bisa menyaingi Jawa Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtYu1SMb7I/AAAAAAAAAao/UcA3QWHezAg/s1600-h/IMAG0106.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtYu1SMb7I/AAAAAAAAAao/UcA3QWHezAg/s320/IMAG0106.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222865754466840498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nih presenternya lg syuting, sepintas kayak orang khotbah ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi terakhir yang saya kunjungi adalah &lt;em&gt;the one of biggest mosque in South Kalimantan&lt;/em&gt;, &lt;a href="http://jalanjalanterus.files.wordpress.com/2008/01/al-karomah_1024x768.jpg"&gt;Masjid Agung Al Karomah Martapura&lt;/a&gt;.Arsitekturnya cantik banget &amp;amp; yang lebih membanggakan perancang utama masjid ini adalah tim dari teknik arsitektur Unlam Banjarmasin alias lokal aja.Mmmm...dua jempol deh buat teman-teman Unlam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SIpvRbcfbFI/AAAAAAAAAbc/JaTvYv1FUKw/s1600-h/edit+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SIpvRbcfbFI/AAAAAAAAAbc/JaTvYv1FUKw/s320/edit+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227112662732598354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid yang cantik itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelar sholat ashar berjamaah, saya berkeliling sebentar di area masjid.Banyak sekali santri putri berseliweran dengan busana khas nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtbq9DGnBI/AAAAAAAAAa4/IHRkRZlFO5o/s1600-h/IMAG0107.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtbq9DGnBI/AAAAAAAAAa4/IHRkRZlFO5o/s320/IMAG0107.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222868986366434322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nya di halaman masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kali ini benar-benar seru.Kebahagiaan saya semakin lengkap, karena pada hari yang sama (edisi 13 juli 2008) blog saya tampil di Banjarmasin Post pada rubrik hobi yang mengangkat tema ngeblog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog on English, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://wowkalimantan.blogspot.com/2009/06/martapura-city-of-diamond.html"&gt;click here.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-1939909045658767836?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/1939909045658767836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=1939909045658767836&amp;isPopup=true' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1939909045658767836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/1939909045658767836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/07/coming-soon.html' title='Berakhir pekan di dua kota sekaligus..!'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SHtM-HSAyGI/AAAAAAAAAZo/kE0Yx3AExpQ/s72-c/IMAG0042.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-7943650123013066842</id><published>2008-06-22T17:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:22:20.129-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><title type='text'>Uniknya Festival Budaya Pasar Terapung 2008</title><content type='html'>Tak ada kata yang lebih pantas untuk menggambarkan suasana perhelatan Festival Budaya Pasar Terapung (FBPT) 2008, selain kata unik.Baik peserta lomba jukung (sampan), kampung Banjar, barisan stand kuliner, anjungan kabupaten/kota se Kalsel hingga arena permainan khas Banjar.Benar-benar menakjubkan bagi siapa saja yang menyaksikannya.&lt;br /&gt;Tak hanya warga Banjarmasin dan sekitarnya, namun banyak tamu-tamu bertampang wisatawan domestik serta bule berkulit putih tampak larut dalam keceriaan FBPT 2008.Banyak juga fotograper-fotograper yang sibuk dengan kamera mahalnya (membuat kamera digital kebanggaan saya sedikit minder).Saya juga sempat wawancara dadakan dengan perwakilan Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan dari Jakarta, katanya even tersebut sangat unik.Sehingga layak dijadikan sebagai agenda Visit Indonesia Year 2008.&lt;br /&gt;Banyak juga perusahaan maupun perhotelan yang ikut perlombaan jukung hias, seperti PT.Indofood (divisi Kalsel) serta Rattan Inn Hotel.