Teluk Gosong : Pantai Cantik di Pesisir Kalimantan

Kunjungan ketiga ke Kotabaru membawa saya pada sebuah pantai yang masih perawan alias belum dikelola oleh pemerintah sebagai kawasan objek wisata.Bahkan saya belum pernah membaca literatur tentang pantai yang ada di desa Teluk Gosong ini di buku panduan wisata edaran Pemkab Kotabaru.Tidak seperti Pantai Gedambaan yang telah lama dikelola oleh Pemkab Kotabaru.Nggak heran kalo Pantai Gedambaan memiliki fasilitas yang lumayan lengkap seperti adanya cottage, kolam renang dll.



Tapi jujur saya lebih menyukai Pantai Teluk Gosong ini.Selain perawan, pantai yang tidak jauh dari Pantai Gedambaan ini memiliki pemandangan yang lebih eksotis.Karena pasirnya lebih putih, air lautnya jernih, ada bebatuan besar di bibir pantai & tentu saja sepi dari pengunjung.Nggak salah kalo pas lagi jalan-jalan disana saya hanya menemui beberapa anak-anak desa Teluk Gosong yang tengah mandi di pantai.



Suasana hening makin membuat saya betah berlama-lama disana.Menikmati keindahan alam yang terhampar di depan mata.Kotabaru emang sangat berpontensi untuk dijadikan daerah tujuan wisata bahari, karena di kabupaten yang berjarak sekitar 9 jam dari Banjarmasin ini memiliki banyak sekali objek wisata bahari.



Mulai dari Pantai Gedambaan, Teluk Gosong, Pantai Pulau Manti, Pantai Sungai Bulan, Pantai Teluk Aru, Pulau Samar Gelap, Pulau Cinta, taman bawah laut Teluk Tamiyang, Pulau Sebuku dan masih banyak lagi.



Upacara adat yang berkaitan dengan dunia kelautan juga beragam, salah satu contoh nya adalah Mappandoesasi.Sebuah acara yang ditujukan untuk memandikan laut.Selain acara adat, Kotabaru juga memiliki festival perahu katir di sekitar Pulau Kerayaan.Acara tersebut biasanya dilaksanakan pada bulan Juli setiap tahun.




Tidak salah memang kalo saya menempatkan Kotabaru sebagai salah satu daerah favorit sebagai lokasi berpetualang di Kalsel.Masih sangat banyak objek-objek menarik yang belum saya kunjungi.Salah satunya Pulau Samar Gelap yang katanya memiliki pesona bahari yang oke.Disana merupakan tempat penyu bertelur.Mungkin kunjungan berikutnya, saya bisa mengunjungi Pulau Samar Gelap yang ada di Kecamatan Pulau Sebuku itu.

My blog in ENGLISH, click here.

Banjarmasin, 26 Juli 2009

Menikmati Sunset di Pantai Takisung

Sebenarnya ide jalan-jalan di hari pelaksanaan Pemilu bukanlah ide dari saya pribadi.Tapi bermula dari seorang kawan bernama Mas Thoyib yang kebetulan memiliki masa libur kerja selama 3 hari.Ia beralasan kenapa tidak dimanfaatkan buat jalan-jalan, kalau libur kerja ada di depan mata.Maka berangkatlah saya, Mas Thoyib, Mba Wati, Mas Teguh, Mas Anas, Dapot, Anita, Dhani, Heri (Hersant), Saleh, Budi dan Desy.

Hingar bingar pelaksanaan Pilpres 2009, tak menyurutkan saya dan teman-teman untuk mengisi hari libur Pemilu.Banyak diantara kami yang golput, karena berbagai alas an.Yang utama adalah karena tidak terdaftar dalam DPT.


Ada dua objek wisata yang kami jelajahi, yakni Air Terjun Bajuin & Pantai Takisung.Tapi yang bahas pada postingan ini adalah tentang Pantai Takisung (khususnya suasana sunset nya).Banyak hal seru yang terjadi sebelum, saat dan setelah jalan-jalan.Seperti rapat untuk membahas segala tetek bengek transportasi, logistik, waktu dan siapa aja yang mau ikut (rapat itu lebih mirip suasana anak-anak kost kebanyakan yang sedang bergadang di malam mingguan, ribut dan kadang ngawur).Karena disela-sela rapat selalu ada saja yang melucu (yang mengakibatkan Mba Ida pemilik kost nyaris naik ke lokasi rapat untuk membubarkan forum).


Karena dari dulu saya nya sangat menyukai ama suasana matahari terbenam alias sunset, maka dengan ngotot saya menyemangati teman-teman untuk melanjutkan perjalanan ke Pantai Takisung.Meskipun badan pegal-pegal abis trekking, rasanya sunset di Pantai Takisung cukup menjadi alasan untuk tidak memperdulikan rasa pegal di badan itu.




Tapi diperjalanan, kami mampir untuk makan siang di sebuah warung di Jalan Samudra Pelaihari.Dari depan, warung itu terlihat sederhana dan tentunya berbudget murah meriah (prinsip perjalanan ala backpacker harus dipraktekkan saat traveling pada semi tanggung bulan kayak ini).




Seumur-umur baru kali ini saya menemui pemilik warung yang pelayanannya kasar dan ogah-ogahan—niat jualan gak sih bu?—.Masa si Anita numpang sholat aja di bilang ngerepotin dan bla bla bla.Alhasil dengan kalapnya saya tumpahin semua jenis makanan yang ada di piring ke meja makan.Kayak tulang ayam, nasi, bawang goreng, air kobokan dan kecap manis.Rasa kesal itu mengundang kemarahan saya yang berujung pada aksi pemberantakan meja makan.



Kenyang makan dan kenyang memaki-maki ibu pemilik warung makan, kami lajukan kembali mobil Avanza dan Kijang menuju Pantai Takisung.Acara umpat mengumpat terhadap ibu pemilik warung masih berlanjut di dalam mobil.Kenyang yang kami alami, tidak cukup puas untuk menghentikan aksi umpat-mengumpat itu.

Nggak kerasa Pantai Takisung ada di depan mata.Di pos masuk kawasan pantai, kami lolos dari retribusi – kali aja petugas nya lagi sibuk nyontreng, batin saya berucap bahagia –.



Pantai Takisung ternyata dipadati oleh ratusan pengunjung.Parkir sepeda motor dan mobil pun tampak rapat.Sementara matahari siang masih terlihat sangat terik.Tapi tetap aja saya ama teman-teman nekad berjalan-jalan di sekitar pantai.Dan tentu saja ideologi narsisme masih setia mengisi acara jalan-jalan di pantai.Foto-foto pun masih berlanjut.



Sunset yang menjadi salah satu fenomena alam yang saya jagokan, akhir nya datang juga.Matahari berwarna oranye menyala tepat berada di seberang lautan.Kecantikannya sangat-sangat menawan.Apalagi di sekitar pantai yang di dekat kampung nelayan, ada beberapa warga setempat yang asik memanen hasil tangkapan ikan di bibir pantai.Makin asik untuk menjepret sunset dan suasana pantai (nah bagi yang pengen ke Pantai Takisung, mending memilih lokasi di sekitar kampung nelayan yang ada pembangunan jembatan nya.Pasir nya landai, tidak terlalu banyak sampah sialan dan sepi ama wisatawan lain).



Alhasil kami pun sibuk menikmati sunset dan memilih ikan segar untuk dibawa pulang ke Banjarmasin.To all my friends, I just wanna say thanks for all of you.Kebersamaan jauh lebih baik jika dibarengi acara jalan-jalan.