Niat mengunjungi Pulau Datu akhirnya kesampaian.Pulau cantik yang berada di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut itu memang sangat layak untuk dikunjungi.Posisi nya yang berada di tengah-tengah laut, menawarkan pemandangan alam yang sangat cantik.
Dari Banjarmasin saya langkahkan kaki bersama rombongan beberapa orang teman.Dengan menggunakan mobil buatan Jepang, kami lajukan kendaraan menorobos hujan lebat di sekitar
Di perjalanan saat memasuki kota Pelaihari, yang merupakan ibukota Kabupaten Tanah Laut suara adzan maghrib menggema.Mobil pun kami arahkan menuju Masjid Agung Syuhada.Sebuah masjid besar yang ada di kota kecil ini.Bentuk masjid sangat cantik, karena memadukan seni kaligrafi Arab dan ukiran khas Kalimantan.
Selesai menunaikan ibadah sholat maghrib, kami kemudian membeli nasi goreng di sekitar Taman Kijang Kencana.Setelah itu, kami lanjutkan perjalanan menuju Pantai Batakan.Satu jam kemudian kami akhirnya tiba di Pantai Batakan.
Beruntung kami masih mendapatkan sebuah cottage dengan tarif Rp. 150 ribu permalam.Selesai membereskan barang bawaan, kami pun segera menyalakan api unggun di tepi pantai.Jagung muda yang kami beli di Bati-Bati, tidak kami sia-siakan.Acara bakar-bakar jagung pun kami isi dengan canda tawa.
Besoknya kami lanjutkan liburan long weekend dengan berbagai kegiatan.Salah satunya adalah menyebrang ke Pulau Datu.Sebuah pulau yang berada di tengah laut, di sekitar Pantai Tanjung Dewa.Tak jauh dari Pantai Batakan.Pantai perawan ini menawarkan pemandangan yang berbeda dari Pantai Batakan.
Segera kami memesan sebuah perahu (klotok) untuk menyambangi Pulau Datu.Dengan biaya sewa sebesar Rp. 70 ribu.Perjalanan menyeberangi Pulau Datu sekitar 10 menit saja.Melewati hamparan laut yang berwarna kehijau-hijauan.Riak-riak ombak menggoncang klotok yang kami tumpangi.
Tak berapa lama kemudian, Pulau Datu menyambut kedatangan kami.Sebuah dermaga yang terbuat dari kayu sukses kami naiki.Pintu gerbang bertuliskan Makam Datu Pamulutan kembali menyambut kedatangan kami.Karena disana terdapat makam ulama Kalsel jaman dulu.
Tak tahan dengan pemandangan yang ada, saya pun segera membidikkan lensa kamera ke beberapa objek.Landscape alam di sekitarnya sangat cantik.Hamparan perbukitan dan Pantai Tanjung Dewa di seberangnya, bebatuan besar, pepohonan nan asri, laut yang kehijau-hijauan, langit cerah serta beberapa buah kapal perahu Madura adalah paket yang sangat menggoda.
Deburan ombak di sela-sela bebatuan, membuat suasana makin mengasyikan.Saya makin betah berlama-lama di pulau cantik ini.Menikmati keindahan alam yang ada.
Pulau Datu dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dari Banjarmasin.Lokasinya tidak begitu sulit dicari, karena tidak terlalu jauh dari Pantai Batakan.Di sekitar Pantai Tanjung Dewa tepatnya di kampung Labuan, kita bisa menemui beberapa buah kapal untuk penyeberangan.
Salah satu objek menarik di Kalsel yang menawarkan dua jenis wisata, yakni wisata relijius dan wisata bahari yang mengesankan.Bagi fotograper, Pulau Datu adalah lokasi yang cocok untuk mengambil foto alam yang indah.
Bagi yang beruntung, di sekitar Pulau Datu juga akan ditemui beberapa ikan lumba-lumba berkeliaran.Benar-benar harmoni alam yang sangat layak untuk dinikmati.