&lt;br /&gt;Keceriaan saya semakin bertambah, karena teman-teman wartawan mau mengajak saya mencari foto dan data kepada narasumber.Alhasil, foto serta data yang saya dapat semakin lengkap.Teman wartawan itu terdiri dari Murhan, Edo, Amin (Banjarmasin Post), Bang Santa (reporter Trans 7) serta Ema (reporter TVRI).&lt;br /&gt;Berikut gambar-gambar yang saya abadikan, yang cukup mewakili suasana  FBPT 2008 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSR5Ejw52I/AAAAAAAAAX4/PtGXjzlvFto/s1600-h/kal+2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSR5Ejw52I/AAAAAAAAAX4/PtGXjzlvFto/s320/kal+2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216454678064195426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu masuk utama FBTP 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSST5u3VyI/AAAAAAAAAYA/Na8OUrkiZ2I/s1600-h/kal+3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSST5u3VyI/AAAAAAAAAYA/Na8OUrkiZ2I/s320/kal+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216455139014432546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu peserta Jukung Hias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSSnEgy_SI/AAAAAAAAAYI/IGO9r4e8aio/s1600-h/kal+6.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSSnEgy_SI/AAAAAAAAAYI/IGO9r4e8aio/s320/kal+6.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216455468325731618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jukung Hias di malam hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSS6XfKkxI/AAAAAAAAAYQ/ah4MuAGGKjY/s1600-h/kal+4.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSS6XfKkxI/AAAAAAAAAYQ/ah4MuAGGKjY/s320/kal+4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216455799836676882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu masuk kawasan Kampung Banjar&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSThpFwuuI/AAAAAAAAAYY/3yaKl6oy5lw/s1600-h/kal+11.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSThpFwuuI/AAAAAAAAAYY/3yaKl6oy5lw/s320/kal+11.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216456474576861922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta lomba Sinoman Haderah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSVVTdp96I/AAAAAAAAAYo/ytZkg_QJDwg/s1600-h/kal+24.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSVVTdp96I/AAAAAAAAAYo/ytZkg_QJDwg/s320/kal+24.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216458461636327330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Perahu Dayung di Sungai Martapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSV573iDWI/AAAAAAAAAYw/8Q0cOavzWIw/s1600-h/kal+9.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSV573iDWI/AAAAAAAAAYw/8Q0cOavzWIw/s320/kal+9.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216459090957569378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peragaan busana Kain Sasirangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SF77QZGB-aI/AAAAAAAAAWM/o_ZcobQG0mk/s1600-h/S1031822.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SF77QZGB-aI/AAAAAAAAAWM/o_ZcobQG0mk/s320/S1031822.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214881677574273442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stand Kuliner khas Banjar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sketsa dibalik keceriaan FBPT 2008 :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSWZP20BbI/AAAAAAAAAY4/bS0KRoC5pZU/s1600-h/kal+5.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSWZP20BbI/AAAAAAAAAY4/bS0KRoC5pZU/s320/kal+5.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216459628899206578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya &amp;amp; Ema (reporter TVRI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSXYuXz1fI/AAAAAAAAAZI/kE7Lf96myL0/s1600-h/kal+10.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSXYuXz1fI/AAAAAAAAAZI/kE7Lf96myL0/s320/kal+10.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216460719422428658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ririn (presenter) &amp;amp; kameramen Jejak Petualang Trans 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SF7_yM8HiDI/AAAAAAAAAWs/rzw-ymH3mZo/s1600-h/S1031771.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SF7_yM8HiDI/AAAAAAAAAWs/rzw-ymH3mZo/s320/S1031771.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5214886656473532466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Santa (reporter Trans 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSX_mXNZ_I/AAAAAAAAAZQ/YwChXqeh1QA/s1600-h/kal+12.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSX_mXNZ_I/AAAAAAAAAZQ/YwChXqeh1QA/s320/kal+12.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216461387287324658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Fotograper&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSYe8kleQI/AAAAAAAAAZY/L03wgGHAGAU/s1600-h/kal+8.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSYe8kleQI/AAAAAAAAAZY/L03wgGHAGAU/s320/kal+8.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216461925824952578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cewek manis yang peduli budaya lokal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ketemu di FBPT 2009...!&lt;a href="http://wowkalimantan.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;My blog on ENGLISH, click here.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-7943650123013066842?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/7943650123013066842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=7943650123013066842&amp;isPopup=true' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7943650123013066842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/7943650123013066842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/06/uniknya-festival-budaya-pasar-terapung.html' title='Uniknya Festival Budaya Pasar Terapung 2008'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SGSR5Ejw52I/AAAAAAAAAX4/PtGXjzlvFto/s72-c/kal+2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-3512646668398452598</id><published>2008-06-16T22:35:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:22:42.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='binatang'/><title type='text'>Ternyata Ada Kebun Binatang…!</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SFdNmMqS37I/AAAAAAAAAUI/rsDg7Q277Bo/s1600-h/IMAG0087.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SFdNmMqS37I/AAAAAAAAAUI/rsDg7Q277Bo/s320/IMAG0087.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212720412333629362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kiri-kanan : Amin, Najar &amp;amp; Zahid&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang di Kalsel yang tidak mengetahui bahwa ibukota provinsi nya (baca: Banjarmasin) mempunyai sebuah kebun binatang.Bahkan warga Banjarmasin sendiri tidak banyak yang mengenal keberadaanya, apalagi mengunjunginya.Nah, saya berinisiatif untuk membuktikan kebun binatang tersebut.Saya ajak keponakan saya yang masih kecil-kecil.&lt;br /&gt;Lokasinya memang agak tersembunyi, hanya dilalui sebuah jalan berukuran sedang.Terletak di Jalan Jafri Saleh (dekat SMA 5) Sultan Adam.Berada di dalam komplek taman agrowisata Banjar Bungas.&lt;br /&gt;Dengan hanya bermodalkan uang Rp 5 ribu serta tarif parkir Rp 1000, saya bersama keluarga kecil itu (Najar, Zahid serta Amin) cukup merasa bahagia menikmati atraksi serta pemandangan yang ada disana.Koleksi binatangnya cukup lengkap.Ada orang utan (binatang yang nggak mungkin nggak ada di Kalimantan), unta, buaya, beruang madu (khas Balikpapan), burung enggang (burung khas Kalimantan) dan masih banyak lagi binatang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SFdOecV8qtI/AAAAAAAAAUQ/F7fmRCnbUyM/s1600-h/amin+ed+1.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SFdOecV8qtI/AAAAAAAAAUQ/F7fmRCnbUyM/s320/amin+ed+1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212721378615929554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Amin berpose di dekat buaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain binatang, disana juga terdapat berbagai jenis tanaman khas Kalimantan (saya nggak tahu namanya).Disana juga ada pembudidayaan anggrek.Kalau anda kelaparan, anda jangan takut.Karena disana terdapat beberapa buah kafetaria.&lt;br /&gt;Ayo ajak keluarga anda berkunjung kesana.Nggak perlu jauh-jauh ke Taman Safari Bogor atau Ragunan di Jakarta sono.&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-3512646668398452598?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/3512646668398452598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=3512646668398452598&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3512646668398452598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/3512646668398452598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/06/ternyata-ada-kebun-binatang.html' title='Ternyata Ada Kebun Binatang…!'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SFdNmMqS37I/AAAAAAAAAUI/rsDg7Q277Bo/s72-c/IMAG0087.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5567946590090160342</id><published>2008-06-07T19:52:00.000-07:00</published><updated>2008-12-10T00:27:57.678-08:00</updated><title type='text'>Berwisata Relijius di Kota Seribu Sungai</title><content type='html'>Kota Banjarmasin yang terkenal relijius Islami, sejak ratusan tahun lalu telah memiliki banyak peninggalan sejarah bernuansa Islami.Karena memang sejak adanya Kerajaan Banjar 4,8 abad silam, penduduk Banjar telah menerima kehadiran agama Islam.Hal itu terjadi ketika Pengeran Samudra meminta bala bantuan pada Kerajaan Demak untuk melawan Kerajaan Negara Daha dalam sebuah peperangan.Kerajaan Demak bersedia membantu jika Pangeran Samudra berserta rakyatnya mau menerima agama Islam.&lt;br /&gt;Pada bulan September 1826 M, Pangeran Samudra akhirnya bersedia menerima tawaran tersebut.Sehingga banyak &lt;em&gt;urang banua&lt;/em&gt; mengikuti jejak sultan.&lt;br /&gt;Sejak saat itu Pangeran Samudra mengganti namanya menjadi Pangeran Sultan Suriansyah.Bukti peninggalan kejayaan Islam pada kesultanan Banjar tersebut masih bisa kita saksikan hingga saat ini.Sebut saja Masjid Sultan Suriansyah.Masjid itu dibangun sekitar tahun 1826 hingga 1850 M.  &lt;br /&gt;Hingga saat ini kondisinya masih kokoh.Arsitektur nya pun masih sangat kental dengan budaya Banjar.Sebagian besar bangunannya terbuat dari kayu ulin, kayu khas Kalimantan.Masjid Sultan Suriansyah terletak di pinggir Sungai Kuin, Kelurahan Kuin Utara Banjarmasin.&lt;br /&gt;Selain bangunan utama masjid, disana juga terdapat sebuah dermaga kecil.Sehingga memudahkan siapapun yang sedang menikmati wisata sungai dengan &lt;em&gt;klotok&lt;/em&gt;, bisa singgah sejenak di salah satu masjid tertua di Kalimantan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEtO7affdvI/AAAAAAAAATw/bAgncWDVwzw/s1600-h/IMAG0094.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEtO7affdvI/AAAAAAAAATw/bAgncWDVwzw/s320/IMAG0094.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209344176614766322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masjid Sultan Suriansyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Banjarmasin juga memiliki satu lagi masjid bersejarah.Namanya Masjid Jami Sungai Jingah.Terletak di Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin.Bangunan utama masjid lebih besar bila dibandingkan dengan Masjid Sultan Suriansyah.Bangunannya pun tetap bernuansa arsitektur khas Banjar, karena bangunannya menggunakan bahan kayu ulin.Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah melakukan sholat jum'at berjamaah disana.Presiden pun sempat berucap takjub pada desain bangunan Masjid Jami Sungai Jingah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, Banjarmasin juga memiliki sebuah masjid besar dengan arsitektur campuran gaya modern dan kearifan lokal.Masjid itu bernama Masjid Raya Sabilal Muhtadin.Letaknya sangat strategis yakni di Jalan Jendral Sudirman.Bangunan masjid secara keseluruhan dilapisi marmer.Dengan dihiasi sebuah kubah raksasa diatasnya.&lt;br /&gt;Setiap akhir pekan, Masjid Raya Sabilal Muhtadin selalu mengadakan pengajian rutin bersama ulama kenamaan Kalsel.Sehingga bagi siapa saja yang sedang berkunjung ke Banjarmasin, dapat mengikuti pengajian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEtSE2mMejI/AAAAAAAAAT4/szCyJ7gDzFI/s1600-h/IMAG0126.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEtSE2mMejI/AAAAAAAAAT4/szCyJ7gDzFI/s320/IMAG0126.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209347637312780850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masjid Raya Sabilal Muhtadin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi tempat menarik yang dapat dijadikan sebagai ajang wisata bernuansa relijius.Seperti Makam Pangeran Antasari di Kelurahan Sungai Jingah (tidak jauh dari Masjid Jami Sungai Jingah), makam Pangeran Sultan Suriansyah di Kuin Utara, makam ulama Surgi Mufti di Sungai Jingah serta masih banyak lagi lokasi wisata yang dapat dijadikan sebagai ajang wisata relijius.&lt;br /&gt;Selamat menikmati petualangan relijius di Kota Banjarmasin. &lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-5567946590090160342?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/5567946590090160342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=5567946590090160342&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5567946590090160342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/5567946590090160342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/06/berwisata-relijius-di-kota-seribu.html' title='Berwisata Relijius di Kota Seribu Sungai'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEtO7affdvI/AAAAAAAAATw/bAgncWDVwzw/s72-c/IMAG0094.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-161670462238507606</id><published>2008-06-01T01:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:27:53.474-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kota'/><title type='text'>Banjarmasin one day adventure...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEOKHsBmJAI/AAAAAAAAASM/DPGennDOlN0/s1600-h/IMAG0050.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEOKHsBmJAI/AAAAAAAAASM/DPGennDOlN0/s320/IMAG0050.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207157458851996674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua wisatawan di Pasar Terapung Muara Kuin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelajahi sudut-sudut menarik di Banjarmasin tidaklah membutuhkan waktu yang lama.Cukup 1 hari saja, Anda akan mengalami pengalaman seru selama berada di Kota Seribu Sungai ini.&lt;br /&gt;Jika informasi dibawah ini bersifat atau terkesan seperti iklan, namun bukan itu maksud saya.Disini hanyalah sekedar upaya saya untuk menggairahkan pariwisata Kalimantan khususnya Banjarmasin.&lt;br /&gt;Berikut daftar tempat menarik yang sebaiknya Anda kunjungi jika sedang berada di Banjarmasin :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Wisata Budaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Pasar Terapung, terletak di Sungai Barito (Muara Kuin).Salah satu dari tiga pasar terapung di dunia setelah Lok Baintan (Martapura) dan Thailand.&lt;br /&gt;2. Taman Budaya, sebuah lokasi dimana kebudayaan serta kesenian Banjar disuguhkan melalui beberapa pementasan berkala.Terletak di Kayutangi (seberang kampus Unlam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Wisata Kuliner&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Soto Banjar.Masakan khas Banjar yang terdiri dari ketupat dan kuah bercampur bumbu khas lainnya.Mudah ditemui di tiap sudut kota.Seperti Soto Bawah Jembatan atau Bang Amat, alamat Benua Anyar (sekitar Jembatan Benua Anyar).&lt;br /&gt;2. Lontong Orari.Terletak di Kampung Melayu Darat.Kuliner dengan tambahan ketupat disajikan dengan kuah santan kental serta lauk khas Banjar seperti ikan haruan (gabus).&lt;br /&gt;3. Nasi kuning.Mudah ditemui saat pagi ataupun malam hari.Seperti Nasi Kuning Andalas di Jalan Perintis Kemerdekaan (buka pagi hari) atau warung-warung tenda di sekitar Pasar Lama (buka di malam hari).&lt;br /&gt;4. Aneka penganan khas Kalsel seperti amplang Kotabaru serta dodol Kandangan.Banyak ditemui di Jalan Perintis Kemerdekaan (sekitar lampu merah Jorong cafe).&lt;br /&gt;5. Kawasan Kayutangi.Banyak terdapat penjual makanan, mulai dari Pisang Goreng Pontianak, Nasi Uduk Jakarta, Pempek Palembang, Mie Jogja, aneka burger bahkan masakan khas Timur Tengah juga ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Wisata Sejarah dan Relijius&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Makam Sultan Suriansyah.Lokasi wisata yang menggabungkan wisata sejarah sekaligus relijius Islami.Terletak di Kuin Utara Banjarmasin Barat.&lt;br /&gt;2. Masjid Jami Sungai Jingah.Salah satu masjid bersejarah dengan arsitektur sangat menawan khas Banjar.Lokasi di Jalan Mesjid Jami Kelurahan Sungai Jingah.&lt;br /&gt;3. Masjid Sultan Suriansyah.Merupakan masjid tertua di Kalsel dengan bangunan yang terbuat dari kayu ulin.Peninggalan Kerajaan Banjar (sekitar 4,8 abad yang lalu).Lokasinya di Kuin Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Wisata Belanja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Pusat Toko Souvenir khas Kalimantan (permata, tameng Dayak, tikar purun, kain Sasirangan dll).Alamat di Jalan Pangeran Antasari (seberang Mitra Plasa).&lt;br /&gt;2. Duta Mall (pusat belanja terlengkap dan termodern).Alamat Jalan A Yani Km 2 (dekat RS.Ulin).&lt;br /&gt;3. Mitra Plasa (terdapat departement store terkenal).Alamat Jalan Pangeran Antasari (samping SwissBelhotel Borneo).&lt;br /&gt;4. d'post junction (pusat jajanan modern seperti restoran fast food, bakery and pastry dll).Alamat Jalan Lambung Mangkurat (samping Kantor Pos Besar).&lt;br /&gt;5. Metro Hi Tech Mall (pusat elektronik &amp;amp; food court).Alamat Jalan Ujung Murung.&lt;br /&gt;6.Pasar Tungging, sebuah pasar malam yang menjual barang murah meriah.Alamat di Jalan Belitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;strong&gt;Sudut menarik lainnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Siring Sudirman di Jalan Jend Sudirman.Sebuah taman tepian Sungai Martapura.&lt;br /&gt;2. Masjid Raya Sabilal Muhtadin di Jalan Jend Sudirman.&lt;br /&gt;3. Pantai Jodoh (sekitar kantor gubernur).&lt;br /&gt;4. Pusat jajanan Tarakan (terletak di belakang kantor gubernur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi tempat serta makanan khas Banjar lainnya yang juga layak dijadikan sebagai ajang wisata anda.Selamat menjelajah.&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-161670462238507606?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/161670462238507606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=161670462238507606&amp;isPopup=true' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/161670462238507606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/161670462238507606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/06/banjarmasin-one-day-adventure.html' title='Banjarmasin one day adventure...'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SEOKHsBmJAI/AAAAAAAAASM/DPGennDOlN0/s72-c/IMAG0050.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-8754582335087416316</id><published>2008-05-23T22:38:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T01:27:07.714-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Floating Market'/><title type='text'>Keunikan Pasar Terapung Lok Baintan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDeqYkRYycI/AAAAAAAAARs/mfstBWDyipI/s1600-h/terapung+4.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDeqYkRYycI/AAAAAAAAARs/mfstBWDyipI/s320/terapung+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203815233480083906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa kayanya bangsa Indonesia.Ia memiliki begitu banyak keunikan.Seperti yang saya saksikan di Pasar Terapung Lok Baintan.Ratusan ibu-ibu tampak berjejer tak beraturan sambil mengemudikan jukung (sampan) dengan sebuah pengayuh (alat penggerak sekaligus kemudi) menuju sebuah lokasi pasar.Jangan kira pasar yang akan dituju adalah pasar dengan bangunan permanen.Pasar yang dituju adalah sebuah lokasi yang masih berada diatas air, hanya ada air.Disanalah mereka saling menawarkan dan membeli dagangan.Didalam jukung-jukung itu mereka jajakan dagangan berupa hasil alam.Ada beraneka buah-buahan serta sayur-sayuran segar.Jauh lebih segar bila dibanding dengan dagangan yang ada di supermarket.&lt;br /&gt;Sesekali canda tawa menghiasi sela-sela waktu berjualan yang hanya berlangsung sejak setelah sholat shubuh hingga sekitar pukul 7 pagi.Mereka tidak merasa minder dengan hadirnya beberapa pusat perbelanjaan sejenis plasa, mal, hypermarket, serta pusat kulakan modern yang menyerbu Banjarmasin.&lt;br /&gt;Benar-benar tradisional dan masih sangat asli.Dari sini pengunjung akan semakin yakin bahwa kehidupan warga Banjar tidak pernah lepas dari unsur sungai dari jaman Kerajaan Banjar 4,8 abad yang lalu hingga jaman internet saat ini.&lt;br /&gt;Akses menuju Pasar Terapung cukup mudah.Bisa dengan menyewa klotok (kapal kecil bermesin) atau bisa juga dengan menggunakan angkutan darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-8754582335087416316?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/8754582335087416316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=8754582335087416316&amp;isPopup=true' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8754582335087416316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/8754582335087416316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/05/keunikan-pasar-terapung-lok-baintan.html' title='Keunikan Pasar Terapung Lok Baintan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDeqYkRYycI/AAAAAAAAARs/mfstBWDyipI/s72-c/terapung+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-280579620039691076</id><published>2008-05-19T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:24:42.891-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pantai'/><title type='text'>Pegatan : Kota Kecil di Muara Sungai Katingan</title><content type='html'>Pegatan merupakan ibukota Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan Kalteng.Letaknya sangat unik, karena diapit oleh 2 sisi yang berbeda satu dengan yang lainnya.Di sebelah timur terbentang muara Sungai Katingan, yang merupakan salah satu sungai besar di Kalimantan.Sedangkan di sebelah barat terhampar lautan luas yang terkenal dengan sebutan Laut Jawa.Tak heran jika Pegatan memiliki kekayaan alam berupa ikan laut maupun ikan air tawar yang sangat melimpah.&lt;br /&gt;Ada satu tempat menarik yang dapat dijadikan sebagai tempat berwisata.Namanya Pantai Pegatan.Letaknya tidak jauh dari pusat kota Pegatan.Saking dekatnya dengan rumah penduduk, warga setempat terkadang hanya dengan berjalan kaki untuk menuju lokasi pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDErPmwORbI/AAAAAAAAARc/-AI2CPiQ_Lw/s1600-h/pantai+sapi.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDErPmwORbI/AAAAAAAAARc/-AI2CPiQ_Lw/s320/pantai+sapi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201986591690474930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Pegatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pantai bagian utara, saat ini sudah di jejali pohon bakau.Karena memang pohon-pohon tersebut sengaja ditanam oleh pemerintah guna menanggulangi erosi pantai.Namun di bagian selatan, pengunjung bisa menyaksikan secara jelas hamparan Laut Jawa.Bahkan sesekali akan di temui peternak sapi yang sedang menggembalakan ternaknya.&lt;br /&gt;Di sekitar pantai juga akan di temui sebuah gedung bersejarah.Namanya Gedung Kuning.Dinamai demikian, karena gedungnya berwarna kuning.Konon katanya, gedung tersebut dibangun sebagai tempat perlindungan dari serangan penjajah pada masa kolonial Belanda.&lt;br /&gt;Tempat menarik lainnya adalah Pulau Damar.Merupakan pulau kecil yang berada di tengah laut.Disana juga terdapat pantai.Bahkan tidak jauh dari sana, ada sebuah batu karang berukuran sangat besar yang menyembul di permukaan laut.Namanya Batu Mandi.&lt;br /&gt;Tidak hanya keindahan alamnya, Pagatan juga mempunyai makanan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh, yakni kerupuk udang.Rasanya gurih, karena dibuat dari daging udang laut dicampur tepung tapioka serta bumbu khas lainnya.&lt;br /&gt;Saat ini Pegatan hanya memiliki beberapa buah losmen (penginapan) dengan tarif yang murah.&lt;br /&gt;Sebagian besar penduduknya merupakan suku Banjar, yang mayoritas beragama Islam.Bahasa pergaulannya pun menggunakan bahasa Banjar.&lt;br /&gt;Untuk menuju Pegatan, ada dua jalur yang bisa dipilih.Pertama dari Banjarmasin dengan menggunakan long boat (waktu tempuh sekitar 4 jam, harga Rp 95 ribu).Jalur kedua adalah menggunakan angkutan darat.Melewati Kota Palangka Raya serta Sampit (waktu tempuh sekitar 10 jam, dengan biaya Rp 125 ribu).Dari Sampit harus kembali melanjutkan perjalanan dengan menggunakan taksi klotok (waktu tempuh sekitar 3 jam dengan biaya sekitar Rp 100 ribu).&lt;br /&gt;Bagi Anda yang suka petualangan, saya jamin Anda akan merasa puas.Selamat mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By Nasrudin Ansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3302912918405087581-280579620039691076?l=kalimantanku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kalimantanku.blogspot.com/feeds/280579620039691076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3302912918405087581&amp;postID=280579620039691076&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/280579620039691076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3302912918405087581/posts/default/280579620039691076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kalimantanku.blogspot.com/2008/05/pegatan-kota-kecil-di-muara-sungai.html' title='Pegatan : Kota Kecil di Muara Sungai Katingan'/><author><name>nasrudin ansori</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18422317781940062600</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SOyKDgCRBlI/AAAAAAAAAnk/N7CSKK6IMkY/S220/IMG_3936.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SDErPmwORbI/AAAAAAAAARc/-AI2CPiQ_Lw/s72-c/pantai+sapi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3302912918405087581.post-5947970856614154679</id><published>2008-05-04T21:40:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T20:23:31.650-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pegunungan'/><title type='text'>Gunung Kayangan vs Pelaihari</title><content type='html'>GUNUNG KAYANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trip kali ini, saya putuskan untuk berkunjung ke lokasi Wisata Alam Gunung Kayangan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.Namun sebelumnya saya mampir dulu ke Gambut untuk mencicipi Nasi Itik Gambut nya yang terkenal itu.Gunung Kayangan merupakan salah satu gunung dari sekian banyak gunung yang mudah ditemui di Pelaihari.Namun pegunungan tersebut bukan merupakan gunung aktif.Jaraknya hanya berjarak sekitar 55 Km dari Banjarmasin atau sekitar 10 Km dari Pelaihari.&lt;br /&gt;Dari atas Gunung Kayangan, saya bisa menikmati pemandangan yang sangat cantik.Hamparan pegunungan yang mirip gundukan raksasa, areal perkebunan kelapa sawit, jalan aspal yang meliuk-liuk serta barisan kendaraan bermotor yang nampak seperti barisan semut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SB6QZc8_zgI/AAAAAAAAAQk/6WTrboFuMLo/s1600-h/IMAG0040.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SB6QZc8_zgI/AAAAAAAAAQk/6WTrboFuMLo/s320/IMAG0040.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196749786975292930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Kayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu sisi Gunung Kayangan, terdapat sebuah papan nama raksasa bertuliskan Tanah Laut.Sehingga mengingatkan saya pada Hollywood di AS.Bagi pasangan muda-mudi, tampaknya Gunung Kayangan merupakan lokasi yang cukup romantis.&lt;br /&gt;Ada beberapa buah bangku yang disediakan yang menghadap langsung ke arah pegunungan serta pemandangan lainnya.Bahkan disana juga terdapat gardu pandang, sehingga dari sana akan nampak jelas seluruh pemandangan yang sangat indah.&lt;br /&gt;Saat saya berkunjung, hampir tiap lima menit ada saja pengunjung yang datang.Bahkan ada diantaranya yang berasal dari Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SB6Q7c8_zhI/AAAAAAAAAQs/00C_tphBU7k/s1600-h/IMAG0035.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_64iaG8P7QDM/SB6Q7c8_zhI/AAAAAAAAAQs/00C_tphBU7k/s320/IMAG0035.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196750371090845202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Kayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JELAJAH KOTA PELAIHARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kunjungan ke Pelaihari sudah saya jabanin sejak beberapa tahun yang lalu.Namun waktu itu, saya tidak membawa kamdig kesayangan.Ternyata saat ini di Pelaihari telah berdiri sebuah masjid b
